5 Kerusakan Pada Rem Cakram Yang Sering Terjadi dan Cara Memperbaikinya

Rem cakram atau Disc Brake merupakan sistem pengereman yang mana menggunakan beberapa komponen tambahan di dalamnya, yaitu berupa piringan dengan dijepit 2 kampas rem yang memiliki fungsi untuk melambat putaran mobil.

Sama halnya dengan sistem pengereman lainnya, tentu saja terdapat masalah-masalah yang dapat terjadi pada rem cakram. Untuk itu, penting untuk merawat kondisi rem mobil agar terhindar dari kerusakan-kerusakan.

Berikut ini beberapa kerusakan pada rem cakram yang sering terjadi dan cara mengatasinya.

  1. Muncul Suara Berdecit

Biasanya hal ini terjadi pada rem-rem yang sudah berusia diatas 30.000 km. Ada beberapa hal yang menjadi penyebab kerusakan pada rem cakram tersebut, antara lain adalah:

  • Kondisi kampas rem dan cakram yang mungkin terlalu halus. Hal ini biasanya dikarenakan kualitas dari bahan tersebut. Untuk mengatasi hal ini bisa dilakukan dengan mengganti piringan cakram dengan komponen yang asli.
  • Piringan cakram sudah tidak rata sehingga menimbulkan bunyi saat terjadi gesekan. Hal ini biasanya dikarekan umur cakram yang sudah tua dan jarang dirawat. Jika mencapai 30.000km, akan lebih baik untuk memeriksa secara berkala.
  • Terdapat benda asing, seperti pasir dan debu.
  • Pen Calliper Rem seret karena kekurangan pelumas. Untuk mengatasi hal ini bersihkan calliper dan lumasi secara rutin.
  • Penyebab lainnya dapat dikarenakan piston rem yang amcet. Hal ini akrena penumpukan karat-karat pada dinding piston.
  1. Rem Bergetar

Gangguan ini seringkali dikarenakan piringan rem cakram yang mungkin sudah tidak rata dan tipis. Umumnya ketebalan cakram rem yang baik adalah 22mm tergantung dari pabrikan. Jika hal ini terjadi pada mobil ini maka cara untuk memperbaikinya adalah dengan mengecek terelbih dahulu ketebalan pada cakram rem.

Jika anda masih merasa ketebalannya normal, maka anda bisa melakukan pembubutan yang ditujukan untuk meratakan kembali cakram. Namun jika kondisinya sudah tipis, maka segera ganti dengan komponen piringan yang baru.

  1. Rem Keras Saat Diinjak

Kerusakan ini biasanya disebabkan karena minyak rem yang berkurang. Booster rem merupakan komponen yang bekerja untuk menyuplai minyak rem. Sehingga jika booster rem mengalami kerusakan, maka penting untuk mengetahui cara menggantinya.

Kerusakan yang terjadi pada booster rem akan mempengaruhi minyak rem sehingga tekanan saat proses pengereman akan menjadi keras dan membahayakan. Untuk memperbaiki hal ini, maka akan lebuk baik untuk mengkonsultasikan dengan teknisi yang sudah ahli dan terpercaya. Jika komponennya harus diganti, maka segera ganti dengan komponen yang baru.

  1. Rem Tidak Pakem dan Mengganjal

Hal yang paling sering terjadi adalah rem menjadi tidak pakem dan terasa mengganjal. Sehingga menyebabkan pengereman menjadi semakin jauh dan lama untuk bisa berhenti. Untuk mengetahui kondisi ini maka lakukan pengecekan. Biasanya penyebab utamanya berasal dari kampas rem yang sudah habis. Kampas rem memiliki masa pakai yang berbeda sesuai dengan spesifikasi dari pabrikan. Sehingga jika kampas rem memang sudah mau habis, segera ganti dengan yang baru.

Penyebab lainnya bisa jadi dikarenakan kerusakan master rem mobil. Kerusakan ini juga menyebabkan suplai minyak rem menjadi kurang optimal yang mana mempengaruhi kecepatan dari daya cengkram rem terhadap ban mobil sehingga membuat rem menjadi tidak pakem.

  1. Rem Menjadi Lebih Dalam

Kondisi ini biasanya disebabkan karena kerusakan pada master rem dan sistem pengereman. Biasanya yang akan terjaid adalah rem terasa terlalu dalam dan ringan saat diinjak. Untuk mengatasi hal ini maka perbaikan secara keseluruhan merupakan solusi yang tepat. Jika anda hanya mengganti komponen sil master rem ataupun memperbaiki dinding master rem tidak membuat kondisi bertahan lama malah menyebabkan kerusakan yang lebih parah.

Kerusakan ini cukup membahayakan karena kedalaman saat mengerem yang terlalu dalam menyebabkan proses pengereman menjadi melambat. Hal ini yang membuat kecelakaan menjadi tidak dapat dihindari.

UPDATE TERBARU

Related news

Hadapi Musim Penghujan, Mulailah Lakukan Pengecekan Kendaraan dan Persiapan Berkendara Saat Hujan

Otomotif1.com – Beberapa bulan ini beberapa wilayah di Indonesia sudah memasuki musim hujan. Ketika memasuki musim hujan tentu ada hal yang perlu disiapkan sebelum...

Tips Berkendara Aman Melewati Genangan di Kala Musim Penghujan dari Mitsubishi

Otomotif1.com – Berbagai wilayah di Indonesia sudah mulai memasuki musim penghujan, akibatnya ketika hujan lebat terdapat area yang tergenang banjir. Berkendara di tengah guyuran...

Berkendara Aman dan Nyaman Saat Hujan Untuk Sahabat Daihatsu

Otomotif1.com l – Saat ini disebagian besar wilayah Indonesia sudah mulai memasuki musim penghujan, intensitas hujan yang tinggi mengharuskan pengendara untuk lebih berhati-hati dalam...

Tips, Riding Off-Road Bersama Yamaha WR 155 R

Otomotif1.com - Yamaha WR 155 R menjadi pilihan yang pas untuk menemani pecinta adventure Tanah Air. Agar pengalaman berkendara bersama WR 155 R lebih menyenangkan...
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here