4 Masalah pada AC Mobil yang Sering Terjadi dan Cara Mengatasi

AC merupakan bagian penting yang mempengaruhi kenyamanan berkendara bukan? Sebab saat berkendara dengan adanya AC, suhu di dalam mobil lebih teratur, sirkulasi bagus, dan dapat mencegah kelembaban. AC tentu saja mampu memberikan kesejukan di dalam mobil dan dapat menghilangkan suhu panas ketika berkendara.

Namun, seiring dengan seringnya pemakaian, seperti bagian mobil lainnya, AC juga tidak luput dari masalah dan kerusakan. Anda harus memahami komponen pada AC mobil, melakukan perawatan rutin, dan memahami segala indikator terjadinya kerusakan agar umur AC lebih panjang.

Apabila anda mampu mengenali tanda-tanda kerusakan AC lebih awal dan cepat bereaksi, anda bisa mencegah penyebaran kerusakan dan mengurangi biaya perbaikan.

Nah, untuk lebih jelasnya, berikut tanda-tanda kerusakan atau masalah pada AC mobil. Simak penjelasannya ya!

  • AC Berbau Tidak Enak

Biasanya, masalah pada AC mobil yang sering terjadi adalah mengeluarkan bau yang tidak enak. Sebenarnya tidak ada bagian AC yang rusak. Tapi karena ada kotoran atau bakteri yang melekat di saluran atau evaporator AC,maka hal tersebut membuat AC mengeluarkan bau tak sedap.

Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mencegah masalah ini. Usahakan agar kabin mobil tetap bersih, jangan membuang sampah sembarangan dan memasang filter kabin agar kotoran tidak tersedot oleh blower. Sedangkan untuk harga filter kabin bervariasi. Mulai dari Rp 60.000 hingga Rp 140.000.

  • AC Mengeluarkan Bunyi

Kadang masalah pada AC mobil yang timbul adalah mengeluarkan bunyi. Ada beberapa macam penyebab kerusakan yang timbul. Seperti oli kompresor, kelonggaran pada trush bearing dan ausnya piston. Sebaiknya anda melakukan pengecekan bagian mana yang rusak dan solusinya bergantung pada bagian mana yang rusak.

  • Pertama, cek oli kompresornya. Oli ini mampu menjaga suhu kompresor dan mengurangi gesekan komponen. Jika kekurangan atau kehabisan oli, maka akibatnya kerja AC menjadi lebih berat dan berbunyi. Bisa juga terjadi kebocoran, sehingga oli lebih cepat habis. Solusinya adalah mengisi oli kompresor dan melakukan penggantian oli kompresor secara rutin. Biasanya penggantian dilakukan setelah mencapai jarak 20.000 kilometer. Jika belum 20.000 kilometer tapi oli sudah berkurang banyak, maka solusinya mengganti saluran oli karena terjadi kebocoran.
  • Kedua, cek trush bearingnya. Kelonggaran pada trush bearing bisa menyakibatkan bunyi pada kompresor. Karena longgar, putaran kompresor menjadi tidak stabil sehingga mengakibatkan bunyi berisik. Solusinya adalah membongkar AC untuk merapatkan trush bearing.
  • Ketiga, cek piston atau silinder. Salah satu sebab bunyi berisik adalah karena piston atau silinder yang sudah aus. Biasanya hal ini terjadi karena tidak melakukan perawatan rutin atau mobilnya yang terlalu tua. Solusinya adalah mengganti kompresor AC.
  • AC Kurang Dingin

AC kurang dingin adalah keluhan terbanyak dari pengguna mobil. Malah anehnya AC bisa melepaskan suhu hangat. Ada beberapa faktor yang jadi sebabnya. Anda harus memeriksa apakah ada kebocoran pada refrigerant atau freon, memeriksa kompresor, memeriksa kondisi sekring, membersihkan evaporator. Anda juga haru memeriksa apakah magnetic clutch terbakar atau berkarat dan pastikan filter drayer tidak tersumbat.

Solusi dari AC berbau tidak enak, mengeluarkan bunyi berisik dan AC kurang dingin adalah flushing. Flushing adalah penyedotan oli, freon dan kotoran yang menempel di kompressor AC. Setelah flushing selesai, kemudian diisi ulang dengan freon dan oli kompresor yang baru.

  • Tiupan Udara Terlalu Lemah

Ada beberapa jenis mobil yang memiliki filter AC yang berguna untuk menyaring partikel debu agar kabin bersih. Resistor blower berguna untuk mengatur kecepatan blower. Ketika pengaturan blower sudah di posisi HI, tapi hembusan tidak kencang, ada kemungkinan filter AC kotor atau buntu, motor blower lemah dan bisa juga resistor blower bermasalah. Kalau filter AC kotor mungkin masih bisa dibersihkan. Tapi kalau motor blower dan resistor blower bermasalah, maka kemungkinan harus ganti.

Demikian masalah-masalah yang sering terjadi pada AC mobil. Semoga bermanfaat bagi pembaca dan jangan lupa untuk memperhatikan kondisi AC anda dan perhatikan pemakaian pada AC yang benar!