Galang Hendra Berada di Tim Utama Pembalap Yamaha R3 bLU cRU 2019

Jakarta,Otomotif1.com – Yamaha Motor Eropa dengan bangga mengumumkan 6 pembalap yangdipilih untuk mengikuti Yamaha R3 bLU cRU Challenge 2019, yang akan berkompetisi dalam sembilan putaran pada ajang balap FIM World Supersport 300(WorldSSP300).

Pembalapterbaik dari kejuaraan nasional R3 di Italia, Spanyol, Perancis, Inggris dan Belanda  menjalani proses seleksi yang ketat dan puncaknya pada acara bLU cRU Masterclass tahunan yang diselenggarakan di Sirkuit IL Sagittario, Di Latina,Italia (1-3 November 2018) lalu.

Dari enam pembalap yang terpilih, ada lima orang akan membuat debut full-seri. Salah satunya adalah rider asal Indonesia, Galang Hendra Pratama (19 tahun) yang memenangkan seri Brno, Ceko dan berada di peringkat ke-10 dalam klasemen 2018 akan tetapdi andalkan dalam proyek bLU cRU untuk musim keduanya.

Galang akan bergabung dengan para rider Italia seperti , kevin Sabatucci (19 tahun), JacopoFacco (18), Andy Verdoia (16) dari Perancis, Finn de Bruin (18) dari Belanda dan Beatriz Neila (16) dari Spanyol yang merupakan wanita pertama dalam bLU cRUChallenge.

Proyek bLUcRU Yamaha adalah skema unik yang dirancang untuk mengidentifikasi dan kemudian mengembangkan serta membina bakat-bakat muda dari seluruh dunia.

Proyek yang dimulai pada tahun 2015 awalnya hanya untuk pembalap off-road tapi kemudian diperluas ke balap jalanan pada tahun 2017,memberikan arah perkembangan yang jelas bagi pembalap muda yang dapat membawa mereka dari langkah pertama di panggung dunia menuju puncak dari motor sport roda dua, semua ini berada dalam struktur balap Yamaha yang sudah ada.

“Setelah dua tahun yang intens, proyek bLU cRU berkembang dengan cara yang positif, yang hanya mungkin terjadi karena pekerjaan luar biasa yang dilakukan di belakang layar oleh distributor Yamaha dan penyelenggara balapan. Proyek kami telah berubah menjadi lebih kuat semenjak kami membuat debut balap pada tahun 2017dan saya pikir tahun ini kami akan melanjutkan di lintasan dan menyaksikan tantangan Yamaha R3 bLU cRU,” ungkap Alberto Barozzi Manajer Yamaha Motor EropabLU cRU Racing.

Tantangan pertama yang harus diatasi oleh calon juara dunia adalah proses seleksi yang berlangsung selama bLU cRU Masterclass tahunan, yang mana tahun ini diadakan di Latina, Italia dibawah pengawasan ketat bLU cRU Racing Manager Yamaha Motor Europe,Alberto Barozzi, dan duta bLU cRU Michael van der Mark dari Tim Pata Yamaha World SBK dan Niccolo Canepa dari Tim YART Yamaha Official EWC.

BLU cRU  Masterclass memungkinkan pembalap untuk menunjukkan tidak hanya kemampuan mereka di trek balap, tetapi juga kualitas yang dicari Yamaha pada pengendarayang jauh dari arena pacuan motor, seperti kemampuan untuk belajar, bagaimana mereka bekerja dengan tim, sikap mereka dan lebih banyak lagi.

“Saya memiliki harapan tinggi untuk enam pembalap, yang semuanya berpartisipasi dalam proses seleksi yang ketat, dengan Yamaha Motor Europe Racing Committee dan bLUcRU Ambassadors menganalisa secara detail setiap aspek keterampilan pembalap sebelum membuat pilihan mereka untuk musim mendatang. Bersama dengan tim bLUcRU terpilih kami dan mitra teknis kami, akan memberikan dukungan yangdiperlukan saat pembalap memulai tantangan baru ini, berbagi pengalaman yangkami miliki,” imbuh Alberto Barozzi.

Keenam rider yang dipilih akan mendapatkan manfaat dari paket Yamaha R3 bLU cRU Challenge, yang mana didedikasikan untuk mendukung pembalap muda saat mereka mengambil tantangan dalam kejuaraan FIM WorldSSP300, termasuk bagian-bagian peralatan balap, dukungan layanan balap di trek, perlengkapan pakaian paddock lengkap dan banyak lagi.

Adanya dukungan terakhir yang hanya datang di akhir musim, yaitu untuk pembalap Yamaha R3 bLU cRU Challenge yang menyelesaikan posisi tertinggi di kejuaraan pada akhir tahun, akan bergerak naik dalam piramida balap musim berikutnya, dengan mengendarai Yamaha yang siap didukung dalam kelas yang lebih tinggi.

“Standardi bLU cRU Masterclass tahun ini sangat tinggi, tetapi saya yakin bahwa kamitelah memilih enam pembalap terbaik yang sangat berbakat. Mereka yang tidak dipilih kali ini akan terus berhasil membalap di masing-masing kejuaraan R3 nasional dan saya harap kita akan melihat mereka kembali pada bLU cRUMasterclass pada akhir 2019. Kepada semua orang, saya berharap yang terbaik dan keberuntungan untuk musim mendatang,” ungkapnya lagi.

FIM World SSP300 pada tahun 2019 sendiri berlangsung selama 9 putaran, dengan balapan terakhir yang berlangsung di Qatar sebagai seri di luar Eropa untuk pertama kali dalam sejarah. Karena popularitasnya, format kejuaraan juga telah direvisi untuk 2019 dimana para peserta dibagi menjadi dua kelompok untuk latihan bebas dan kualifikasi.

Pada akhir babak kualifikasi, 30 teratas pada kombinasi waktu akan membentuk grid untuk balapan hari Minggu. Pembalap di luar 30 besar akan mengambil tempat dalam’kesempatan terakhir’ pada Sabtu sore, dengan enam finisher teratas dapat mengamankan grid untuk balapan utama hari Minggu. 

“Saya senang bisa melanjutkan balapan di kejuaraan World Supersport 300 dan masuk dalam pembinaan bLU cRU kembali di tahun 2019. Saya ucapkan terima kasih kepada Yamaha Motor Europe, Yamaha Racing Indonesia dan para sponsor atas kepercayaan ini. Pastinya saya akan berusaha tampil lebih baik dan mengulang prestasi kembali seperti saat Wild Card di tahun 2017 meraih podium pertama pada seriterakhir di Sirkuit Jerez, Spanyol. Kemudian di tahun 2018 podium pertama diseri ke-5 di Sirkuit Brno, Ceko,” ujar Galang Hendra Pratama,Yamaha R3 bLU cRU2019.

You might also like