Bangkit di Tahun 2021, Isuzu Astra Surabaya Ubah Strategi Pemasaran dan Fokus Pada ELF

Otomotif1.com – Ditutupnya produksi kendaraan penumpang Isuzu Panther yang sudah selama 29 tahun wara-wiri di pasar otomotif nasional, otomatis hanya Isuzu MU-X yang menjadi satu-satunya fokus PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) di segmen kendaraan penumpang, selebihnya adalah kendaraan komersial.

Masa pandemi yang hingga saat ini belum berakhir, meman sempat memukul pasar kendaraan komersial meski keruntuhan pasar kendaraan komersial tidak sedalam yang dialami oleh kendaraan penumpang. Tapi perlu dicatat, sektor pariwisata yang babak belur akibat pandemio Covid-19, membuat penjualan mikro bus Isuzu Elf terdampak.

Harapan kembali bersinar meski saat ini perubahan kebiasaan transaksi offline berubah ke online, hal ini juga yan ternyata membuat industri logistik dan kurir terdorong tumbuh secara signifikan. Menurut Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, pada kuartal III 2020, bisnis tranportasi dan pergudangan tumbuh sebesar 24,28 %. Hal ini tentu saja berita bagus bagi Isuzu yang saat ini lebih fokus kepada penjualan kendaraan komersial.

Di sisi lain, data Kementerian Keuangan menyebutkan, segmen logistik di tahun 2020 relatif stabil. Transaksi pembelian lewat e-commerce naik 18,1% menjadi 98,3 juta transaksi dengan nilai transaksi naik 9,9% menjadi Rp 20,7 triliun.

Kondisi itu mendorong Isuzu sebagai salah satu produsen kendaraan komersial di Indonesia untuk lebih proaktif dalam memberi pelayanan purna jual, sehingga kegiatan bisnis pelanggan korporasi khususnya di bidang logistik dan kurir tetap terus berjalan. Malah, pihak Isuzu aktif melakukan jemput bola dalam memberi layanan service di tempat customer. Lewat cara ini, diharapkan kinerja customer tetap terjaga dan lebih efesien.

Berdasarkan data Gaikindo, realisasi penjualan otomotif pada tahun 2020 tercatat sebesar 578.306 unit dari target 600.000 unit. Jumlah tersebut turun 44,6% dibanding tahun 2019. Khusus segmen komersial untuk penjualan retail pada tahun 2020 lalu terjadi penurunan sebesar 37,8%.

Kendati demikian, Isuzu mencatat penurunan lebih kecil dari yang dibukukan sektor komersial yakni 29,5%. Bahkan, untuk produk Isuzu Traga malah mencatat kenaikan pangsa pasar dari 15,8% atau 6.151 unit di tahun 2019 menjadi 30,8% di tahun 2020 atau mengalami pertumbuhan year to date sebesar 8,3%.

Pasar Isuzu di Surabaya

Bicara tentang pasar kendaraan komersial di Jawa Timur memang bukan pasar yang kecil bagi IAMI. Meski menempati posisi kedua perolehan penjualan kendaraan komersial di Kota Surabaya Raya (Sidoarjo, Gresik dan Surabaya) tidak bisa dikatakan kecil, tapi memiliki pasar yang besar, karena memang di sinilah daerah industri dan pergudangan di Jawa Timur berpusat. Dan tentunya ini menjadi target market yang potensial bagi Isuzu, khususnya ELF.

Tentunya bukanlah hal mustahil jika Isuzu memiliki kesempatan yang cukup besar untuk bisa bersaing di posisi papan atas kendaraan komersial di Jawa Timur. Apalagi, Isuzu terbilang agresif dalam melancarkan segala ubahan dan perubahan bukan hanya facelift tapi juga teknologi mesin yang benamkan diberagam produknya.

Morin Tandra Kepala Cabang PT Astra Isuzu International Tbk – Isuzu Sales Operation Margomulyo Surabaya Barat.

Bicara mengenai ELF maka kita bicara kendaraan komersial 4 roda dan 6 roda. Untuk Isuzu sendiri memegang market share di kelas ELF (medium komersial/light truck) untuk pasar Surabaya sebesar 21,8%.

Saat ini berada posisi pasar otomotif di segmen medium komersial masih dipegang Mitsubishi 49,3% dan nomor duanya di Hino 26,9%.

Hal inilah yang membuat Isuzu optimis dengan merubah sedikit gaya pemasarannya yang tadinya rutin melakukan kanvasing, karena adanya pandemi Covid-19.

“Kami disini sebenarnya tetap berpatokan pada segmen bisnis yang hidup, karena gaya prospekting rekan-rekan marketing memang berubah total, yang tadinya rutin melakukan kanvasing, sekarang mereka beralih ke online sebagai salah satu cara, namun lebih dari itu gaya prospek pemasaran rekan-rekan saat ini lebih banyak berbasis data base manajemen, yang kami olah untuk melakukan pendekatan kepada konsumen lama kami,” jelasnya.

“Dari sistem lama yang sedikit kami tinggalkan, kemudian beralih kepada sistem pemasaran berdasarkan data base manajemen, hasilnya cukup lumayan, untuk Januari-Februari 2021 dibandingkan dengan tahun lalu growth nya tumbuh sekitar 10%,” imbuhnya.

Fokus di Segmen ELF

Disinggung mengenai pasar komersial di tahun 2021, Morin Tandra mengatakan untuk tahun 2021 Astra Isuzu Margo sendiri fokus pada ELF.

Isuzu Elf sangat familiar di Indonesia. Baik di kota maupun desa, mobil ini sangat dekat dengan masyarakat di Indonesia. Bagaimana tidak, kendaraan tersebut biasa digunakan untuk angkutan di pedesaan dan travel antarkota.

Di Indonesia, mobil ini pilihan dipilih para pengusaha angkutan karena dikenal hemat bahan bakar, sehingga bisa menekan biaya operasional.

Diluncurkan pertama kali pada tahun 1995, Isuzi Elf atau disebut juga Isuzu N-Series terdiri dari dua jenis yakni light truck dan microbus yang diproduksi untuk kepentingan komersial.

“Setelah Traga, kami saat ini tengah fokus mengembangkan pasar ELF di Surabaya Raya, meski kami tahu itu tidak mudah karena ada kompetisi yang juga pastinya diikuti oleh kompetitor. Tapi kami yakin dengan teknologi yang kami bawa kepada konsumen, kami bisa bersaing. Karena Isuzu khususnya di kendaraan komersial 4 roda memang masih unggul dari sisi power dan konsumsi bahan bakar. Meski kapasitas mesin kami tidak besar, tapi horse power kami di 4 roda sangat besar. Ini kan yang menjadi pembeda dan keyakinan kami, bisa bersaing dengan kompetitor yang ada saat ini,” jelasnya.

Di Indonesia sendiri kurang lebih ada 8 tipe yang ditawarkan. Mesin yang digunakan mulai dari 2.771cc hingga 4.570cc. Dari ke-8 model bagian kaki-kaki hampir tak ada perbedaaan. Sama-sama menggunakan velg 16×7.00 dan ban depan belakang single 225/75/R16.

Sebagai mobil yang memiliki daya tampung penumpang cukup banyak tentunya mobil ini dilengkapi dengan sistem kenyamanan yang ektra. Tujuannya agar setiap penumpangnya merasa nyaman dalam mengendarai mobil jenis ini, terlebih saat menempuh perjalan yang jauh.

Ketika melakukan perjalanan memakan waktu yang cukup lama mestinya kita menginginkan kenyamanan berkendara yang bagus dan baik. Hal tersbut membuat pihak Isuzu menyemartkan beberapa jenis suspensi yang tangguh serta mampu memberikan tingkat kenyamanan berkendara yang baik dan berkelas layaknya mobil-mobil mewah.

Guna menundang kenyamanan, suspensinya mobil Elf ini pakai Semi eliptical, laminated leaf spring dengan shock absorber berdaya ganda untuk bagian depan maupun belakang. Untuk sistem pengereman menggunakan Hydraulic (service brake), serta Mekanisme expanding di transmisi belakang untuk parking brake.

Untuk struktur sasis pada mobil ini memang terbilang cukup kuat dan kokoh, disamping itu karakter cassis pada mobil-mobil jenis ini dibuat terpisah dengan body mobil. Dalam arti lain cassis dan body dapat dipisahkan bila sewaktu-waktu anda ingin menganti body mobil ini dengan body yang lebih fress dan memiliki desain yang lebih modern.

Spesifikasi Isuzu ELF

Isuzu Elf NLR 55 B

Dimensi: 4.870mm (panjang), 1.835mm (lebar), 2.170mm (tinggi), 2.490mm (jarak sumbu roda)

Mesin: 2.771cc, 4JB1-TC

Performa: 100 ps/3.400 rpm (tenaga), 22.5 kgm/3.200 rpm (torsi)

Velg: 16×7.00

Ban: Single, 225/75/R16 (depan/belakang)

Suspensi: Semi eliptical, laminated leaf spring dengan shock absorber berdaya ganda (depan/belakang)

Rem: Hydraulic, saluran ganda dengan vacuum booster (service brake), Mekanisme expanding di transmisi belakang (parking brake)

Isuzu Elf NLR 55 BX

 Dimensi: 4.870mm (panjang), 1.835mm (lebar), 2.170mm (tinggi), 2.490mm (jarak sumbu roda)

Mesin: 2.771cc, 4JB1-TC

Performa: 100 ps/3.400 rpm (tenaga), 22.5 kgm/3.200 rpm (torsi)

Isi Tangki: 75 liter

Velg: 16×7.00

Ban: Single, 225/75/R16 (depan/belakang)

Suspensi: Semi eliptical, laminated leaf spring dengan shock absorber berdaya ganda (depan/belakang)

Rem: Hydraulic, saluran ganda dengan vacuum booster (service brake), Mekanisme expanding di transmisi belakang (parking brake)

Isuzu Elf NLR 55 BLX

Dimensi: 6.170mm (panjang), 1.835mm (lebar), 2.170mm (tinggi), 3.360mm (jarak sumbu roda)

Mesin: 2.771cc, 4JB1-TC

Performa: 100 ps/3.400 rpm (tenaga), 22.5 kgm/3.200 rpm (torsi)

Isi Tangki: 100 liter

Velg: 16×7.00

Ban: Single, 225/75/R16 (depan/belakang)

Suspensi: Semi eliptical, laminated leaf spring dengan shock absorber berdaya ganda (depan/belakang)

Rem: Hydraulic, saluran ganda dengan vacuum booster (service brake), Mekanisme expanding di transmisi belakang (parking brake)

Isuzu Elf NLR 71 BL

Dimensi: 6.170mm (panjang), 1.835mm (lebar), 2.170mm (tinggi), 3.360mm (jarak sumbu roda)

Mesin: 4.570cc, 4HG1-T

Performa: 125 ps/2.900 rpm (tenaga), 35 kgm/1.200-2.200 rpm (torsi)

Isi Tangki: 100 liter

Velg: 16×7.00

Ban: Single, 225/75/R16 (depan/belakang)

Suspensi: Semi eliptical, laminated leaf spring dengan shock absorber berdaya ganda (depan/belakang)

Rem: Hydraulic, saluran ganda dengan vacuum booster (service brake), Mekanisme expanding di transmisi belakang (parking brake)

 

 

UPDATE TERBARU

Related news

- Advertisement -