Tahun 2021 Lombok Siap Gelar MotoGP Jalan Raya di Indonesia 

Otomotif1.com – Indonesia kian berpeluang besar untuk menjadi tuan rumah MotoGP, dan jika tidak ada aral melintang paling cepat hal ini bisa diwujudkan pada tahun 2021.

Rencana pembuatan sirkuit bertaraf international untuk gelaran MotoGP di Indonesia sendiri memang ada dua pilihan yaitu Sentul dan Lombok. Tapi sepertinya Lombok adalah tempat yang dipilih untuk proyek sirkuit bertaraf international ini.

Seperti dilansir Motorsport.com, Kamis 8 November 2018, Sirkuit Lombok akan menjadi kandidat kuat dari tiga sirkuit yang ada di Indonesia. Hal ini diperkuat dengan hadirnya delegasi dari Dorna termasuk sang ketua, Carmelo Ezpeleta yang pada bulan lalu mengunjungi pulau eksotik ini.

Dari hasil kunjungan tersebut, akhirnya resmi diumumkan rencana pembangunan sirkuit ini dalam waktu dekat. Sementara untuk pembuatan sirkuit ini sendiri telah diserahkan pada sebuah kontraktor bernama Vici Construction yang mengakuisisi sekitar 133 hektar area di daerah Mandalika.

Kawasan Mandalika sendiri merupakan daerah bisnis dan liburan terutama untuk resort dan hotel pada bagian selatan Pulau Lombok.

Sementara sirkuit Mandalika sendiri adalah sirkuit jalan raya yang akan melintasi lokasi bisnis dan tempat wisata terkenal di Lombok.

Namun demikian rencana proyek raksasa ini nampaknya harus menempuh birokrasi yang tidak mudah. Pasalnya, Mandalika adalah termasuk Zona Ekonomi Pariwisata Khusus.

Sementara itu, Vinci perusahaan asal Perancis yang merangkap menjadi investor utama untuk pembuatan sirkuit ini telah siap menggelontorkan dana sebesar 900 juta Euro.

Carmelo Ezpeleta sendiri menegaskan mengenai kemungkinan balapan MotoGP yang akan digelar di jalan raya di Pulau Lombok ini pada tahun lalu,”Ini sangat memungkinan, menyelenggarakan sebuah sirkuit perkotaan di MotoGP. Ada proyek yang tengah berlangsung di sebuah kota yang hangat. Teorinya adalah sirkuit tersebut akan berada di sebuah perkotaan dan bagian tempat penonton akan terintegrasi dengan gedung-gedung,” ucapnya.

Sebelum Dorna memilih Lombok sebagai lokasi sirkuit MotoGP, Finlandia dan Meksiko berusaha untuk masuk dalam kalender MotoGP 2019. Namun hal tersebut tidak terjadi dan membuat MotoGP tajun depan tetap pada 19 seri.

“Sampai tahun 2021 kami tidak akan membuat lebih dari 20 seri balapan dalam setahun. Setelah itu nanti akan kita lihat. Banyak permintaan untuk sirkuit yang ingin ikut memeriahkan balapan ini. Mereka yang sudah mendapatkan kontrak tentu akan terus menyelenggarakan balapan. Namun, setelah itu mereka perlu bernegosiasi lagi untuk menyelenggarakan MotoGP,” tandas Ezpeleta.

You might also like