Terkait Insiden Konvoi Moge di Bypass Krian Sidoarjo, Ini Penjelasan Ketua HDCI Surabaya

 

Surabaya, Otomotif1.com – Viralnya berita tentang aksi arogansi oknum pengendara motor gede (Moge) di daerah By Pass Krian Sidoarjo, Jawa Timur pada Sabtu (28/7/2018) terhadap pengendara mobil Mitsubishi Xpander Faisal Yasir Arifin, ini dia penjelasan Ketua HDCI Surabaya Tonny Wahyudi.

Kejadian yang berlangsung menjelang tengah malam sekitar pukul 23.30 WIB di daerah Krian Sidoarjo, Jawa Timur ini, viral di Sosmed. Aksi main hakim sendiri oleh oknum pengguna Moge terhadap pengendara kendaraan pribadi yang saat itu sedang bersama keluarganya menuju Surabaya, akhirnya mengundang keprihatinan Ketua HDCI Tonny Wahyudi atau yang akrab disapa Bro Yudi untuk mengomentarinya.

Dihadapan para wartawan yang hadir pada acara Safety Riding Course yang digelar HDCI Surabaya di Lanudal Juanda, Jawa Timur pada Minggu (29/7) Bro Yudi yang saat itu tengah didampingi oleh Danlanudal Kolonel Laut Bayu Alisyahbana mengatakan, dirinya akan menindak tegas jika anggotanya melakukan hal-hal demikian.

“Kita tidak menginginkan pengendara-pengendara motor yang liar dan bertingkah arogan di jalan karena sesuai dengan moto kita, No Complain No Accident,” ungkapnya.

Ketika disinggung mengenai aksi arogan oknum pengendara Moge yang belakangan viral di Sosmed, Bro Yudi sendiri langsung mengecam keras aksi tersebut.

“Di Indonesia sendiri semua orang bisa membeli Harley-Davidson, dan membuat kelompok-kelompok kecil dengan atribut dan menggunakan Harley-Davidson. Tapi, kami adalah klub organisasi nirlaba yang resmi di Indonesia, kita selalu mengedepankan No Complain, No Accident,” tegasnya.

Bro Yudi sendiri menjamin, jika hal tersebut dilakukan oleh anggotanya, dirinya tidak segan-segan untuk memecat dari keanggotaan HDCI Surabaya.

“Selama ini apa yang dilakukan HDCI Surabaya dengan mengayomi masyarakat dalam bentuk bakti sosial (Baksos), janganlah dirusak oleh oknum pengendara Moge yang arogan,” imbuh Bro Yudi.

“Dengan digelarnya bakti sosial setiap bulannya, ini menunjukan bahwa HDCI Surabaya jauh dari sifat arogan, kita ingin dekat dengan masyarakat. Dan jika hal tersebut terjadi pada anggotanya, maka saya tidak segan-segan untuk menindak tegas oknum tersebut. Dan perlu ditegaskan, bahwa kejadian tersebut bukan dilakukan oleh anggota HDCI Surabaya,” tegasnya.

Dari hasil investigasi pengurus di lapangan sendiri memang membuktikan, bahwa pelakunya bukan member HDCI Surabaya, karena selama ini HDCI Surabaya tidak melakukan touring tengah malam.

 

You might also like