Mudik Telah Usai, Jangan Lupa Untuk Mengecek Komponen Kendaraan Anda

Otomotif1.com – Mudik dan Liburan pasca Lebaran telah usai, jangan lupa untuk melakukan pengecekan, meski sebelum mudik umumnya kita sudah melakukan servis dalam persiapan mudik menuju kampung halaman. Hal ini dilakukan agar kendaraan kita tetap dalam kondisi prima.

Setidaknya ada 5 hal yang perlu diperhatikan pada kendaraan usai mudik dan liburan panjang pasca Lebaran. Mengingat, perjalanan yang jauh dan panjang dengan beragam medan dan kondisi jalan, belum lagi kemacetan selama perjalanan mudik. Hal ini tentu saja bukan hanya pengendaranya yang lelah, tetapi juga kendaraan yang dipakai juga mengalami penurunan kondisi pasca perjalanan mudik.

Berikut adalah 5 komponen pada kendaraan pasca mudik yang perlu diperhatikan :

Cek Oli Mesin

Meski sebelum melakukan mudik, biasanya para pemudik sudah melakukan pergantian oli, tapi ada baiknya tetap dilakukan pengecekan pada oli kendaraan, apakah terdapat kebocoran atau adanya rembesan oli di sekitar mesin kendaraan.

Caranya dengan melihat melalui dipstick. Untuk melihat ketinggian oli yang ada di dalam mesin. Karena oli mesin harus selalu terjaga, tidak boleh terlalu banyak ataupun kurang.

Jika oli pada dipstick berkurang, segeralah lakukan pengecekan lanjut kepada bengkel resmi.

Periksa Filter Udara

Filter Udara yang berfungsi untuk menyaring udara merupakan salah satu komponen terpenting pada kendaraan.

Filter udara berfungsi sebagai panyaring partikel debu dan kotoran agar tidak tersedot ke dalam ruang mesin atau ruang bakar melalui air intake.

Jika filter udara tidak berfunsi baik, maka yang terjadi adalah jebolnya mesin kendaraan.

Khusus untuk kendaraan bermesin disel, sebaiknya diperiksa dengan seksama. Karena penggunaan bahan bakar selama mudik dengan berbagai kondisi membuat filter bakar rentan dari kotoran.

Jika filter udara kotor, yang terjadi pori-pori akan menyempit, hal ini mengakibatkan kinerja mesin menurun dan efisiensi BBM akan berkurang.

Hal lain akibat dari kotornya filter udara, khususnya pada kendaraan injeksi akan menyebabkan sensor-sensot air intake mengalami masalah.

Cek Kaki Kaki

Mudik yang panjang dengan beragam kondisi jalan, seperti jalan tidak rata atau berlubang, mengakibatkan kaki kaki menjadi bagian yang sering bermasalah.

Sebagai bagian yang bersentuhan langsung dengan kondisi jalan, kaki kaki mobil sangat menentukan dari kenyamanan berkendara.

Misalnya dengan mengecek Tie Rod, yang berfungsi sebagai penggerak setir ke ban mobil.

Cara memeriksa Tie Road, tidak sulit. Cukup dengan mendongkrak mobil terlebih dahulu. Kemudian pegang ban dan lakukan gerakan pada ban ke kiri dan kenan, seakan mobil mau berbelok.

Jika terdengar bunyi seperti gesekan yang beradu, artinya ada masalah pada komponen ini.

Setelah Tie Rod, lanjutkan dengan memeriksa shockbreaker kendaraan. Caranya mudah, cukup merava pada bagian tabungnya saja. Apakah pada bagian tersebut ada rembesan oli atau tidak. Jika ada, artinya shockbreaker kendaraan bermasalah.

Jangan lupa untuk mengecek kondisi tekanan ban pasca mudik. Perjalanan tol yang panjang dengan kondisi aspal beton yang keras, menjadi penyebab ban mudah aus dan menipis.

Caranya cukup dengan melihat Tread Wear Indicator (TWI) yaitu berupa gambar segitiga untuk melihat tingkat keausan ban.

Cek Rem

Kondisi perjalanan mudik dengan beragam medan, dan jarak tempuh yang cukup jauh dengan kondisi jalan terkadang macet, sehingga membuat rem bekerja keras. Cobalah cek ke bengker resmi kendaraan, untuk melihat ketebalan kampas rem. Apakah sudah waktunya ganti atau masih bisa digunakan.

Atau bisa juga untuk melakukan pencekan rem lewat ketinggian minyak rem. Minyak rem bergfungsi untuk mengantarkan tekanan dari pedal ke caliper rem. Sifat minyak rem sebagai fluida yang menyesuaikan dengan tempatnya.

Di dalam reservoir kita bisa melakukan pengecekan berapa volume minyak rem mobil anda. Jika terdeteksi di bawah normal, hal ini mengindikasikan kampas rem sudah menipis.

 

You might also like