Dengan Konsep Warung Modern, Royce Muljanto Buka Cabang Dealer Liek Motor di Ketintang Madya

Surabaya, Otomotif1.com – Putra mahkota dealer Toyota terbesar di Kota Surabaya, Liek Motor menciptakan usaha berbasis grass root economy dengan membuka cabang di Ketintang dengan konsep tradisional modern. Ide ini datang dari putra mahkota Liek Motor, Royce Muljanto yang di dapatkan dari perjalanan liburan ke Jepang beberapa waktu lalu.

Menurut keterangan Royce, dibukanya cabang Liek Motor di Ketintang Madya ini dengan maksud untuk berhemat sesuai dengan yang diajarkan sang ayah (The King) sejak lama.

“Tempat ini sebenarnya namanya aslinya Warung Tretes. Warung Tretes adalah bagian dari showroom open air dari Satu Dealer. Di sini kita buat sebuah showroom yang berbeda dari showroom yang ada selama ini. Di sini bukan cuma sebuah warung yang berkonotasi tradisional, melainkan sebuah warung modern yang konsepnya saya peroleh ketika saya melakukan liburan ke Jepang beberapa waktu lalu,” ujarnya.

Ide dengan merubah gaya berjualan dari Liek Motor yang selama ini terkesan layaknya showroom mobil yang ada selama ini, semata-mata untuk merubah image orang yang datang ke showroom mobil bukan cuma sekadar membeli kendaraan, tapi juga bisa menikmati suasana yang berbeda di Showroom Liek Motor Ketintang.

Dealer Liek Motor yang berdiri megah di Jl Ketintang madya No 74 membelah jalan raya yang berada di kawasan elit Kota Surabaya. Konsep open air lengkap dengan sarana hiburan lokasi bermain anak-anak, café dan ruang pertemuan namun dalam suasana alam terbuka yang hijau, selain itu lokasinya yang strategis dan mudah di jangkau.

Apa saja yang unik dari showroom Liek Motor Ketintang ini, di sini ada rumah bergaya Jepang sebagai ruang pamer dari kendaraan berlabel Toyota, selain itu ada atraksi kuda poni, kura-kura Aldabra dan Desa Kelinci.

“Di Desa Kelinci ini anak-anak nantinya dapat bebas bermain dan beradu balap kelinci, dan lokasinya sudah kami siapkan. Selain itu, di sini juga ada jajanan khas Surabaya yang pastinya sudah banyak dikenal masyarakat Surabaya, seperti Lonton Balap Rajawali, Gudeg Pecel Bu Har dan Gado-gado Arjuna yang terkenal,” tambah Royce.

Jika kita melihat berkeliling, di ruang pamer yang Liek Motor Ketintang kita akan banyak menjumpai tanaman bonsai yang harganya fantastis, selain ada kolam ikan koi di tengah-tengahnya.

Ketika disinggung mengenai pekembangan hubungannya dengan The King terkait dengan dibukanya dealer Liek Motor Ketintang, Royce menjelaskan kalau pembukaan Liek Motor Ketintang tidak ada masalah, meskipun saat ini hubungannya baru sebatas komunikasi, meskipun belum sepenuhnya diserahkan kepada dirinya.

“Hubungan saya dengan The King sudah sedikit membaik, walau baru sebatas komunikasi. Kalau misalnya The King keberatan, ya saya tinggal ambil aja,” ujar Royce dengan logat Suroboyoan kental sambil tertawa.

Lebih lanjut Royce menjelaskan, motivasi dari dibukanya dealer Liek Motor di Ketintang dengan basis open air adalah untuk berhemat.

“Pengorbanan saya terhadap Liek Motor semoga bisa membuka mata hati The King, yang selalu menganggap kecil saya. Saya diajarkan untuk berhemat oleh The King sejak kecil, karena itu saya buat konsep sebuah dealer yang hijau, berbasis warung tapi modern dengan konsep Jepang tradisional. Dan usaha saya sekarang fokus pada usaha keluarga dan beban saya akan konsentrasi pada keluarga. Jadi yang bisa dikerjakan ya dikerjakan, seperti yang diajarkan ayah saya untuk tetap berhemat. Berhemat untuk kaya,” paparnya.

Konsep unik dealer Liek Motor Ketintang mungkin adalah yang pertama di Indonesia. Hal ini selain lebih menghemat beban biaya penggunaan listrik, dengan suasana seperti ini, ternyata disukai oleh para karyawannya.

“Umumnya para sales itu mencari lokasi café atau warung yang nyaman untuk ngumpul. Akhirnya daripada mereka kemana–mana, saya membuat ide lokasi nongkrong yang asik. Mulailah saya memindahkan bagaimana sebuah lokasi liburan akhir pekan di Tretes yang ber-udara sejuk bisa dipindahkan ke tengah kota, lengkap dengan hewan seperti kuda dan beberapa kura-kura Aldabra, itu awalnya saya buat konsep yang berbeda dari showroom yang ada sekarang ini kemudian saya padukan dengan hasil liburan saya di Jepang beberapa waktu lalu. Maka, jadilah showroom dengan konsep warung tradisional tapi international,” sambung Royce.

Ruang interior terbuka menjadi obyek utama display kendaraan Toyota beragam tipe dan model, tersusun rapi. Tidak jauh dari situ, anak-anak bisa bermain dengan kura-kura Aldabra atau sekedar menikmati naik kuda poni berkeliling dealer. Sementara orangtua mereka asik melihat-lihat kendaraan atau melakukan test drive di lokasi dealer.

Buat pengunjung yang sekadar hadir, bisa menikmati suasana nyaman dan santai sambil menyeruput segelas kopi, menikmati fasilitas Wifi gratis sambil menikmati jajanan khas kota Surabaya dengan harga kaki lima.

Sementara, diseberang jalan tepat berhadapan dengan lokasi showroom terdapat bengkel mobil Toyota yang mampu menampung 35-40 kendaraan, dengan jumlah stall sebanyak 4 buah.

Meski baru resmi dibuka pada awal Agustus 2019 nanti, namun penampakan asri dan green dari kosep showroom Liek Motor Ketintang sudah dapat dilihat dengan jelas, bahwa konsep yang ditawarkan ini sangat menarik.