Shell Lubricants Gelar Kompetisi “Think Efficiency 2018”

Berhadiah 150 Juta Rupiah Dengan Kompetisi Ini Shell Mendorong Inovasi Energi di Indonesia

 

Jakarta, Otomotiof1.com – Memperingati Hari Kebangkitan Nasional, Shell Lubricants menjadikan momentum untuk menggelar kompetisi “Think Efficiency 2018” bagi para innovator Indonesia, khususnya mereka yang bergerak di bidang energy dan tribology untuk berkontribusi pada ajang ini.

Hal ini diungkapkan Dian Andyasuri, Director of Lubricants PT Shell Indonesia dalam siaran persnya yang diterima redaksi Otomotif1, Rabu (22/5). “Melalui kompetisi  ini, Shell ingin mendukung kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia,” ujarnya.

Lebih jauh Dian menuturkan, dua bidang utama yang dipilih ini merupakan bidang kompetensi Shell, sehingga kami yakin sinergi dengan para inovator ini akan memberikan dampak yang positif untuk perkembangan teknologi di Indonesia pada masa yang akan datang.

“Kompetisi “Think Efficiency 2018” sendiri terbuka untuk seluruh warga negara Indonesia yang berusia minimal 17 tahun. Peserta dapat berupa individu ataupun kelompok dengan maksimal anggota kelompok terdiri dari 4 orang dan dapat memilih satu dari dua kategori karya, inovasi energi atau inovasi tribologi. Peserta dapat mengirimkan karya tulisnya dan diterima oleh panitia paling lambat sebelum tanggal 30 Juni 2018,” sambungnya lagi.

Sebagai catatan saja, ajang pernghargaan ini menitikberatkan pada aspek originalitas produk, dampak dan keberlanjutan.

“Untuk aspek originalitas, penilaian meliputi: tujuan, ide yang mendasari, dan keunggulan konsep. Sementara untuk aspek produk, penilaiannya meliputi: desain, kerangka berpikir, proses pembuatan, biaya, dan cara kerja. Penilaian pada aspek dampak meliputi dampak terhadap efisiensi dan ekonomi. Terakhir pada aspek keberlanjutan, penilaiannya meliputi: potensi produk bermanfaat dan bersaing dalam jangka panjang, arah dan strategi pengembangan, dan hambatan/faktor utama dalam pengembangan,” jelas Dian.

Shell Lubricants akan memilih 3 finalis untuk masing-masing kategori yang kemudian hasil karya tersebut dipresentasikan secara terbuka pada tahap final untuk memperebutkan total hadiah sebesar 150 juta rupiah.

Bambang Wahyudi, VP Technical PT Shell Indonesia menambahkan, kompetisi ini diharapkan juga dapat meningkatkan pemahaman masyarakat Indonesia mengenai ilmu tribologi, ilmu mengenai gesekan antara dua bidang, yang meliputi studi lebih dalam tentang gesekan, lubrikasi, dan keausan. yang dapat memberikan kontribusi besar terhadap efisiensi  energi sehingga pada akhirnya dapat memperbaiki total cost of ownership perusahaan. Yayasan nirlaba Energy Academy Indonesia (Ecadin) yang merupakan mitra Shell dalam penyelenggaraan kompetisi ini.

Syarif Riyadi Ph.D yang merupakan salah satu co-founder Ecadin juga menambahkan bahwa kompetisi seputar inovasi energi dan tribologi ini diharapkan dapat memotivasi khalayak umum berkewarganegaraan Indonesia untuk terus berkarya mengembangkan produk inovatif dan mengambil peran dalam kemajuan teknologi.

Melalui keahlian Shell di bidang energi dan tribologi, Shell juga berencana untuk melakukan rangkaian kegiatan yang ditujukan untuk berbagai kalangan di beberapa wilayah di Indonesia.

Keseriusan Shell dalam mengembangkan talenta Indonesia diwujudkan dengan diundangnya para ahli energi dan tribologi dari berbagai universitas di Indonesia untuk menjadi pembicara seminar umum sekaligus juri dalam tahap final kompetisi “Think Efficiency 2018” yang rencananya akan diadakan pada tanggal 14 Agustus 2018.

Tidak berhenti sampai disitu, Shell juga memberikan  pembekalan ilmu lebih jauh untuk para juara dari masing-masing kategori melalui rangkaian kunjungan  ke Shell Technology Center di Shanghai, Cina yang rencananya akan dilakukan pada Maret 2019.  Di sana para peserta akan berkesempatan melihat pengembangan teknologi terbaru sekaligus tambahan pengetahuan melalui proses diskusi dengan para ahli teknologi Shell.

Informasi mengenai kompetisi “Think Efficiency 2018” dapat diperoleh dengan mengunjungi www.shell.co.id/thinkefficiency2018

 

You might also like