Hyundai Benamkan Dana Rp 7,6 Trilyun Untuk Investasi di Indonesia, Terbesar se-Asia Tenggara

Surabaya, Otomotif1.com – Informasi seputar rencana investasi Hyundai di Indonesia untuk membangun pabrik perakitan di Indonesia, sebenarnya pernah disinggung oleh Deputy Direktur Pemasaran Hyundai Mobil Indonesia (HMI), Hendrik Wiradjaja, beberapa waktu lalu saat berkunjung ke Surabaya.

Seperti dilansir CNN Indonesia, yang menuliskan pernyataan Ketua Umum Gaikindo, Yohanes Nangoi bahwa Hyundai akan membangun pabrik di Indonesia dengan kapasitas 200.000 unit per tahun, tentu ini sebuah berita bagus bagi perkembangan industri otomotif tanah air.

Menurut penjelasan Nangoi, yang sempat bertemu dengan pihak Hyundai Motor Company (HMC) di Korea Selatan beberapa waktu lalu mengatakan,“Mereka cuma bilang akan investasi, pabrik baru. Kapasitas produksinya 200.000 unit setahun dan akan menyerap 2.000 tenaga kerja. Ya mudah-mudahan jadi basis produksi sehingga bisa ekspor,” ucapnya.

Kejelasan tentang investasi raksasa otomotif Korea Selatan ini semakin menguat, dengan kunjungan Presiden RI Jokowi saat berkunjung ke Korea Selatan yang menyaksikan langsung penandatanganan nota kesepakatan terkait investasi antara HMC dan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) di Indonesia.

Melalui sekretaris umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Kukuh Kumara yang mengungkapkan soal rencana investasi ratusan juta dollar Hyundai di Indonesia, perlahan akhirnya terkuak.

“Hyundai sudah mengkonfirmasi, kira-kira investasi yang akan ditanamkannya sekitar 500-an juta dollar AS atau lebih jika dirupiahkan sekitar Rp7,6 trilyun,” ungkap Kukuh, seperti dilansir CNN Indonesia, Kamis (4/10).

Informasi tentang investasi besar-besaran Hyundai ke Indonesia ini diperkuat dengan pernyataan Presiden Direktur Hyundai Mobil Indonesia (HMI), Mukiat Sutikno di Jakarta. Menurutnya, investasi yang dilakukan oleh HMC di Indonesia ini merupakan yang terbesar di Asia Tenggara, meski demikian Mukiat tidak menyebutkan jumlah investasi tersebut.

“Investasi itu ditujukan untuk mendirikan pabrik ‘full manufacturing’ sebagai basis produksi ekspor Hyundai ke Asia Tenggara. Dan realisasi pendirian pabriknya sendiri paling cepat dilakukan pada tahun 2020,” ungkapnya.

Sampai sejauh ini Otomotif1 masih belum mendapat jawaban untuk mengkonfirmasi angka dari jumlah investasi yang dibenamkan HMC dan rencana lokasi pabriknya di Indonesia.

Otomotif1 masih terus berusaha menghubungi Mukiat Sutikno maupun Hendrik Wiradjaja, Deputy Direktur Pemasaran HMI, namun sejauh ini masih belum tersambung.

 

UPDATE TERBARU

Related news

- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here