Gelar Aktivitas ‘Ride & Review’, Yamaha Bali Ajak Blogger Sambangi Produsen Kopi Legendaris di Pulau Dewata

Otomotif1.com – Aroma harum hasil roasting kopi begitu terasa saat memasuki gedung produksi. Beberapa mesin roasting berukuran raksasa berdiri dengan gagah. Pabrik kopi milik Bhineka Djaya yang terletak di Jl. Pulau Moyo, Denpasar Bali ini memang tidak menonjol karena terletak di pinggir kota.

Kali ini Yamaha Ride & Review bersama Balimotoblog mengunjungi produsen kopi legendaris tersebut.

Berawal di tahun 1935 keluarga Tjahyadi memulai bisnis kopi mereka dengan membeli biji kopi dari petani, mengolah dan menjualnya di “Bian Ek” di Jalan Gajah Mada, Denpasar. Gerai kopi tersebut kemudian dinamai kembali menjadi “Bhineka Djaya”.

Seiring perkembangan jaman sistem proses kopi juga ditingkatkan. Dengan bantuan mesin modern yang bisa membersihkan biji kopi dari debu, kulit ari dan kerikil, kopi Bhineka Jaya bisa menghasilkan produk dengan standar kualitas tinggi. Saat ini bisnis kopi telah diserahkan kepada generasi ketiga yaitu Wirawan Tjahjadi.

Di tangan Wirawan, Bhineka Djaya meluaskan jangkauan ekspor dan menghasilkan ratusan varian minuman kopi baru.

Produk kopi luwak premiumnya dengan ukuran 100gr bisa laku 150$ (US dollar). Inovasi produk turunan kopi Bhineka Djaya juga tidak terbatas hanya minuman tapi sampai sirup, parfum sampai lukisan kanvas.

Beruntung pada tanggal 18 Januari 2021, Yamaha Ride & Review bersama Balimotoblog diberikan kesempatan untuk mengunjungi pabrik Bhineka Djaya. Mengendarai produk terbaru Yamaha GEAR 125 rombongan berangkat dari Yamaha FSS Bali yang terletak di Jl Diponegoro Denpasar.

Balimotoblog yang terdiri dari Motoblast, 3835Info, EPPB Channel, BlogDuaTak, H4Rider, Balibaliku Otomotif termasuk Ayuung & ASMRider tampak antusias karena menjadi pengalaman pertama melihat langsung proses produksi kopi.

Selama di pabrik kopi Bhineka Djaya, rombongan didampingi langsung oleh Wirawan Tjahyadi. Puas mengunjungi pabrik rombongan kemudian menikmati kopi di kedai Bhineka Muda yang terletak di Jl. Merdeka No 4, Renon, Denpasar.

Peserta dari Balimotoblog turut menceritakan pengalamannya mengikuti Yamaha Ride & Review kali ini. Salah satunya Joko Hariyanto dari Motoblast. Dia mengatakan, belum pernah mengunjungi pabrik kopi dan hari ini dirinya mendapat tambahan wawasan mengenai kopi setelah mendengat penjelasan panjang lebar mulai proses sampai jenis jenis kopi.

“Biker biasanya cari inpirasi dengan kopi. Kebersamaan biker juga muncul saat kita ngopi bareng. Jadi antara kopi dan biker ini sudah jadi chemistry. Jadi kegiatan hari ini pas banget sama anak motor,” ungkap Joko.

Yamaha GEAR 125 ini merupakan matic multiguna yang bisa dipakai mulai dari antar sekolah, pergi bekerja sampai membawa barang. Karena itu GEAR 125 dilengkapi dengan gantungan ganda (double hook), port charger hand phone dan di bagian bodi samping yang rawan lecet dilindungi bahan plastik bertekstur.

Harga di area Bali untuk GEAR 125 standar adalah Rp 17.290.000,- dan untuk versi S nya ditawarkan dengan harga Rp 17.890.000,-. Seluruhnya merupakan harag OTR Bali.***

 

UPDATE TERBARU

Related news

- Advertisement -