Alberto Puig Berbicara Tentang Marc Marquez Usai GP Assen

 

Surabaya, Otomotif1.com – Alberto Puig adalah sosok sentral dari kesuksesan Marc Marques diajang MotoGP Assen usai di tinggalkan Livio Suppo. Lewat tangan dinginnya, Alberto Puig banyak berperan penting menemukan dan mengasah sejumlah pembalap hingga menjadi bintang MotoGP. Setidaknya, ada tiga nama beken yang sangat dikenal di dunia gemerlap ini, yaitu Casey Stoner, Dani Pedrosa dan Toni Elias.

Menurut Alberto Puig, kejuaraan Dunia MotoGP akan mencapai titik pertengahan musim depan, setelah delapan Grand Prix yang dijalani dan Marc Márquez memimpin klasemen sampai saat ini.

Dia memperpanjang keunggulannya pada Minggu lalu dengan kemenangan keempatnya tahun ini, dalam perlombaan menarik di mana Juara Dunia yang berkuasa mengambil keuntungan dari pekerjaan yang dilakukan selama latihan dengan timnya untuk membuka celah kecil pada putaran terakhir.

“Ini adalah balapan yang sulit dan sangat rumit, di mana sulit untuk melarikan diri dari kelompok besar di depan. Tapi Marc memainkan kartunya dengan baik.  Dia memilih ban yang benar, menunggu dan kemudian dia menggunakan semua potensinya. Dia bisa menunjukkan apa yang kami lihat sepanjang akhir pekan ini – keuntungannya dua atau tiga persepuluh per lap,” ungkap Alberto Puig,ketika membuka strategi Marc pada balapan di Assen.

Disini Puig juga menyinggung bagaimana nasib Dani Pedrosa pada MotoGP Sachsenring, Jerman yangakan digelar beberapa waktu ke depan.

“Hal yang positif adalah bahwa Marc memenangkan perlombaan dan kami meningkatkan kesenjangan di Kejuaraan Dunia Penunggang dan Kejuaraan Dunia Konstruktor. Yang negatif adalah akhir pekan Dani. Dia tidak pernah merasa nyaman karena lagu ini hampir selalu sangat sulit baginya dan dia tidak dapat memulihkan waktu yang hilang selama latihan. Saya berharap dia dapat kembali berlomba di depan dalam dua minggu di Sachsenring di Jerman, yang merupakan jalur yang dia sukai,” ungkapnya lagi.

Sebagai mantan pembalap Grand Prix, jadi Puig tahu apa yang sebenarnya terjadi di Assen. Puig adalah mantan pebalap Grand Prix, yang menikmati tahun terbaiknya pada 1994. Saat itu, dia menempati posisi kelima pada kelas 500cc. Pria asal Spanyol tersebut terpaksa pensiun dari lintasan, tepatnya pada usia 30 tahun, karena cedera

“Hari ini bukan lomba cepat dalam hal kecepatan, tapi itu balapan yang sangat bagus, yang cukup berat bagi saraf kita, Assen luar biasa, seperti biasa. Suasananya sangat bagus, dengan 150.000 orang menikmati pertunjukan yang bagus dan cuaca yang indah sepanjang akhir pekan,” tutup Puig.

UPDATE TERBARU

Related news

- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here