Monster Kerdil Yamaha Jupiter Z 2005 Bertampang Gahar

Style Bonsai Mini Retro Custom Part Akseso RCB Rambah Dunia Custum Modifikasi Anak Negeri

Otomotif1.com – Istilah bonsai untuk rekayasa modifikasi yang dilakukan oleh Robby Ganie, selaku Quality Control produk part aksesoris RCB asal Malaysia. Hanya ingin memberikan gambaran, kalau karya modifikasi kuda besinya bisa tampil unik dengan model imut alias Bonsai.

Jika melihat konsep style modifnya, lebih kepada gaya retro custom minisize. Tapi tetap menampilkan aura gahar bin garang seperti tampilan motor normal. Terlebih setelah melibatkan part akseso RCB melengkapi penampilan gaya fashionnya. Kesan eleganpun terlihat pada detailing bodipart, yang hampir 90 persen sudah dirombak oleh Robby Ganie.

“Emang part RCB itu plug and play, tapi bagi modifikator itu kurang ada tantangannya. Justru yang sudah masuk ranah custom lebih mempunyai tingkat kesulitan saat membangun motor, pastinya itu lebih menjadi tantangan tersendiri bagi pelaku modif,” ujar Robby Ganie.

Body Style Mini Retro Custom

Biasanya istilah bonsai sendiri melekat pada tanaman hias asal Jepang. Bagaiman para pelakunya begitu handal dalam mengkerdilkan tanaman atau pohon hingga bisa tampil kecil, tapi pola pertumbuhannya seperti pohon tua yang hidup di alam bebas.

Nah, seperti itulah kira-kira kalau melihat definisi modifikasi  kuda besi karya Robby, panggilan akrab orang yang emang punya hobi otak-atik motor di ruangan kantor  RND-Racing Boy yang berada di Citra Raya Utama Barat, Ruko Griya Harsa Blok I-10 No 6, Cikup, Tangerang.

Dengan basik motor Yamaha Jupiter Z keluaran tahun 2005,  Robby merubah secara brutal tampilan body motornya dengan rekayasa custom. Frame rangka depan hanya dipangkasi semua oleh Robby 7 cm saja. Kemudian untuk subframenya juga sudah dicustom dengan menggunakan pipa stainless memiliki diameter 26mm ketebalan 2mm.

Untuk ukuran subframenya sendiri sudah dihitung matang oleh Robby, agar mendapatkan tinggi motor yang ia inginkan.

“Rekayasa mekanisme untuk body utamanya sengaja aku buat ceper dan kuntet biar kelihatan padat berisi,”ungkap Robby.

Lebih dalam lagi Robby selaku eksekutor modif motor unik ini kembali menjelaskan. Istilah retro custom sendiri lebih ditekankan pada tampilan stylenya karena beberapa item part yang terpasang. Terutama untuk stangnya diakali sendiri oleh Robby dibuat menjuntai ke atas, menggunakan bahan pipa seamless berdiameter 25mm, sedangkan untuk stirnya menggunaka aksesoris merk PSM.

Kaki Bomber Agar Nyaman Dengan Peredam Kejut RCB

Pada sektor kaki-kaki menjadi rekayasa modif dengan tingkat kesulitan cukup tinggi. Untuk swing armnya atau lebih sering disebut lengan ayun, ditancapkan milik Kawasak Kaze tapi dipangkas dulu hingga 90mm. Baru setelah itu ditancapkan velg ori bawaan Yamaha Nmax ukuran 300 ring 13 untuk depan dan belakang memakai ukuran 350 ring 13 baru dililit karet hitam Zeneos sesuai ukuran velgnya. Dengan meggunakan ukuran ban tadi, menjadikan kaki-kakinya terlihat gembrot.

Sedang untuk penyangga anjungan depan dan anjungan kaki belakang, untuk depan masih memakai shock orinya Jupiter Z hanya saja as shock pakai Satria FU juga sudah dipendekkan 5 cm.

Untuk suspensinya sendiri menggunakan brand RCB type RB 2 plus yang dibuat miring hingga 38 derajat. Juga footstep dan beberapa pernak-pernik part akseso pendukung lainya juga menggunakan RCB. Ini yang menjadi daya tarik, lewat tangan Robby yang kreatif.

Detailing dan Finishing Mirip Pabrikan

Soal detailing dan finishing, penampakan modif motor ini jangan diragukan lagi. Boleh dikata Robby merupakan modifikator kawakan, jadi masalah konsep motor juga detailing dan finishing pasti dibuat semaksimal mungkin.

Perhatikan anjungan bawah pada sisi swingarmnya, oleh Robby memberikan warna senada hitam dengan proses EDP (Elektronik Diposision Painting). Jadi terlihat hasil paintingnya lebih sempurna dan menghasilkan nilai fashion yang tinggi.

Digamblangkan lagi oleh Robby, istilah umumnya system paintingnya ini biasanya disebut cat celup, dengan kelebihannya yaitu tahan panas hingga 140 derajat dan anti goris.

Area seputar jantung pacunya oleh Robby juga dilakukan detailing dengan cara disandblast hingga terlihat bersih. Modif motor harus layak jalan, itu yang selalu menjadi pedoman Robby dalam setiap menelurkan karya modifnya.

“Biasanya kan motor kontes yang hanya berdiri seperti patung, artinya motor tadi tidak layak jalan atau mesinya tidak nyala. Itu saya kurang suka, maka setiap kontes seharusnya dilakukan cek jalan dulu,” tegas Robby.

Untuk melengkapi power enginnya, Robby mempersenjatai dapur pacunya dengan karburator UMA 28mm, dilengkapi CDI UMA type IMC digital untuk mensetting pengapiannya. Canggih bukan !

Kemudian direkayasa lagi box hawa untuk pernapasan mesin menggunakan tangki bbm bekas mesin potong rumput, sekaligus sebagai part untuk penutup kekosongan ruang dibawah tangki yang sudah menancap dibody motor.

Finishing body utama lainya disembur cat candy warna biru sebagai identitas warna api biru kebanggaan pabrikan motor berlogo Garputala-Yamaha. Jadi bila sekilas diperhatikan motor karya modifikasi Robby Ganie ini, mirip sekali dengan motor pabrikan.