Hino Ajak Media dan Pengusaha Bus Merasakan Sensasi Bus RN dan FC Bus

Surabaya, Otomotif1.com – Jalur tol yang semakin mudah dijumpai, mendapat perhatian istimewa dari PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI). Bersama PT Catur Kokoh Mobil Nasional (CKMN), selaku dealer resmi Hino untuk wilayah Jawa Timur, menggelar road test FC Bus dan RN 285 untuk menguji ketangguhan mesin dan kenyamanan bus Hino.

Dua unit bus masih gress yang baru saja keluar dari rumah karoseri Laksana dan Gunung Mas tersebut membawa 30 orang para Pengusaha Otobus (PO) di daerah Jawa Timur. Bersama rekan-rekan media, bus pun mendapat tantangan mulai dari jalanan padat Surabaya, masuk tol Gempol Pasuruan hingga ke Malang dan Batu.

Road test yang dilakukan ini untuk memperkenalkan fitur atau pengembangan terbaru dari FC Bus, dimana terdapat perubahan dari sebelumnya menggunakan ban dan pelek 8,25 R16 kini menggunakan ban dan pelek 9,5 dan R 17,5.

Ubahan yang dilakukan Ini dimaksudkan demi menambah kenyamanan dalam berkendara. Dengan perubahan ban dan pelek ini maka gap antara brake drum dan velg menjadi lebih besar sehingga sirkulasi udara panas pada ban menjadi lebih baik. Hal ini dapat mengurangi kejadian ban pecah saat di kendarai. Tidak hanya itu, dengan menggunakan ban radial tubeless FC Bus menjadi mudah dalam perawatan dan lebih hemat biaya karena tidak harus mengganti ban dalam.

Selama perjalanan Otomotif1 dan rekan-rekan media mengakui kehandalan setingan suspensi dan kaki-kakinya. Mulai dari jalanan rata di tol hingga yang berlubang, mampu diredam dengan sempurna. Tak kalah penting adalah tarikan panjang dari performa mesinnya saat mendaki jalanan ke arah Batu. Tanpa kesulitan bus lumayan lincah dan lahap menundukkan jalanan menanjak dan menikung tajam.

Selain itu road test juga sebagai ajang untuk memperkenalkan transmisi baru dari Hino Bus RN 285 yang menggunakan tipe ZF6S1010B0 over drive yang lebih bertenaga dan hemat bahan bakar dalam pengoperasian.

Hino Bus RN 285 saat ini juga memiliki Retarder Transmission yang membantu proses pengereman menjadi lebih aman dan nyaman bagi penumpang dan juga pengemudi. Keuntungan lainnya dengan penggunaan retarder ini adalah mengurangi lelah pengemudi karena frekuensi menginjak pedal rem yang berkurang sehingga berdampak juga terhadap penghematan penggunaan kanvas rem untuk menghemat biaya operasional pengusaha bus.

Prasetyo Adhiyudo selaku Product Division Head HMSI mengatakan, ”Hino bus saat ini memiliki peran besar sebagai penghubung setiap kota di Indonesia. Untuk itu kami terus melakukan improvement untuk bus ini agar semakin ekonomis dan efisien,” yang menambahkan HMSI juga menggelar Road Test Hino Bus RN dan FC Bus Menjelajah Pulau Jawa di kota-kota dan propinsi yang lain.

Baik Hino Bus RN 285 dan FC Bus menggunakan teknologi common rail yang sudah terjamin ketangguhan dan kemudahan perawatannya. FC Bus sendiri memiliki kapasitas 40 penumpang, yang sekaligus melengkapi jajaran produk bus Hino yang sebelumnya hanya terdapat bus besar seperti RN 285 dan R260 dengan kapasitas 59 penumpang dan bus kecil dengan kapasitas 30 penumpang. Hino Bus ini pun cocok digunakan untuk pariwisata maupun transportasi dalam kota dan antar kota. Ini dibuktikan dengan penjualannya pada 2018 lalu yang mencapai 1.387 unit dan menguasai pasar hingga 96%.