Gunakan Livery Motor Bercorak Batik, Pertamina Mandalika SAG Team Resmi Diluncurkan

Otomotif1.com l – Pertamina Mandalika SAG Team akhirnya resmi mengumumkan tunggangannya yang akan turun diajang balap motor dikelas Moto2 setelah sebelumnya sempat mengalami penundaan untuk menghormati kepergian Fausto Gressini yang meninggal dunia pada Selasa, (23/02/2021) waktu setempat akibat covid-19.

Peluncuran tim balap yang akan membawa nama Indonesia ini, dilakukan secara virtual pada hari Rabu sore, (24/02) melalui channel Youtube Mandalika Racing SAG Team.

Dalam acara peluncuran tersebut, tampak kedua pembalap Pertamina Mandalika SAG Team, yakni Tom Lüthi dan Bo Bendsneyder secara langsung membuka selubung kain yang menutupi motor kepada publik.

Corak batik yang menempel pada sisi samping motor menjadi ciri khas livery motor Pertamina Mandalika SAG Team, tampil dengan kombinasi warna biru, putih dan merah yang mendominasi balutan warna pada keseluruhan body motor.

“Kami bangga meluncurkan livery baru bercorak batik dari Pertamina Mandalika SAG Team ini, yang kental dengan nuansa Indonesia. Dengan kombinasi warna baru yang sangat indah dan saya rasa (balap) kali ini akan seru,” ungkap Edu Perales, SAG Team Principal.

Rapsel Ali, Ketua Mandalika Racing Team Indonesia, sekaligus Presiden Pertamina Mandalika SAG Team berharap tim ini mampu mengharumkan nama bangsa Indonesia di kancah Internasional.

“Tahun ini menjadi musim perdana untuk Pertamina Mandalika SAG Team akan berlaga di kelas Moto2, dan mengikuti selama satu musim penuh di tahun 2021,” ujar Rapsel Ali.

Tom Lüthi, yang cukup cemerlang pada musim lalu di kelas Moto2 merasa yakin dapat memberikan hasil terbaik dalam setiap balapan yang digelar. Dirinya akan secara bertahap melakukan langkah terbaiknya.

“Itu yang sangat penting. Sebagai langkah pertama, fokus saya adalah melakukan pengetesan pertama di Valencia untuk meraih hasil terbaik,” jelas Lüthi.

Tom Lüthi pun mengapresiasi pihak Pertamina Mandalika SAG Team yang telah merekrutnya untuk memulai musim perdana pada balap Moto2. Berkaca pada torehannya di musim lalu, tentu dia berharap lebih kompetitif bersama tim terbarunya itu.

Sementara rekan satu timnya, Bo Bendsneyder mengaku bangga dapat bergabung dengan tim Pertamina Mandalika SAG Team dengan keoptimisan tinggi. Terlebih dirinya yang masih memiliki darah Indonesia, tentunya momen di setiap balapan bakal dipersembahkan untuk tanah kelahirannya tersebut.

“Bagi saya, turun di sirkuit Madalika ini seperti pulang kampung karena kakek dan nenek saya berdarah Indonesia dan mereka juga sangat senang dengan bergabungnya saya dengan tim ini. Saya bangga bisa menjadi bagian dari Mandalika SAG Racing Team,” tutur Bo bersemangat.

“Ada ambisi besar dengan dukungan sponsor ternama pada tim Pertamina Mandalika SAG Team. Saya sudah merasakan motivasi dan semangat balap yang tinggi dari tim ini. Hal ini yang membuat saya tidak sabar untuk memulainya,” tambah Bo.

Kedua pembalap pun bertekad untuk tidak lagi memikirkan soal urutan atau posisi. Terpenting adalah memberikan hasil terbaik dengan mengisi grid terdepan di tiap balapan.

Goal inilah yang membuat Luthi dan Bo saling memotivasi untuk meraih tingkat atas. Atas keoptimisan ini, Pertamina Mandalika SAG Team bakal mendukung penuh keduanya.

Edu Perales mengakui bahwa tim sudah siap secara keseluruhan. Bahkan tim begitu bersemangat menyambut musim perdana balap di kelas Moto2 bersama Pertamina Mandalika Racing Team Indonesia.

“Kami sangat bersyukur dengan dukungan sangat besar yang kami terima dari Negara Indonesia. Kami telah berkembang beberapa tahun terakhir dan ini musim untuk menunjukkan potensi kami sepenuhnya,” tandas Edu Perales.

***

UPDATE TERBARU

Related news

- Advertisement -