Remajakan 3 Trayek Bus Malam, PO Gunung Harta Perkuat Armada Dengan 6 Bus Maxi Scania dan Mercedez-Benz

 

 

Malang, Otomotif1.com – Ketatnya persaingan bus AKAP belakangan semakin kencang, beragam peremajaan besar-besaran di tahun 2017 menunjukan bahwa angkutan darat bus AKAP belum mati, meski sejumlah persaingan bukan saja antar perusahaan operator bus, melainkan moda transportasi lain seperti kereta api dan pesawat begitu ketat, namun angkutan bus AKAP masih menjadi primadona.

Salah satu perusahaan bus yang saat ini tengah gencar meremajakan armadanya adalah PO Gunung Harta.

Perusahaan bus malam yang berbasis di Pulau Dewata Bali, PO Gunung Harta diawal tahun 2018 membeli 6 unit bus maxi berchassis panjang guna meremajakan 3 trayek bus malamnya di Pulau Jawa.

Kelebihan dengan menggunakan Chassis Mercedez-Benz OC 500 RF selain suspensi udara yang super empuk, dengan chasis ini bus menjadi semakin lapang karena panjang hingga 12,8 meter karena sebelumnya chassis bus memiliki panjang maksimal 12 meter.

 

Keenam bus tersebut antara lain, 4 unit Scania K410 lB 6×2 dan 2 unit Mercedez-Benz OC 500RF 2542. Keenam bus itu nantinya akan diremajakan dengan menggunakan chasis model baru, yaitu Jetbus 3+

Saat ini karoseri keenam bus tersebut tengah dikerjakan oleh Karoseri Adi Putro, Malang dan resmi dioperasikan pada akhir April 2018 tahun ini.

Dalam siaran persnya yang diterima otomotif1.com, Direktur Utama PT Gunung Harta Transport Solution, I Gede Yoyok Santoso mengatakan, 3 trayek bus malam yang akan diremajakan adalah ;

  1. Ponorogo – Jakarta via Solo PP diremajakan dengan dua unit bus Scania K410IB 6×2.
  2. Jember – Banyuwangi – Jakarta – Bogor PP via Pantura dengan dua unit bus Mercedes-Benz OC 500RF 2542.
  3. Tulung Agung – Blitar – Jakarta PP via Solo dengan dua unit armada Scania K410IB 6×2.

Peresmian pengoperasian keenam bus terbaru ini dilakukan di pool PO Gunung Harta Jl Raya Ampeldento No 8 Pakis, Malang Jawa Timur, Kamis (22/3).  Hadir pada acara ini perwakilan kedua agen pemegang merek (APM), pihak karoseri, perwakilan Bank BRI Cabang Malang, Pemda setempat, serta perwakilan pengusaha bus yang tergabung dalam IPOMI.

“Kami fokus pada upaya pemberian layanan terbaik untuk pelanggan kami. PO Gunung Harta terus mengembangkan diri dan memperbaiki pelayanan mulai dari kru, sistem reservasi on line dan juga armada bus premium,” kata Yoyok.

Lebih jauh Yoyok menambahkan, untuk mengantisipasi persaingan antar sesama perusahaan operator bus malam yang kian ketat, pengoperasian keenam armada bus premium ini juga untuk mengantisipasi telah beroperasinya sejumlah ruas tol di Pulau Jawa yang sebagian besar merupakan ruas tol yang dilintasi bus Gunung Harta pada ketiga trayek tersebut.

Dioperasikannya sejumlah ruas tol ini membuat perusahaan otobus operator bus malam bisa memaksimalkan layanan ke penumpang dan mengantar ke kota tujuan lebih cepat.

“Perkembangan infrastruktur ke depan seperti Tol Trans Jawa yang semakin tersambung membuat kami bersemangat untuk bisa bersaing dengan moda transportasi lainnya,” kata Yoyok.

Fitur dan fasilitas di masing-masing bus ini adalah kapasitas bangku yang bisa mengakomodir 36 penumpang dengan leg rest, USB charger, selimut, bantal, ruang merokok dan toilet, serta audio dan video untuk untuk kenyamanan penumpang selama perjalanan.

PO Gunung Harta juga mulai mengoperasikan sistem reservasi tiket dan pembayaran secara online bekerja sama dengan Bank BRI.

You might also like