Ear plug, Alat Kecil Yang Membantu Melindungi Telinga Anda Saat Mengendarai Sepeda Motor

Otomotif1.com – Sahabat otomotif, Anda hobi mengendarai sepeda motor, pasti diantara sahabat semua pernah mengalami gejala tinnitus atau pusing. Biasanya ini terjadi jika kita sedang mengendarai kendaraan bermotor dengan jarak jauh atau dengan kecepatan tinggi.

Tentu rekan-rekan bertanya, apa penyebabnya ? Semoga artikel ini bisa membantu dan memberikan informasi bermanfaat bagi sahabat otomotif semua khususnya rekan rekan yang hobi bermotor.

Dari beberapa penelitian, faktor penyebab terjadinya tinnitus atau pusing yang sering dialami oleh para biker, disebabkan oleh angin yang langsung menerpa badan pemotor. Meskipun kepala kita sudah dilengkapi dengan helm full-face hal tersebut tidak banyak mebantu, hanya sedikit mengurangi beban dari desingan angin yang menerpa badan pemotor. Meski dengan merek helm terkenal dan termahal sekalipun, tidak berarti bahwa tidak akan ada angin yang masuk ke dalam helm.

Desingan angin yang masuk ke dalam helm pemotor akan menyerang langsung syaraf pendengaran. Hal ini menyebabkan otak bekerja keras yang menyebabkan kelelahan pada otak akibat dari kerja yang tidak perlu. Dalam kasus terhadap orang yang tidak kuat secara fisik, hal ini akan menyebabkan pusing sampai tahap muntah ketika bermotor.

Apakah ada yang bisa membantu mengurangi gejala-gejala ini ?

Helm merek terkenal sekalipun tidak akan mampu mengurangi bunyi desingan angin yang masuk ke dalam helm pemotor.

Sebenarnya metode ini sangat simple sekali, solusi termudah dan termurah adalah dengan menggunakan ear plug alias penutup telinga yang banyak dijual di tempat umum.

Ear Plug sendiri terbagi menjadi dua jenis. Ada hanya bisa sekali pakai dan ada yang dapat digunakan kembali.

Ear Plug umumnya sering digunakan oleh para pembalap mobil ataupun motor. Meskipun kecil, ear plug bagi pembalap sangatlah penting

Karena mengemudi di lapangan dengan kecepatan tinggi ditambah suara ledakan dari pipa knalpot dan pengoperasian mesin penuh, dapat berdampak buruk pada pendengaran pengendaranya.

Jenis ear plug sendiri sebagian besar yang sering digunakan terbuat dari busa lembut. Tapi pada umumnya dengan bahan busa pengunaan ear plug hanya bisa dilakukan sekali pakai.

Berbeda dengan ear plug yang bisa digunakan beberapa kali. Biasanya bahannya berbeda, bukan dari busa lembut melainkan dari plastic yang dicampur dengan karet. Ear Plug tipe seperti ini biasanya lebih fleksibel daripada busa.

Bahan pada ear plug memiliki fitur lapisan suara yang dapat membantu mengurangi kebisingan, tetapi telinga masih dapat mendengar suara frekuensi tinggi seperti alarm, klakson mobil, sirene jalan atau panggilan telepon.

Hal yang perlu diperhatikan dalam menggunakan Ear Plug adalah menjaga kebersihan. Bagi mereka yang ingin menggunakan kembali Karena tidak menjaga kebersihan sangat mungkin menyebabkan infeksi di lubang telinga.

Cara yang baik setelah digunakan harus dibersihkan sebelum disimpan dengan mencuci dengan air, kemudian tunggu sampai kering, lalu simpan di dalam kotak. Tetapi sebelum digunakan, harus dibersihkan lagi Untuk menghilangkan debu atau kotoran dari penyimpanan.

Bagi mereka yang suka mengendarai sepeda motor pelindung pendengaran adalah bagian penting dari teman perjalanan anda selama anda berada di atas motor.

You might also like