Cerita Provi Setiadi Menjadi Nahkoda Astra Daihatsu Cabang Pangsud Surabaya

“Totalitas Astra Daihatsu Jatim Manjakan Konsumen Hingga Raih Penghargaan Bergengsi JD Power Asia Pacific”

Surabaya, Otomotif1.com – Menyoal lesunya penjualan kendaraan dibeberapa produk Agen Pemegang Merek (APM) kendaraan di Indonesia, sepanjang tahun 2018 memang tengah mengalami sedikit permasalahan, tapi tidak bagi Daihatsu. Hal ini terungkap dari obrolan santai dengan Kepala Cabang Daihatsu Panglima Sudirman Surabaya, Provi Setiadi, saat menerima kunjungan Otomotif, Senin (3/12).

Memang secara penjualan nasional Astra Daihatsu Motor sepanjang delapan bulan sepanjang tahun 2018 ini terlihat cukup positif. Tercatat, pada periode Januari hingga Agustus 2018, penjualan retail Daihatsu berhasil mencapai penjualan sebesar 128.526 unit, artinya naik sekitar 8 persen dibanding periode sebelumnya di tahun lalu, yang hanya sebesar 119.290 unit.

Sedangkan pada penjualan wholesales (dari pabrik ke dealer) menyentuh angka 130.403 unit, artinya naik tipis sebesar lima persen dibandingkan dengan pencapaian pada periode yang sama ditahun lalu.

Provi sendiri memaparkan, jika penjualan di dealer yang dipimpinnya ini penjualan cukup bagus, terutama pada produk LCGC dan niaga.

“Yang jelas market kita tumbuh dan penjualan kita juga naik sepanjang tahun 2018, tapi saya gak tau apakah di cabang lain mengalami hal yang sama dengan saya, itu saya gak tahu. Kalau di cabang saya sendiri memang tumbuh terutama untuk produk Sigra, Calya dan Grandmax, apalagi penjualan Terios juga sudah mulai membaik, dan sekarang sudah tidak ada lagi waiting list seperti dulu-dulu,” ungkap Provi membuka ceritanya.

Profi Setiadi nahkoda Daihatsu Cabang Panglima Sudirman, Kota Surabaya.

 

Ketika disinggung mengenai target penjualan satu bulan sepanjang bulan Desember 2018, lebih jauh Provi menjelaskan target kita satu bulan ini sebesar 151 unit.

“Salah satu segmen yang cukup baik penjualanya di dealer kami  ini selain Sigra dan kendaraan niaga adalah naiknya penjualan Ayla di tipe D dan R, apalagi menjelang liburan Natal dan Tahun, seperti lebaranlah, penjualan kami biasanya naik,” ungkapnya lagi.

Ketika disinggung mengenai program akhir tahun, pria asal Bandung ini menjelaskan,”Untuk program promosi, Daihatsu Astra Jatim belum ada informasi baru,masih tetap sama dengan program lama, seperti paket kredit menarik dan bonus akhir tahun,” jelasnya.

Daihatsu Kembali Memperoleh JD Power Asia Pacific

Sebenarnya selain jualan produk, Daihatsu juga sedang konsen untuk mempertahankan bahkan meningkatkan pelayanan terhadap konsumen agar bisa kembali memperoleh JD Power Asia Pacific di tahun 2019.

Sebagai informasi, Daihatsu pada tahun 2018 berhasil meraih peringkat tertinggi dalam Kepuasan Penjualan dengan skor 818 dengan skor ini Daihatsu bahkan mengalahkan skor yang diraih oleh Mitsubishi yang hanya meraih skor 802 dan Daihatsu berhak kembali meraih penghargaan JD Power Asia Pacific di tahun 2018.

Dengan nilai 818 Daihatsu berhak atas penghargaan JD Power Asia Pacific 2018 dan mengalahkan nilai yang diperoleh Mitsubishi yang hanya meraih angka 802 dan meraih JD Power Asia Pacific di tahun 2017.

 

“Daihatsu pernah empat kali meraih penghargaan dari JD Power Asia Pasific yaitu pada tahun 2012, 2015 dan 2016. Dan syukur alhamdulullah Daihatsu kembali meraih peringkat pertama untuk sales satisfaction index (SIS) di tahun 2018, dan kita juga baru minggu kemarin syukuran sambil potong tumpeng,” tutur Provi.

Studi Indeks Kepuasan Penjualan 2018 ini, merupakan hasil dari analisis komprehensif tentang pengalaman pembelian dan pengiriman barang baru. JD Power sendiri melakukan survey kepada 2.665 pembeli kendaraan baru. Untuk produk Daihatsu dilakukan pada Agustus 2017 hingga Juli 2018. Dan kemudian dari survei ini dilakukan studi pada Februari hingga September 2018.

Indeks Kepuasan Pelanggan terdiri dari lima factor sebagai kontribusi terhadap kepuasan pelanggan secara menyeluruh kepada pembelian kendaraan baru. Faktor-faktor yang mempengaruhi penilaian tersebut antara lain : Dealership Facility (23%), Dealer Sales Consultant (23%), Working out the Deal (19%), Delivery Proces (19%) dan Paperwork Completion (16%).

“Dengan capaian ini semoga saja kami tidak terlena, justeru semakin membuat kinerja kami dalam memberikan pelayanan kepada konsumen menjadi lebih baik ditahun mendatang,” pungkas Provi Setiadi.