Penyebab Tarikan Mobil Berat Saat AC Hidup

Kondisi jalanan yang begitu padat menyebabkan fitur Sistem pendingin (AC) di mobil sangatlah penting ketika anda sedang berkendara. Sehingga sangat penting untuk merawat AC mobil secara rutin agar fungsi dan kinerjanya dapat berjalan dengan optimal.

Namun sayangnya penggunaan AC mobil yang sering ditambah lagi dengan penggunaan dan perawatan yang tidak tepat membuat beberapa permasalahan. Seperti kurang dingin, bau yang kurang sedap, dan yang paling parah bisa membuat peforma mesin menjadi menurun ketika dinyalakan.

Umumnya pada saat tarikan awal SC bekerja, memang terasa sedikit menyentak dan membuat mesin tersendat. Hal ini sebenarnya wajar karena mesin mobil yang tadinya bekerja ringan kemudian terbebani dengan kerja dari kompresor AC. Namun selama hentakannya tidak terlalu parah, masalah ini tidak perlu dikhawatirkan. Namun jika sampai AC menyala dan bekerja membuat tenaga mesin menjadi berkurang bahkan hingga terasa drop maka hal ini perlu anda khawatirkan.

Terlebih jika anda harus menginjak pedal gas sangat dalam untuk bisa membuat mesin mengeluarkan tenaganya. Hal ini menunjukkan adnaya ketidakberesan terjadi pada mobil anda. Jika kondisi ini terjadi pada mobil anda, maka tindakan cepat yang perlu anda lakukan adalah mengecek penyebab tarikan mobil berat saat AC hidup.

Berikut ini beberapa faktor-faktor yang dapat memicu kondisi tersebut terjadi pada mobil anda.

  1. Setelan RPM Kurang Tepat

Jika mobil anda belum menggunakan teknologi injeksi ataupun masih menggunakan sistem karburator, maka bisa saja tenaga mesin yang menurun dikarenakan penyetelan RPM yang kurang tepat atau rendah pada kondisi idle. Penyetelan RPM ini akan sangat mempengaruhi putaran dan beban mesin, terutama ketika mobil sedang dalam diam atau tidak digas. Pada mobil injeksi, kondisi ini akan diatur ECU pada mobil tersebut.

Meskipun begitu, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Umumnya, RPM mobil ketika diam dan tidak menyalakan AC adalah sekitar 800 rpm. Namun jika AC dinyalakan, maka idle meningkat menjadi 900-1000 rpm. Untuk mengatasinya, maka tentu saja diperlukan penyetelan RPM yang sesuai dengan mobil anda. Anda bisa membawanya ke bengkel terdekat untuk ditangani langsung oleh teknisi yang ahli.

  1. Kompresor Yang Terlalu Besar

Biasanya hal ini dikarenakan kompresor AC yang digunakan bukanlah asli dari bawaan pabrik ataupun merupakan upgrade dari sebelumnya namun kurang cocok dan sesuai dengan spesifikasi mobil.

Akhirnya membuat kompresor menjadi terlalu membebani kerja mesin mobil. Untuk itu akan lebih baik untuk mengganti kompresor mobil anda dengan komponen yang sesuai yang ditentukan pabrikan mobil.

  1. Sirkulasi AC Kurang Optimal

Sirkulasi AC mobil ini meliputi  kondensor, evaporator, dan saluran AC. Hal ini sangat berpengaruh pada sirkulasi AC mobil. Jika kondsii sirkulasi kotor, bocor, terhambat ataupun kurang lancar maka menyebabkan kerja kompresor menjadi lebih berat. Dan tentu saja hal ini akan menyebabkan kerja mesin menjadi semakin terbeban untuk bisa mengimbangi kerjanya.

Jika terjadi kebocoran pada komponen-komponen tersebut, maka segera lakukan perbaikan dengan membawanya ke bengkel yang khusus menangani sistem pendingin mobil. Jika kondisi komponen sudah rusak, maka segera ganti dengan komponen baru yang sesuai dengan spesifikasi mobil.

  1. Filter Udara  Bermasalah

Filter udara merupakan saluran pertama untuk menyaring udara. Jika kondisinya kotor, maka tentu saja aliran udara yang menuju ke ruang pembakaran menjadi terhambat. Hal ini akan mempengaruhi kerja mesin menjadi terganggu. Untuk itu lah perlu dilakukan penggantian filter udara secara rutin sesuai dengan waktu yang ditentukan.

Namun jika kondisinya masih cukup baik, anda bisa mencoba untuk membersihkan filter udara dari kotoran dan debu yang menempel di dalamnya. Semakin lancar aliran udara di dalanya, maka membuat mesin menjadi meningkat meskipun sedikit.

  1. Oli Yang Lama Tidak Diganti

Oli disadari atau tidak akan sangat mempengaruhi kinerja mesin yang dapat membuat kerja mesin menjadi menurun. Meskipun penurunanya mungkin tidak terlalu banyak. Oli yang terlalu lama bekerja tentu saja memiliki peforma yang menurun. Hal ini menyebabkan komponen di dalam mesin berkurang dan membuat panas di dalam komponen menjadi bertambah. Sehingga akan sangat mempengaruhi kerja dari mesin mobil.

  1. Perawatan Yang Kurang

Penyebab tarikan mobil berat saat ac dihidupkan juga dapat dikarenakan sebagai pemilik, anda kurang begitu memperhatikan kondisi kendaraan anda. Sehingga perawatan mesin mobil kurang yang menyebabkan timbulnya berbagai kerusakan yang terjadi di dalamnya.

Untuk itulah pentingnya melakukan perawatan mobil baru, mulai dari setting pengapian, setting pembakaran, saringan oli, saringan udara, serta pengecekan komponen lain yang mungkin akan mempengaruhi kerja mesin.

Untuk itu selalu pastikan kondisi mobil selalu sehat sehingga tidak bermasalah yang mana dapat mempengaruhi komponen lainnya. Untuk itu lah sangat penting melakukan perawatan rutin demi menghindari resiko-resiko kerusakan yang bisa terjadi.