Beginikah Tampang Radikal Generasi Kedua Nissan Juke

London, Otomotif1.com – Berita tentang kehadiran generasi baru dari Nissan Juke sudah beredar sejak 2015, tepatnya ketika Nissan memperkenalkan untuk pertama kali konsep dari generasi terbaru crossover ini lewat konsep Nissan Gripz yang dipamerkan pada ajang Frankfurt Auto Show 2015 silam, meski pada akhirnya semua itu harus berakhir dengan ketidakjelasan.

Akibatnya, pesimistif pun timbul di kalangan media Barat yang seolah-olah menganggap Juke sudah tidak memiliki masa depan lagi. Sementara di Eropa sendiri, masih menganggap jika Juke masih ada. Bahkan menurut media di Eropa generasi terbaru dari Nissan Juke akan segera meluncur dan bentuknya jauh dari generasi terakhir yang pernah diperkenalkan sebelumnya.

Model lain dari rendering Nissan Juke 2018

 

Saat ini Design Europe kota London tengah mendesain ulang dari Nissan Juke dan mobil bertipikal crossover ini akan siap untuk kembali memulai debutnya diajang motor show dalam beberapa bulan kedepan, dan mobil ini baru masuk tahap produksi pada tahun 2019.

Harus diakui jika Nissan Juke menciptakan segmen pasar baru yang paling cepat berkembang di beberapa wilayah dan pasar saat ini. Desainnya yang radikal dianggap sebagai polarisasi, tetapi telah memaksa pesaing Nissan untuk berpikir di luar kebiasaan. Hasilnya, bagaimana Toyota akhirnya menelurkan model Toyota C-HR dan kemudian pabrikan Korea menggelontorkan Hyundai Kona.

Rendering Juke dalam tampilan aliansi Renault-Nissan-Mitsubishi, dengan menggunakan platform V.

 

Dan kehadiran generasi kedua Nissan Juke, bisa jadi  akan kembali menimbulkan proses pemikiran yang sama pada beberapa APM di dunia tentang design sebuah kendaraan yang memiliki bentuk tidak hanya unik, brutal tapi juga elegan.

Dilansir dari Autocar, Alfonso Albaisa, Senior VP (Global Design) Nissan, mengatakan tentang design Nissan Juke generasi berikutnya ini. Dia mengatakan, model yang dirancang ulang tidak terlihat terlalu banyak seperti yang terakhir (model gen pertama).

“Model Nissan Juke generasi berikutnya ini tidak terlihat seperti IMX atau Leaf baru. Model all-new ini diharapkan menampilkan desain yang terinspirasi oleh Nissan Gripz Concept, ” ungkapnya.

Sementara itu, publikasi Inggris sendiri mengatakan bahwa Nissan Juke baru kemungkinan akan naik pada V-platform. Bisa jadi generasi terbaru Nissan Juke akan diproduksi dengan menggembangkan versi aliansi Renault-Nissan-Mitsubishi, dengan menggunakan platform V, yaitu platform yang digunakan pada Renault Clio dan Nissan Micra generasi kelima.

Wajar jika Eropa menjadi kiblat bagi Nissan Juke karena pasar Nissan Juke di Eropa memang cukup menggiurkan. Penjualan Juke terus tumbuh hingga 10 kali lipat antara 2010 hingga 2016. Dan diperkirakan pada tahun 2022 akan naik dua kali lipat dari pada penjualan 2016, sekitar 1,13 juta unit.

Jadi akan seperti rupa Nissan Juke generasi kedua nantinya, baiknya kita tunggu saja semoga 2019 Nissan Juke generasi kedua benar-benar meluncur.

UPDATE TERBARU

Related news

- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here