Akhiri Musim Balap, Bodisa Road Race 2018 Sukses Digelar di Sirkuit NP Kodiklat TNI Tangsel

“Selain mesin motor yang tangguh, Velg RCB buktikan ketangguhannya di akhir musim balap Bodisa Road Race 2018”

Tangsel, Otomotif1.com – Beberapa hari lalu, Bodisa Event Organizer, menggelar kejuraan road race di sirkuit non permanen yang berlokasi di NP Kodiklat TNI Tangerang Selatan (Tangsel). Hebatnya, pada even penutupan tahun ini, tenyata jumlah starter yang turun dilaga pamungkas terbilang cukup banyak.

Didominasi pembalap-pembalap muda berbakat, yang diusung oleh tim-tim balap yang sudah cukup ternama di dunia balap road race. Sebut saja Tim GRM19 asal Jonggol, Jawa Barat, yang kali ini menorehkan prestasi cukup gemilang dengan pebalap mudanya yang terlihat memiliki skill  berbakat.

Siapa lagi kalau bukan Damar Abi Bolang, asal Tangerang-Banten yang turun dikelas Bebek 4T 125 cc TU Pemula yang memacu kuda besinya Yamaha Jupiter Z keluaran tahun 2017.

Skill pembalap dari Tim GRM19 ternyata dibarengi performa engine mumpuni dari kuda besi yang di’oprek’ oleh mekanik andalannya, yang akrab di sapa Gogon.

Berbicara tentang kelas Bebek 4T 125cc TU Pemula, umumnya menggunakan spesifikasi MP4. Tapi di event BODISA kali ini, kelas Bebek 4T 125 cc TU Pemula menggunakan motor dengan spesifikasi MP2 hanya saja pembalapnya harus pemula.

Namun karena miss komunikasi, Gogon menurunkan motor MP4. Meski saat pertarungan kemarin banyak lawanya yang menggunakan motor MP2 yang biasa digass oleh pembalap seeded.

Crew support RCB dan Penyelenggar Peduli Pebalap Muda.

 

“Saya kemarin tidak tahu, karena biasanya kalau Bebek 4T pemula ya harusnya motor MP4. Kemudian untuk starternya sendiri saya pilih Bolang, meski beda spesikfikasi engine dari lawan-lawanya tapi Alhamdulillah tetap podium 1,” ungkap Gogon dengan bangga.

Velg RCB Buktikan Ketangguhannya

Gogon memang terbilang jago dalam hal mengutak-atik mesin, diantara spesifikasi mesin yang ia mau buka.

Untuk urusan karbu sendiri Gogon sudah sangat fanatik dengan produk Uma Racing type PWK 24. Kemudian untuk piston memakai FJN 55.25, klep 26/23, sedang untuk rasion kompresinya 12,2;3. Untuk CDI dipercayakan pada Rektor Pro Drag.

Meski sudah ditunjang oleh performa mesin yang mumpungi, tapi jangan salah, piranti lain juga harus diperhitungkan oleh Gogon. Terutama untuk setting kaki-kaki, Gogon memilih velgnya pake RCB. Karena selama ini para tim balap sudah tahu akan kualitas dan tingkat keringanan bahan materialnya.

“Selain bahanya materialnya ringan, kwalitasnya juga sangat mendukung. Rata-rata untuk kaki-kaki motor garapan saya sudah menggunakan velg RCB. Dan sekarang terbuktikan, geberan motor Bolang larinya tak terkalahkan,”kelakar Gogon yang sangat puas mengikuti kejuaraan kali ini. Karena dari sekian banyak kelas yang dilombakan, rata motor-motor bikinannya mampu merebut panggung podium.

UPDATE TERBARU

Related news

- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here