Hati-Hati Jika Ingin Memodifikasi Ban Pada Kendaraan Anda! Bisa Berakibat Fatal Saat Berkendara

Otomotif1.com l – Penggunaan ban bagi sebagian orang seringkali dianggap sebagai hal yang biasa-biasa saja. Perhatian dan pengetahuan tentang ban tidak banyak dimiliki oleh kebanyakan orang sebagai pengguna kendaraan.

Banyak orang berpendapat bahwa penggunaan ban pada kendaraan sudah disesuaikan dari awal kendaraan itu dibuat oleh pabrikan pembuat kendaraan tersebut sehingga bagi pemilik kendaraan merasa sudah tidak perlu lagi khawatir tentang pemilihan ban yang sesuai dengan kondisi medan dan kontur jalan.

Bagi sebagian orang, masih banyak yang hanya memperhatikan tampilan luar ban yang terpasang, dengan memodifikasi ukuran dan tipe ban disesuaikan dengan velg yang terpasang pada kendaraan tanpa memperhatikan hal – hal lain yang yang dapat berpengaruh pada performa dan fungsionalitas dari penggunaan ban itu sendiri terlebih lagi bila berkait pada segi keamanan dan kegunaan ban itu sendiri.

Michelin Safe Mobility 2020 #AmanBersamaMichelin #Bergerak Aman

Michelin sebagai salah satu produsen dan penyalur berbagai produk ban di tanah air, sangat memperhatikan tentang hal ini, pengetahuan masyarakat seputar jenis-jenis ban, perawatan dan kegunaannya masih banyak yang belum memahami secara baik dan melekat.

Menjawab tantangan tersebut, Michelin bekerjasama dengan Federasi Automobil International (FIA) dan Ikatan Motor Indonesia (IMI), pada hari Sabtu, (28/11), menyelenggarakan webinar yang mwngangkat tema Aman Berkendara atau Safe Driving.

Poppy Sovia, artis dan penghobi otomotif

Kegiatan ini merupakan rangkaian dari kampanye keselamatan dalam mobilitas atau “Michelin Safe Mobility 2020 »  #AmanBersamaMichelin #Bergerak Aman, Michelin berupaya untuk mensosialisasikan kembali secara luas tentang segala hal yang berkait dengan penggunaan ban sebagai faktor utama penentu keselamatan dalam berkendara.

Dalam webinar bersama Michelin ini juga turut menghadirkan aktris dan penghobi otomotif, Poppy Sovia sebagai pemandu acara; Don Seco selaku Off road and Adventure Enthusias dan Mochammad Fachrul Rozi selaku Customer Engineering Support Michelin Indonesia untuk membahas mengenai tips aman berkendara bagi seluruh pengguna jalan, terutama bagi mereka yang memiliki mobilitas yang tinggi.

Mochammad Fachrul Rozi, Customer Engineering Support Michelin Indonesia

Customer Engineering Support Michelin Indonesia, Mochammad Fachrul Rozi, menjelaskan pentingnya ban sebagai salah satu komponen penentu dalam keselamatan berkendara. Fungsi ban sebagai penahan beban kendaraan, peredam guncangan, penerus fungsi kemudi dan tenaga dari mesin secara keseluruhan menunjang mobilitas kendaraan.

“Bisa dikatakan ban adalah nyawa dari otomotif, yang menjadikannya komponen terpenting karena dari ratusan komponen pada suatu kendaraan, ban satu- satunya komponen yang bersentuhan dengan permukaan jalan. Karena itu keamanan berkendara sangat bergantung pada pilihan ban yang tepat dan berkualitas,” ucap Fachrul Rozi.

Kampanye Michelin Safe Mobility 2020 #AmanBersamaMichelin #Bergerak Aman

Secara umum terdapat tiga jenis ban, yaitu Highway Terrain (HT) yang digunakan untuk kebutuhan berkendara di jalan raya atau jalan beraspal dengan karakter kembangan yang halus.

Kedua All Terrain (AT), yaitu ban yang dirancang untuk digunakan di permukaan jalan beraspal (on road) maupun jalan tanah/kasar (off road) dengan ciri khas kembangan lebih kasar dan agresif.

Dan ketiga Mud Terrain, adalah ban-ban untuk penggunaan kendaraan di jalanan kasar atau off road. Tapak ban jenis ini memiliki karakter khas karena berbentuk blok atau popular dengan istilah kembang tahu. Jika ban jenis ini digunakan di jalanan beraspal, akan menimbulkan bunyi dengung yang sangat kuat.

Don Seco, selaku Off road and Adventure Enthusias

Sementara itu, Don Seco sebagai penghobi kegiatan off road dan adventure juga turut berbagi hal penting yang perlu diperhatikan dalam berkendara, terutama saat melakukan perjalanan jarak jauh, diantaranya adalah;  Awas akan kondisi jalan dan kondisi pengendara, Menjaga jarak saat berkendara, Perlengkapan berkendara yang tepat.

“Kalau medan perjalanan tergolong sangat berat, saya pilih ban tipe Mud Terrain, namun Jika kondisi medan sedang atau tidak terlalu berat, yang digunakan ban jenis All Terrain. Tetapi untuk kebutuhan sehari-hari di dalam kota saya gunakan tipe ban Highway Terrain,” ujarnya lagi.

Fachrul Rozi menambahkan umumnya pengendara akan mencari ban dengan kualitas baik, aman, nyaman, dan memiliki value for money. “Yang seperti apa sih ban yang baik? Ban yang tidak berubah performanya ketika masih baru sampai mendekati habis masa pakai. Sehingga meski kondisi hujan, laju pengereman tidak berkurang,” ujarnya.

Tips berikutnya adalah jangan merubah spesifikasi atau tipe ban yang telah diberikan oleh pabrikan mobil yang dengan sengaja mengubah atau memodifikasi ban dengan memperkecil atau menipiskan ukuran dan tipe ban tanpa menyadari resiko keselamatan yang ditimbulkan.

“Jangan pernah mengganti ban dengan ukuran yang lebih kecil karena menyalahi aturan pabrikan terkait load index dan speed index dan dapat membahayakan keselamatan berkendara,” kata Rozi.

Jika perlu mengubah spesifikasi ban, ia menyarankan mengganti dengan ukuran atau load index yang lebih tinggi. Namun resiko traksi menjadi lebih berat sehingga membutuhkan upaya lebih besar ketika harus berbelok atau menggerakkan ban.

Kartika Susanti, Head of Public Affairs and Press Relation Michelin Indonesia

“Melalui kampanye ini, Michelin mengajak kita semua untuk bergerak aman, dan menjaga keselamatan saat berkendara, bersepeda, berjalan maupun saat menggunakan transportasi umum. Sehingga dapat membantu menurunkan angka kecelakaan di jalan raya dan menciptakan pengalaman mobilitas yang aman, terjangkau, dan dapat dinikmati oleh semua,” ujar Kartika Susanti, Public Affairs and Press Relation Manager Michelin Indonesia.

Rangkaian kampanye digital Michelin Safe Mobility 2020 dimulai pada 21 November 2020 untuk terus mendorong kesadaran tentang keselamatan berkendara. Untuk informasi lebih lanjut, dapat mengunjungi www.michelin.co.id.

***

[Sumber: Media Relation Michelin Indonesia]; [Foto-foto: Dok. Michelin Indonesia]

UPDATE TERBARU

Related news

- Advertisement -