HDCI Sudah Ditangan Orang Yang Tepat dan Di Waktu Yang Tepat

Otomotif1.com l – Ungkapan “the right Man on the right place” tampaknya bukan hanya sebatas ungkapan yang memiliki nilai filosofis belaka. Namun bagi Harley Davidson Club Indonesia (HDCI), ungkapan tersebut merupakan cermin dalam pengangkatan Irjen. Pol. Teddy Minahasa Putra, SH. SIK., yang didaulat untuk mengemban tugas sebagai Ketua Umum HDCI periode masa jabatan 2021 – 2026.

Irjen. Pol. Teddy Minahasa Putra menggantikan posisi Komjen. Pol. (Purn). Nanan Soekarna yang telah habis masa jabatannya.

Pengangkatan Teddy Minahasa dilakukan pada penyelenggaraan Munas ke-VII HDCI yang berlangsung di Hotel JW. Marriot, Surabaya, tanggal 29 Mei 2021 yang baru lalu.

HDCI dinilai telah berhasil menciptakan regenerasi kepemimpinan yang solid dan berkualitas.

Kehadiran Komjen. Pol. (Purn). Nanan Soekarna dalam masa jabatannya (2016 – 2021) yang lalu telah menorehkan banyak jejak bersejarah bagi HDCI.

Jejak inilah yang akan dilanjutkan oleh penerusnya dan akan terus dikembangkan oleh Irjen. Pol. Teddy Minahasa Putra, SH. SIK., yang juga berasal dari Institusi yang sama, Kepolisian RI.

Menurut mantan Humas & Media PP. HDCI, Ferdo Raturandang, Irjen. Pol. Teddy Minahasa mempunyai trek rekor yang sangat baik, didalam organisasi maupun diluar HDCI secara kedinasan.

“Secara internal beliau pernah menduduki posisi sebagai Kepala sekretariat HDCI Pusat ( 2011-2016), Kepala Bidang Organisasi HDCI Pusat ( 2011-2019), Waketum HDCI ( 2019-2021). Jadi, cukup bagi pak Teddy untuk mengenal HDCI secara keorganisasian menyeluruh,” ujar Ferdo menjelaskan.

Secara kedinasan pun, Irjen. Pol Teddy Minahasa Putra memiliki jabatan strategis di Kepolisian RI.

Posisinya sebagai Staf Ahli Manajemen Kapori (Sahlijemen Polri) merupakan keuntungan terbesar bagi organisasi sebesar HDCI.

Teddy Minahasa juga pernah menjabat sebagai Kapolda Banten dalam masa kedinasannya.

Ferdo menilai, bahwa elemen penting yang dimiliki oleh Teddy Minahasa sudah sangat cukup untuk masuk dalam kriteria sebagai Ketum HDCI terpilih.

Klub moge yang didirikan pada 26 Mei 1990 ini, memang memiliki sejarah kepemimpinan yang panjang.

Sejak awal berdiri, HDCI sudah dipimpin oleh pemimpin yang berasal dari kalangan militer.
Marsda TNI, (Purn), Ibnu Soebroto mendapat kepercayaan pertama untuk memimpin HDCI pada periode 1990 – 1995. Periode berikutnya dilanjutkan oleh kepemimpinan Hindarto (periode 1995 – 2000).

Semenjak itu, Ketum HDCI banyak dipimpin oleh sosok dari kalangan militer dan Kepolisian.

Hal ini sangat menguntungkan bagi HDCI, karena pembentukan karakter dan disiplin dalam berorganisasi dapat dilaksanakan sesuai dengan yang diharapkan.

Soliditas dan disiplin organisasi merupakan sebuah bukti dari keberhasilan HDCI mencetak generasi yang dapat menjadi contoh bagi organisasi/klub motor lainnya.

Tangan dingin Komjen. Pol. (Purn). Nanan Soekarna memulai debutnya selaku Ketum HDCI pada tahun 2011 – 2016 yang kemudian dilanjutkan ke periode berikutnya di 2016 – 2021.

Tugas berat Teddy Minahasa tampak sudah menanti dihadapannya, namun sosok dan pengalaman Teddy dalam karirnya di Kepolisian negara RI ini sudah cukup menjawab pertanyaan besar yang timbul menyertainya.

Keahliannya dibidang Manajemen dan keorganisasian, pengalamannya dalam memimpin pasukan di Kepolisian bahkan lebih dari cukup untuk menjadi bekal Teddy Minahasa memimpin HDCI dengan segala kemajemukannya.

Menepis stigma bikers moge yang terkenal arogan dan urakan bukanlah hal yang mudah, tetapi menjadi wajib untuk dilakukan bagi Teddy.

Stigma positif yang selama ini sudah terbangunpun harus terus ditingkatkan.
Keyakinan akan kemampuan Teddy Minahasa bagi HDCI sudah begitu tebal dan kuat untuk dapat mempertahankan yang sudah ada.

Soliditas dan Sinergitas yang ditanamkan Nanan Soekarna dapat menjadi alas pijakan dan dasar yang kuat bagi Teddy untuk melanjutkan apa yang telah dirintis oleh Nanan selama 10 tahun terakhir.

Nanan membentuk HDCI untuk menjadi klub moge yang beridentitas, berdedikasi dan spiritualism dan menjadi panutan bagi klub moge dan komunitas motor lainnya.

Sikap tegas dan disiplin yang selalu disisipkan humor-humor segar disela-sela kepemimpinan Teddy Minahasa cukup menjadi angin segar bagi anggota dan pengurus HDCI ke arah yang lebih menyenangkan.

“Bagi kami, HDCI sudah seperti rumah kedua. Meninggalkan ego dan menanggalkan latar belakang jabatan pekerjaan di kehidupan sehari-hari kami sudah merupakan hal yang biasa dan wajib. Unsur kesetaraan dalam keanggotaan sudah tertanam dalam diri masing-masing anggota HDCI, dan ini merupakan hasil kerja keras para Ketum HDCI terdahulu hingga pak Nanan,” pungkas Ferdo kepada otomotif1.com.

Ferdo yakin, Irjen. Pol. Teddy Minahasa adalah sosok yang tepat diwaktu yang tepat untuk melanjutkan tampuk kepemimpinan HDCI periode 2021 – 2026.

“Pak Teddy adalah sosok yang lengkap dan tepat untuk memimpin HDCI. Menggerakkan organisasi sebesar HDCI memang dibutuhkan kemampuan dan pengalaman yang bukan hanya sekedar dikatakan cukup, namun sesuai dengan porsi yang dibutuhkan. Kami senang dan dapat merasa rileks saat dipimpin rapat oleh pak Teddy, sifat humoris beliau ditengah ketegasannya memimpin mampu mencairkan suasana. Ini yang kami suka dari sosok pak Teddy,” ungkap Ferdo.

Semoga visi dan misi HDCI untuk menjadi klub motor yang disegani dan diterima oleh masyarakat dapat terwujud.

Dan HDCI bisa lebih mendunia lagi dibawah kepemimpinan pak Teddy. Tekad HDCI menjadi klub motor “World Class” yang diakui oleh dunia Internasional dapat terwujud.

Mengangkat potensi wisata dan kearifan lokal dikalangan bikers Internasional melalui kegiatan-kegiatan yang digelar oleh HDCI dapat terus dilanjutkan.

Menghapus stigma anak motor yang arogan dan ugal-ugalan dapat terlaksana dan terjaga dengan baik.

HDCI bisa tetap menjadi pelopor berkendara yang taat berlalu lintas, saling menghargai sesama pengguna jalan dan tetap memiliki jiwa sosial yang tinggi.

Selamat bertugas pak Irjen. Pol. Teddy Minahasa Putra SH., SIK.

(Dikutip dari hasil wawancara otomotif1.com dengan mantan Humas & Media PP. HDCI periode 2016 – 2021, Ferdo Raturandang, 06 Juni 2021)

***

UPDATE TERBARU

Related news

- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here