YROI Jatim, Baru Launching Langsung Bersinar Diajang Yamaha Sunday Race 2018

 

Surabaya, Otomotif1.com – Sebagai wadah para pecinta Yamaha R25 di Jawa Timur, YROI (Yamaha R25 Owners Indonesia) Jatim yang baru resmikan pada 30 Juni 2018, langsung bersinar diajang Yamaha Sunday Race 2018, yang digelar di Sentul, Bogor, Jawa Barat 7-8 juli 2018.

YROI Jatim yang mewadahi 11 chapter di wilayah Propinsi Jawa Timur yaitu, Surabaya, Malang, Mojokerto, Bojonegoro, Jember, Banyuwangi, Tuban, Kediri, Ponorogo, Trenggalek dan Jombang adalah wadah bagi penggemar motor sport untuk beradu kencang di lintasan balap resmi yang selama ini digelar pihak pabrikan Yamaha Motor Manufacturing Indonesia (YMMI).

Sejak tampil pada seri 3 Yamaha Sunday Race (YSR) yang digelar di Sentul, Bogor Jawa Barat pada 7-8 Juli 2018, YROI Jatim yang dimanajeri oleh seorang dokter gigi gila balap, drg Kunto Adibarata langsung mempelihatkan penampilan yang memukau.

Dihadapan wartawan Surabaya, Selasa (17/7) malam, dokter nyentrik ini memaparkan bagaimana perjuangan para punggawa YROI Jatim di ajang YSR 2018.

“Dari total even perdana ini, YROI Jatim menurunkan 7 ridernya di kelas R25 utama, conculation, beginner dan superstock,” ungkap Kunto, yang juga turun di kelas Superstock up 1000 cc Com Beginner.

Sebagai catatan, selain Kunto yang turun di kelas Superstock up 1000 cc com pro, ada enam rider lagi yang turun di ajang YSR 2018, seperti Miftah (R25 comm B utama), Alen (R25 comm B consulation), Rozak, Arifin, Ifan, Anton (R25 comm B Beginner).

Meski belum mendapatkan podium, Kunto mengatakan cukup puas dengan raihan yang dicapai seluruh ridernya.

“Meski belum ada rider kami yang mendapatkan podium, tapi hasil yang diraih sudah sesuai target dari catatan waktu yang dicapai. Seperti, Rozak yang turun dikategori beginner berhasil mencetak waktu 2.02 dari target waktu pemula 2.15. Sementara untuk comm utama dan conculation, hanya tinggal berbenah lagi di sektor mesin,” ungkap Kunto yang ditemui di tempat prakteknya di kawasan Dharmawangsa I/65 Surabaya.

Sementara, Kunto sendiri yang turun di kelas Superstock Junior berhasil mencatatkan waktu 2.15 dan finish pada urutan ke-5, padahal dirinya memulai start dari posisi 9.

“Padahal saat race saya sangat tidak siap, saya pakai ban radial yang pakai sehari-hari dan bukan ban balap. Untuk sampai mencapai finish di urutan ke-5 saja sudah bersyukur, padahal itu tidak maksimal,” imbuh Kunto, sambil tertawa.

Perjalanan sukses YROI Jatim tidaklah akan dapat tercapai tanpa support dari sponsor Delta Lube dan knalpot Phoenix serta beberapa sponsor lain. Dan sepatutnya, YROI Jatim seharusnya mendapat apresiasi dalam menyemarakkan gelaran komunitas R-Series ini.

“Saya atas nama YROI Jatim mengucapkan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Delta Lube, knalpot  Phoenix serta para sponsor lain yang sudah mensuport YRO Jatim selama ini,” ungkapnya.

Untuk evaluasi selanjutnya, Kunto menjelaskan akan membenahi menejemen dan mempersiapkan ridernya lebih baik lagi.

“Dari hasil yang kemarin, karena banyak yang kerja rangkap dan saya kerja sendiri jadi cukup pusing juga, sementara Miftah selain membalap juga merangkap mekanik. Pada race selanjutnya semoga hal tersebut sudah tidak terjadi lagi,” jelasnya.

Namun demikian, apa yang sudah dicapai oleh para rider YROI Jatim sesuatu yang sangat membanggakan. Selain menjadi wadah positif bagi anak-anak muda di Jawa Timur, YROI Jatim juga diharapkan dapat menemukan pembalap muda yang nantinya terjun di ajang balap professional dunia.

“Semoga saja permasalahan di internal kami segera dapat teratasi. Target kami pada putara ke-4 Yamaha Sunday Race 2018, YROI Jatim harus mendapatkan podium,” pungkas Kunto.

You might also like