New Mitsubishi Triton Bertenaga dan Lincah Berakselerasi

Jember, Otomotif1.com – Ini adalah pengalaman kedua saya setelah sebelumnya saya pernah merasakan bagaimana sensasi berada di dalam kabin Isuzu D-Max double cabin. Kini saya diberi kesempatan untuk merasakan sensasi dengan kompetitor langsung ‘Sang Rodeo’ Isuzu D-Max yaitu New Mitsubishi Triton double cabin.

Meski pada saat test drive New Mitsubishi Triton ini tidak melintasi jalan off-road, hanya melintasi jalan on-road. Tetapi setidaknya pengalaman dari kedua kendaraan tersebut dapat memberikan penilaian, bagaimana kerja suspensi dan kenyamanan  berada di dalam kabin.

Test drive dilakuan bersamaan dengan 33 media dari Jakarta dan Surabaya dalam kegiatan yang bertajuk #ayogasterus Media Adventure 2020. Perjalanan dari Jember-Banyuwangi yang berjarak 103 kilometer ditempuh dengan waktu kurang lebih 2 jam dalam waktu normal. Tapi karena, perjalanan ini dilakukan dalam bentuk konvoi, maka waktu tempuh menjadi molor, tapi saya dan beberapa rekan media masih bisa merasakan sensasi liar dari pick-up bongsor yang diluncurkan Mitsubishi pada akhir 2019 lalu.

New Mitsubishi Triton atau yang dikenal di luaran sana dengan nama L200, memang memiliki ciri khas yang ‘cowok banget’ alias macho. Fisik mobil ini begitu gagah dan tinggi. Hal ini bisa saya rasakan sendiri ketika saya pertama kali hendak masuk ke kabin yang ketika saat kita duduk di dalam nya terasa begitu tinggi dibandingkan dengan competitor yang pernah saya coba. Memang ada sediki perbedaan dengan model sebelumnya, karena pihak pabrikan telah meninggikan ujung engine hood alias kap mesin. Meski kap mesin sedikit naik, hal tersebut tidak menjadi masalah. Pasalnya, kursi pengemudi bisa diatur melalui pengaturan elektronik, jadi kita tinggal mengatur ketinggian, maju mundur untuk mendapatkan posisi pengemudi yang nyaman.

Body Bongsor Tapi Lincah Berakselerasi

Setelah mesin dihidupkan, dari parkiran basemen hotel Grand Dafam Jember, rombongan mulai bergerak menyusuri Kota Jember yang sedikit padat. Lepas dari kepadatan Kota Jember, rombongan mulai memasuki jalan lintas kota yang tidak  ramai. Nah, disinilah kami mulai menjajal kebuasan dari mesin Diesel berkode 4N15 dengan kapasitas 2.400 cc yang dilengkapi dengan teknologi MIVEC serta Turbo intercooler. Mesin ini sama dengan mesin yang dipergunakan pada Pajero Sport. Mesin Diesel 4 silinder ini yang mampu menghasilkan tenaga 181PS pada 3.500 rpm dan torsi 430 Nm pada 2.500 rpm.

New  Triton ini sudah menggunakan transmisi baru, menggantikan transmisi generasi sebelumnya dari 5 percepatan menjadi otomatis 6 percepatan. Tranmisi yang dimiliki New Triton memiliki rasio yang lebih rapat, pantas saja kendaraan bertubuh bongsor ini bisa melaju cepat dengan akselerasi halus, serta konsumsi bahan bakar yang lebih hemat.

Melintasi jalan perkotaan kendaraan berbodi bongsor ini begitu lincah, meski suspensi yang kami rasakan sedikit keras. Saya memakluminya karena kendaraan ini memang kendaran pekerja alias kendaraan yang sangat pas di jalan off-road dan pengangkut barang. New Triton menggunakan suspensi depan double wishbones dan per koeng serta dilengkapi batang stabilizer. Sedangkan suspensi belakangnya  mengalami pembaharuan dengan cara mengoptimasikan leaf spring dan perubahan pada diameter sokbreker nya, yang mengakibatkan mobil ini semakin stabil.

New Triton tidak saja mengubah sistem suspensi, tapi  New Triton kini memiliki performa yang lebih baik dan kenyamanan yang maksimal. Apalagi jika dibandingkan dengan rivalnya, kabin New Triton terbilang cukup kedap, sehingga noise yang terjadi bisa dikurangi.

Penggunaan pelek alloy 18 inci,  dan penambahan ground clearance 15 mm menjadi 200 mm, membuat mobil ini mampu melintasi segala medan.

O ya, keliaran dari New Triton bisa saya rasakan ketika pedal gas kami injak sedikit dan mobil mulai merangkak naik. Meski tenaga dan torsi New Triton bukan yang terbesar  dibandingkan rivalnya, namun kemampuan crawling New Triton patut saya acungi jempol.

Fitur-fitur Baru

New Triton juga dilengkapi dengan fitur Hill Decent Control (HDC). Fitur ini sangat berguna ketika New Triton menuruni bukit terjal, tingal mengaktifkan fitur HDC dengan menekan tuas tombol  yang berada di bawah tuas perseneling. Kemudian kita tinggal melepas pedal gas dan rem, maka mobil akan turun sendiri secara perlahan dengan kecepatan konstan, tanpa perlu khawatir merosot.

Sebagai kendaraan pekerja berat yang mampu melintasi medan off-road, kemampuan 4WD off-road tentu saja menjadi senjata andalan New Triton. Model terbaru fitur ini dilengkapi dengan Super Select 4WD-II, yang kegunaannya untuk mengatur traksi ideal pada permukaan jalan yang dilalui kendaraan ini. Selain itu ada tambahan lainnya yaitu Easy Select 4WD, yang memudahkan penggunanya untuk mengganti antara sistem 2WD ke 4WD atau sebaliknya, perpindahan pemilihan fitur degan pilihan model bisa dilakukan ketika kendaraan tengah berjalan (shift on the fly), tapi kecepatan harus di bawah 100 km/jam.

Sayangnya, kami tidak bisa merasakan sensasi off-road pada New Triton ini, karena jalur yang kami lalui adalah jalur on-road.

Fitur Keamanan Terbaru

Pada fitur keamanan, Mitsubishi Triton memang patut diacungi jempol. Pihak pabrikan Mitsubishi banyak sekali membenamkan fitur keamanan pada New Triton, salah satunya adalah Forwad Collision Mitigation (FMC) yang menggunakan kamera dan radar yang bisa membaca kendaraan lain atau benda termasuk orang yang berada di depan kendaraan. Selain itu, ada juga Blind Spot Warning (BWS) with Lane Change Assist, Rear Cross Traffic Alert (RCTA), Ultrasonic Misacceleration Mitigation System (UMS) yang akan mengurangi kecepatan dengan sendirinya jika bertemu penghalang, serta Multi Around Monitor dan parking sensors yang membantu saat menghadapi lokasi sempit.

Melihat berbagai pengembangan dan penambahan fitur yang diberikan pada New Triton, ini semakin mempertegas keseriusan Mitsubishi dalam menggarap New Triton. Apalagi dengan desain terbaru dari New Triton yang membuat mobil ini semakin tampil modern di line-up Mitsubishi.

You might also like