Mana Yang Akan Dipilih Konsumen Yamaha XSR155 Atau Kawasaki W175

Surabaya, Otomotif1.com – Seminggu setelah PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI) meluncurkan varian terbaru dari W175 serie yaitu W175TR, PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) merilis XSR155.Sebuah motor dengan model dan tampilan yang sama dengan W175 serie, retro modern.

Harus diakui, KMI begitu jeli melihat peluang konsumen roda dua di tanah air, sehingga pada tahun 2017 meluncurkan W175. Kawasaki W175 sendiri memiliki beberapa varian salah satunya yaitu SG175, yang dipasarkan hanya beberapa tempat di Indonesia yaitu Surabaya, Bali dan Lombok.

Kebangkitan motor retro modern harus diakui semua diawali dengan hadirnya W175. Bahkan sejak pertama diluncurkan pada tahun 2017 lalu, motor ini telah terjual sebanyak 29 ribu unit. Itu artinya, konsumen di tanah air sudah menyukai model klasik modern yang ditawarkan Kawasaki.

Kembali ke produk terbaru dari YIMM yaitu XSR 155, di akhir tahun 2019 Yamaha memberi kejutan dengan meluncurkan motor retro modern, yang akan menjadi pesaing bagi W175 serie produk Kawasaki. Meski sebenarnya jika bicara soal mesin, kedua motor ini sebenarnya tidak bersaing dalam satu kelas. Namun, jika dilihat dari genre kedua motor ini dengan desain retro modern, tentu keduanya bisa katakan bersaing karena menawarkan tipe yang sama.

Yamaha All New XSR 155

 

Dari kedua produk tersebut, jelas ini adalah produk dengan terobosan yang memang sangat menarik, ditengah kejenuhan masyarakat dengan banyaknya produk motor sport. Produk retro modern namun klasik bisa menjadi pilihan lain ditengah kejenuhan tersebut.

Jika dikatakan kedua produk tersebut setara, tentu saja tidak. Mari kita bedah kedua produk ini.

Mesin

Pada sektor dapur pacu All New XSR 155 hadir dengan mesin fuel injection dengan kapasitas bobot mesin sebesar 155 cc, SOHC, 4 langkah dengan pendingin cair yang telah dilengkapi dengan teknologi VVA, sehingga mampu menghasilkan power sebesar 19 hp pada 10.000 rpm dan torsi sebesar 14,7 Nm/8.500 rpm.

Kelebihan lain dari XSR 155, motor ini telah dilengkapi dengan fitur Assist & Slipper Clutch yang membuat kopling dan perpindangan gigi menjadi lebih ringan dan halus.

Beralih ke W175. Kawasaki W175 menggunakan mesin 4-tak dengan 2 katup SOHC berkapasitas 177 cc, berpendingin udara. Tenaga yang disemburkan dari mesinya bisa mencapai 13 hp pada 7.500 nm dan torsi maksimal 13,2 Nm. tenaga dan torsi dialirkan ke roda belakang melalui transmisi 5-percepatan. Meski demikian, mesin pada W175 sudah dilengkapi dengan engine balancer agar bebas dari getaran yang berlebih.

Jadi poin untuk mesin, soal tenaga meskipun XSR memiliki kapasitas lebih kecil dari W175, tapi soal tenaga lebih besar XSR dibanding W175.

Tentu ini akan menjadi pertimbangan konsumen saat memilih motor mana yang tepat dan layak dibeli.

Kawasaki W175

 

Kaki Kaki

Untuk urusan kaki atau steps, Kawasaki W175 menggunakan suspesi depan telescopic biasa, sementara XSR 155 sudah menggunakan suspensi model upside down.

Dengan mengadopsi suspensi upside down pada XSR 155 tentu saja bukan hanya memberikan kesan gagah pada motor, namun juga meningkatkan kemampuan pada pengendalian. Kelebihan lainnya mampu meredam getaran jauh lebih baik, apalagi sudah dilengkapi dengan tabung. Tapi cenderung lebih keras ketika melintasi jalan tidak mulus.

Ban

Untuk ukuran ban, kedua model ini memang berbeda. Pada XSR 155 menggunakan ban jenis dual purpose yang dirancang untuk melintasi medan jalan apapun off/on road. XSR 155 memiliki ban dengan ukuran 110/70 pada bagian depan dan 140/70 untuk bagian belakang. Sementara untuk Kawasaki W175 mengunakan ban dengan ukuran 80/100-17 inchi pada bagian depan dan belakang 100/90-17 inci di bagian belakang.

Fitur

Pada XSR 155 menggunakan jok single seat yang didesain klasik, ditambah desain lampu depan dan belakang dengan bentuk bulat berteknologi LED, ditambah dengan tampilan Multi Information Display (MID) dengan LCD Digital pada speedometer bergaya klasik.

Sementara Kawasaki W175 masih menggunakan speedometer analog. Tentu Kawasaki punya alasan dengan menerapkan speedometer analog pada W175, apalagi kalau bukan agar kesan retro kental melekat pada W175. Lampu depan dan belakangnya pun masih bohlam biasa tanpa teknologi digital.

Dari beragam perbedaan tersebut, tentu semua berpulang pada konsumen apalagi harga yang ditawarkan kedua motor tersebut tidak terpaut jauh.Untuk wilayah Jabodetabek Yamaha membaderol XSR 155 dengan harga Rp36.265.000 dan Kawasaki W175 dibanderol mulai Rp 30,3 hingga Rp33,1 juta tergantung tipe.