ExxonMobil Resmikan Pabrik Resin Hidrokarbon dan Karet Halobutil Terbesar di Dunia

Otomotif1.com – Sebagai negara yang paling maju di Asia Tenggara, sekaligus membantu penghijauan dunia dengan produksi massal dari karet yang ramah lingkungan. Negara Singapura memang dijadikan basis go green di dunia di wilayah Asia Tenggara. Lihat saja bagaimana Singapura membantu memenuhi keinginan Asia yang sedang tumbuh untuk produk konsumen dimulai dari tingkat molekul yang ramah lingkungan.

Baru-baru ini Singapura meresmikan pabrik Butil dan Resin, yang masuk pada bagian dari kompleks kilang dan petrokimia terpadu milik ExxonMobil yang terbesar di dunia.

Kebutuhan akan Butil dan Resin Hidrokarbon belakangan memang meningkat, karena kedua molekul bahan kimia ini digunakan untuk pengolahan pada produksi ban dan popok bayi.

Dari pabrik terbesar di dunia ini, di mana molekul khusus dikembangkan dalam skala besar. Pabrik berkapasitas produksi 90.000 ton resin hidrokarbon dan 140.000 ton karet halobutil per tahun – blok pembangun untuk keperluan sehari-hari  yang digunakan di seluruh Asia dan dunia.

Seluruh kompleks beroperasi menggunakan kogenerasi. Artinya,  energi digunakan berulang seefisien mungkin untuk membuat setiap produk. Bahkan setelah meninggalkan pabrik, butil dan resin hidrokarbon membantu konsumen melakukan lebih banyak hal.

Pada Butil misalnya, yang merupakan bahan utama untuk produksi ban. Bahan ini memberikan kekuatan khusus dan membantu menjaga pengisian udara yang tepat, yang pada akhirnya meningkatkan penghematan bahan bakar dan mengurangi emisi.

Namun, jangkauan pabrik ini  lebih jauh dari sekadar ban. Lihat di bawah untuk produk tidak terduga lainnya yang bermula dari pabrik Butil dan Resin.