ARRC 2018 Suzuka : Misi Sukses Dua Pembalap Yamaha Indonesia Kibarkan Merah Putih di Sirkuit Suzuka, Jepang

 

Suzuka Jepang, Otomotif1.com – Janji rider Yamaha Racing Indonesia (YRI), Wahyu Aji Trillaksana untuk mengibarkarkan merah putih akhirnya terbayar, dengan meraih podium kedua di kelas Underbone 150 (UB150), ajang Asia Road Racing Championship 2018 (ARRC 2018) yang berlangsung di Sirkuit Suzuka, Jepang, Minggu (3/6).

Raihan yang telah dicapai Wahyu Aji bukan didapat dengan mudah begitu saja, melainkan hasil kerja keras dirinya dan team Yamaha Racing Indonesia, setelah finis di posisi ke-4 pada race pertama yang digelar Sabtu (2/6), kemudian dilanjutkan Wahyu Aji berhasil menembus podium ke-2 pada race kedua yang digelar Minggu (3/6), akhirnya, Wahyu Aji berhak menduduki posisi runner up di kelas UB150.

Wahyu Aji merasa puas dengan kondisi motor yang digunakannya. Dari hasil ini menyimpulkan, performa mesin Yamaha MX King 150 yang manjadi tunggangan Wahyu Aji terbukti sangat prima.

“Saya sangat senang hari ini. Tim saya bekerja keras untuk balapan Minggu ini. Setelah banyak masalah teknis, hari ini kita kembali kuat. Alhamdulillah, saya berada disini untuk prestasi podium kedua. Terimakasih Yamaha, mekanik dan semua sponsor yang sudah support saya,“ terangnya.

Tampil Lebih Baik M Faerozi Finish 10 Besar (AP250), ARRC 2018 Suzuka Race 2

 

Dari hasil race yang ini maka perbedaan poin menjadi sangat tipis antar rider pertama dan kedua. Saat ini Wahyu Aji berada di urutan ke-3 klasemen sementara UB150. Kelas UB150 pun semakin special, karena podium juara UB150 pada race ke-2 direbut pembalap dari tim satelit Yamaha Yamalube SND Factory, Gupita Kresna. Alhasil, lagu Indonesia Raya pun berkemundang di Sirkuit Suzuka, Jepang. Sebagau catatan, pada race sebelumnya Gupita sukses merebut podium ke-3.

“Motor saya sangat mendukung. Namun pada pertengahan lap, saya memilih bermain aman dahulu. Safety untuk mesin. Baru di lap akhir, saya push dan berhasil masuk duluan di tikungan terakhir chicane,” ujar Gupita Kresna yang ada di peringkat ke-5 dalam klasemen sementara UB150.

Sementara di kelas AP250, potensi pembalap muda asal Jawa Timur, M Faerozi membuktikan kemampuannya untuk menembus 10 besar di race pertama. Meski pada race pertama dirinya finis di posisi ke-13, talenta pembalap yang baru genap berusia 16 tahun ini semakin mempertajam best-timenya menjadi 2 menit 29,526 detik. Lebih baik dibanding race pertama yang mengukir 2 menit 30,848 detik. So, dipertajam signifikan hingga 1,3 detik.

“Mulai start, saya bisa bergabung dengan rombongan depan. Saya mencoba untuk menjaga ritme agar bisa fight pada rombongan. Saya bersyukur dapat finish 10 besar. Banyak pengalaman yang saya dapatkan di sirkuit ini agar menjadi modal untuk race selanjutnya,“ terang M Faerozi.

Sementara nasib kurang baik dialami oleh Richard Taroreh yang mengalami kecelakaan pada lap-5, hingga akhirnya tidak dapat melanjutkan balapan race-2 AP250.

“Saya berusaha maksimal untuk tetap bisa ke depan. Pada lap ke 5, tepatnya tikungan S terakhir, Hafiz yang berada di depan saya out. Saya mencoba masuk lebih dulu. Namun Hafiz memaksa masuk lagi hingga roda depan saya tersenggol dengan roda belakang Hafiz dan saya terjatuh hingga tidak bisa menyelesaikan perlombaan. Ini pengalaman petama untuk saya dengan karakter sirkuit yang cukup mengasah skill.  Semoga di seri India nanti bisa meraih hasil yang lebih baik,“ tukas Richard Taroreh.

Adapun seri ke-4 ARRC 2018 akan diselenggarakan di Sirkuit Madras, India pada 3-5 Agustus mendatang.

 

UPDATE TERBARU

Related news

- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here