Sekring Pada Mobil: Fungsi dan Cara Kerjanya

Sekring pada mobil atau yang lebih akrab disapa “ fuse “ ini merupakan komponen yang tergolong sangat penting keberadaanya dalam kendaraan kita. Sekring ( fuse ) ini pada dasarnya terdiri dari sebuah kawat halus pendek dan akan meleleh serta terputus jika dialiri oleh arus listrik yang berlebihan. Dengan kata lain, akan terjadi hubungan arus pendek ( short circuit ) dalam sebuah perakatan listrik atau elektronika.

Dengan putusnya sekring ( fuse ) tersebut, maka arus listrik yang berlebihan tersebut tidak akan bisa masuk kedalam rangkaian elektronika sehingga tidaka akan merusak komponen – komponen yang terdapat dalam rangakian elektronika yang bersangkutan.

Fungsi Sekring (Fuse)

Sekring atau fuse berfungsi untuk melindungi peralatan listrik dan peralatan elektronika dari kerusakan akibat arus yang berlebihan. Sekring atau fuse ini sering juga disebut dengan pengaman listrik. Oleh karena itulah keberadaan komponen yang satu ini cukup dipertimbangkan dalam sebuah komponen elektronika. Berikut ini adalah beberapa fungsi dari sekring ( fuse )

  • Sebagai komponen yang berfungsi untuk memutuskan hubungan ketika terjadi hubungan singkat atau dapat disebabkan oleh kelebihan arus yang mengalir atau beban lainnya sehingga arus listrik tidak akan mengalir
  • Sebagai komponen yang berperan penting untuk menjaga komponen listrik yang terdapat dalam sebuah rangkaian listrik.
  • Sebagai komponen yang berfungsi sebagai pengaman kelistrikan.
  • Sebagai komponen yang berfungsi untuk mencegak kebakaran, karena memang dengan adanya sekring atau fuse ini semua komponen kelistrikan yang ada akan aman.

Cara Kerja Sekring (Fuse)

Berikut ini adalah cara kerja sekring, antara lain :

Pada umumnya sekring ( fuse ) digunakan untuk melindungi perangkat kelistrikan pada kendaraan mobil bermotor. Sistem kendaraan bermotor biasanya dibuat dengan tegangan listrik 6 Volt, 12 Volt dan 24 Volt. Adapun tegangan 6 Volt biasanya terdapat pada mobil – mobil tua.

Sedangkan yang berukuran 12 Volt merupakan tegangan yang pada umumnya digunakan di mobil – mobil yang sekarang sering kita gunakan, sedangkan yang berukuran 24 Volt digunakan pada mobil niaga yang memang memiliki ukuran yang besar.

Pada umumnya sekring dikelompokkan pada beberapa rangkaian, ada yang dipasang atau yang dikhususkan untuk arus utama yang keluar dari baterai, rangkaian lampu – lampu, rangakian sistem pengapian, rangkaian utilities seperti radio, dan berbagai rangkaian yang lainnya.

Karena sekring atau fuse tersebut sudah dipasang pada area yang memang membutuhkan pengaman listrik, maka apabila terjadi muatan listrik yang berlebihan atau terjadiya hubungan arus pendek yang diakibatkan oleh berbagai faktor dari sistem kelistrikan yang ada.

Sekring atau fuse ini memiliki cara kerja dengan menghambat atau mengamankan komponen listrik yang ada pada sebuah rangakian listrik tersebut dengan tidak meneruskan penghantaran arus listrik ke komponen tersebut, karena diperhitungkan muatan listriknya tidak seperti seharunsya atau tidak sesuai dengan standarnya.

Sekring atau fuse ini bisa mendeteksi sistem arus listrik yang muatannya bermasalah atau tidak, oleh karena itulah sekring atau fuse ini tahu kapan ia harus bekerja. Misalnya pada saat lajur kabel stop yang menuju ke belakang berlangsung korslet dengan bodi, maka pada akhirnya arus listrik ketika rem mobil diinjak, akan naik dengan tiba – tiba sampai melebihi 10 ampere, maka pada saat tersebutlah si pengaman listrik ini akan bekerja untuk memutuskan arus sehingga kabel tidak akan terbakar.

Ada beberapa kode warna sekring yang perlu sobat semua ketahui, antara lain :

  • Warna coklat , 7.5 ampere
  • Warna merah, 10 ampere
  • Warna biru, 15 ampere
  • Warna kuning, 20 ampere
  • Warna putih, 25 ampere
  • Warna hijau 30 ampere

UPDATE TERBARU

Related news

Tips, Riding Off-Road Bersama Yamaha WR 155 R

Otomotif1.com - Yamaha WR 155 R menjadi pilihan yang pas untuk menemani pecinta adventure Tanah Air. Agar pengalaman berkendara bersama WR 155 R lebih menyenangkan...

Mitsubishi Berbagi Tips, Pengecekan dan Perawatan Ban Mobil untuk Kondisi Optimal

Otomotif1.com – Ban mobil mungkin menjadi salah satu komponen yang sering luput dari pengecekan pengguna. Padahal komponen ini memiliki peran vital pada perjalanan dan...

Mobil Lama Terpakir, Begini Tips Mengganti Oli Mobil untuk Siap Hadapi New Normal Adventure

Otomotif1.com - Memasuki fase transisi di era kehidupan baru dibutuhkan berbagai persiapan baik kesehatan diri sendiri maun kondisi kendaraan yang harus tetap prima untuk...

Ini Dia Penyebab Air Bisa Masuk ke Dalam Lampu Besar Mobil

Otomotif1.com - Sebagai salah fitur penting bagi kendaraan, lampu ibarat mata yang memberikan rasa aman dan nyaman ketika berkendara di malam hari, sehingga lampu menjadi...
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here