Caping Editor : Hadirnya Duo Avanza-Xenia 2019, Mampukah Mempertahankan Predikat ‘Mobil Sejuta Umat’

Surabaya, Otomotif1.com – Ramai menyeruak, soal ‘bocornya’ tampilan duo kendaraan sejuta umat, yang nyaris menenggelamkan riuhnya suasana Tahun Baru 2019. Dari group whatsapp wartawan otomotif yang ramai membicarakan soal bocornya foto Avanza-Xenia 2019, akhirnya terlempar juga ke dunia medsos tentang wajah baru dari kedua mobil ini.

Entah siapa yang melepaskan letupan tersebut, yang pasti hal itu sukses menyentak kalangan jurnalis otomotif yang ujung-ujungnya akan bermuara juga kepada konsumen.

Tentang bocornya gambar Toyota Avanza 2019 yang berseliweran di sosmed sama sekali tidak dibantah oleh Manager Public Relation Toyota Astra Motor, Rouli H Sijabat. Bahkan, Rouli mempertegas soal perubahan tersebut, bahwa perubahan besar pada Toyota Avanza banyak terjadi pada bagian eksterior ketimbang interiornya.

Justru yang menarik dari perubahan Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia ini bukan pada perubahannya, namun saya melihat dari segmen pasar mobil nasional khususnya di kelas Low Multi Purpose Vehiscle (LMPV) ini.

Sebagaimana kita ketahui, dari penjualan Toyota dan Daihatsu masih memegang rekor tertinggi secara nasional, sepanjang 2018. Meski pada pertengah tahun 2018 Daihatsu sempat menghalami penurunan sebesar 8 persen. Namun di menit-menit akhir berhasil kembali, Daihatsu merangsek berada di urutan kedua di bawah Toyota.

Harus diakui, semenjak hadirnya Mitsubishi Xpander pada Juli 2017 lalu sempat membuat penjualan Avanza tergerus pada Februari, Maret, April, Mei, Juli, Agustus dan September 2018.

Kehadiran Xpander memang menjadi ancaman bagi kelangsungan hidup Avanza dan Xenia di pasar nasional, dan hal itu terbukti.

Melihat hal tersebut, nampaknya membuat Avanza dan Xenia ‘gugup’. Kehadiran Xpander dengan bentuk eksterior dan interior yang jauh berbeda dari tampilan LMPV yang selama ini ada di Indonesia, menjadi nilai jual tersendiri bagi kendaraan yang di produksi di Indonesia.

Kehadiran Xpander yang ‘tak lazim’ menyentak kedua back bond perusahaan otomotif raksasa di tanah air ini. Belum lagi ancaman dari Negeri Panda RRC dengan brand Wuling, yang nampaknya semakin serius bermain di pasar Indonesia.

Meski baru berusia 1,5 tahun melakukan ekspansi ke Indonesia dengan dua brandnya, Confero dan Cortez, Wuling sudah berhasil membukukan total penjualan sebanyak 14.000 unit sampai dengan November 2018.Hebatnya, 70 persen penjualan Wuling disumbang dari kelas LMPV Confero.

Tidak bisa dipungkiri lagi, kue pada segmen ini memang yang paling seksi saat ini. Dulu, mana pernah APM melirik pada segmen ini. Tapi lihatlah sekarang, sejumlah APM mulai meramaikan segmen gemuk ini, mulai dari Honda Mobilio, Nissan Grand Livina dan Suzuki Ertiga.

Nampaknya, tahun 2019 dibuka dengan pesta yang siap digelar oleh kedua APM raksasa tanah air yang bermarkas di Sunter, dengan mengeluarkan kembali Avanza-Xenia dalam tampilan terbarunya.

Tentu, hadirnya Avanza-Xenia 2019, akan menjadi sebuah pertanyaan besar. Mampukah Avanza – Xenia mempertahankan predikat sebagai ‘kendaraan sejuta umat’ di tengah semaraknya kehadiran kendaraan terbaru dengan beragam varian yang mengusung teknologi terkini atau malah sebaliknya.

Meski dari tampilan foto-foto yang bocor tersebut, ada beberapa suara sumbang dari rekan-rekan wartawan mengenai tampilan Avanza-Xenia yang memang sedikit kurang menarik. Namun akhirnya, semua akan berpulang kepada pihak pabrikan, apakah akan mampu mengolah dan memanfaatkan momentum ramainya pasar yang saat ini begitu ramai membicarakan kedua kendaraan ini.

Ibarat sebuah pesta, apakah pesta yang dimulai dari Sunter ini mampu membuat tamu yang hadir ikut berdansa atau hanya mematung, dan kemudian pindah kepada pesta lain yang ada di Pulomas, Cikarang atau Pulogadung ? Well, kita tunggu saja.

 

 

You might also like