Willys Owner Indonesia Gelar Touring Sambil Sambil Berbagi Kasih di Banten

Otomotif1.com – Komunitas pecinta Jeep peninggalan sisa Perang Dunia II yang tergabung dalam komunitas Willys Owner Indonesia (WOI), menggelar kegiatan amal dalam bentuk bakti sosial (baksos) di kawasan Pantai Carita, Pandegelang Banten, yang dimulai pada Jumat – Minggu (5-7/4).

Acara yang bertajuk ‘Willys Owner Indonesia Carita Charity Gathering 2019’ diikuti oleh sebanyak 40 kendaraan Jeep yang berasal dari Jakarta, Banten dan Lampung. Selain itu, acara ini juga dihadiri oleh Dewan Pembina WOI, Jenderal Pol Purn Nanan Soekarna.

Berangkat dari Rest Area 13,5 Jakarta-Tangerang, sebanyak 25 kendaraan Jeep Willys berjalan beriringan menuju Mapoda Banten untuk mampir bersilaturahmi dengan Kapolda Banten, sekaligua menyerahkan bantuan kepada salah satu yayasan yang berada disekitar lokasi.

Kedatangan rombongan WOI disambut langsung oleh Kapolda Banten, Brigjen Pol Tomex Korniawan.

“Saya sangat terkesan dan surprise sekaligus bangga dengan kehadiran rekan-rekan Willys Owner Indonesia di Mapolda Banten. Apalagi kehadriannya di wilayah Banten bukan hanya untuk bersenang-senang, tetapi juga untuk menyalurkan bantuan kepada korban tsunami yang terjadi beberapa waktu lalu. Satu pesan saya adalah agar bisa tetap berperilaku yang baik saat mengemudikan kendaraan, karena bagaimanapun keselamatan harus kita utamakan” ujarnya.

 

Sementara Albert Ibrahim, Ketua Panitia ‘Willys Owners Indonesia-Carita Charity Gathering 2019’ mengungkapkan bahwa event ini merupakan yang kedua kalinya digelar oleh WOI di tahun ini. Sengaja memilih jalur Banten ini, karena daerah Banten ada beberapa tempat yang sangat cocok untuk ‘bermain’ dengan mobil Willys. Selain itu, event ini sekaligus kami manfaatkan untuk menyalurkan bantuan kepada saudara-saudara kita yang terkena bencana Tsunami beberapa waktu lalu.

“Selain kegiatan diatas, kami juga sempat mengunjungi pabrik baja, seperti PT Krakatau Steel, PT Krakatau Posco dan PT Latinusa. Tujuan kami berkunjung ke ketiga perusahaan tersebut adalah untuk mengajak peserta melihat secara langsung pembuatan baja, mulai dari awal hingga akhir,” ungkap Albert.

Puncak kegiatan dari baksos WOI dilakukan penyerahan bantuan sebanyak 1 ton gula dan uang tina sebesar Rp 100 juta kepada para korban tsunami lewat Paguyuban Nelayan Obor (Pakubor), Kursin dan Payang Desa Teluk, kecamatan Labuan, Pandegelang, Banten.

You might also like