Salah Satu Keunggulan DFSK Glory E3, Terletak Pada Kemampuan Baterai Yang Luar Biasa

Cukup 30 Menit Untuk Dapatkan 80 Persen Daya Pada Baterai

Jakarta, Otomotif1.com – Sebagai evolusi dari kendaraan masa depan, kendaraan listrik memiliki beragam kelebihan dibandingkan dengan kendaraan konvensional seperti tenaga yang berlimpah, penggunaan komponen yang lebih sedikit dan tidak memiliki karbon emisi gas buang, seperto yang ditawarkan DFSK lewat produk kendaraan listriknya Glory E3.

Saat ini kendaraan listrik sedang digaungkan sebagai kendaraan masa depan di Indonesia, namun tidak sedikit dari masyarakat yang masih sangsi terutama dari kemampuan baterai dan pengecasan yang rata-rata masih berfikir tentang rentang waktu pengisian daya, selain masih tidak tersedianya fasilitas pencatu daya untuk kendaraan listrik di Indonesia saat ini.

Memang fasilitas pengisian daya untuk kendaraan listrik di Indonesia masih terbilang minim, hal ini bisa dimaklumi karena kualitas tegangan listrik di Indonesia yang belum stabil. Hal inilah yang menjadi alasan masyarakat di Indonesia masih sangsi dengan kendaraan listrik.

Padahal, sekarang ini sudah banyak teknologi kendaraan listrik yang semakin memudahkan konsumen untuk mengendarainya, termasuk daya tempuh dan proses pengisian baterai yang lebih cepat.

“Efisiensi kendaraan listrik terus ditingkatkan, khususnya di komponen baterai karena ini adalah sumber utama dari kendaraan listrik. Baterai-baterai yang digunakan sekarang ini memiliki tenaga besar yang sanggup membawa kendaraan listrik bepergian jauh, dan proses pengisian dibuat lebih singkat dengan fast charging,” ungkap Deputy Product Division Head PT Sokonindo Automobile, Ricky Humisar Siahaan, Kamis (5/9) di sela-sela Indonesia Elektrik Motor Show 2019.

DFSK Glory E3 bisa menjadi solusi di awal-awal era elektrifikasi kendaraan di tanah air dengan kemampuan teknologi baterai yang mengagumkan. Sumber penyimpanan daya listrik ini memiliki kemampuan yang lebih efisien dengan proses pengisian yang lebih cepat.

Sport utility vehicle (SUV) ramah lingkungan ini menggunakan baterai berukuran 52,56 kWh yang bisa membuat SUV listrik tersebut melaju hingga 405 km. Jarak ini lebih dari cukup untuk penggunaan sehari-hari di dalam kota dan ke luar kota seperti Jakarta-Bandung bahkan sampai Semarang.

Urusan pengisian daya, teknologi fast charging yang ada sekarang ini sanggup mengisi 20% daya baterai menjadi 80% hanya 30 menit. Sedangkan untuk slow charging akan memakan waktu selama 8 jam.

Soal tenaga, DFSK Glory E3 juga bisa diandalkan dengan menggunakan motor listrik Permanent Magnet Synchronous Motor bertenaga 120 kW dan Torsi 300 Nm. Sensasi mengemudi DFSK Glory E3 dijamin akan fun to drive dengan tiga mode berkendara yaitu, Normal, ECO, Sport Multi-Driving Mode.

“Kami yakin bahwa lambat laun fasilitas untuk kendaraan listrik ini akan lebih baik, dan teknologi kendaraan listrik akan jauh lebih efisien yang akhirnya mempermudah konsumen menggunakannya. DFSK Glory E3 sekarang ini sudah teruji dan diniagakan di China, terbukti mobil ini mendapatkan penerimaan yang baik di pasar sana,” pungkas Ricky.

 

You might also like