Ikuti Jejak Djarum, Daihatsu Sukses Jaring Bibit Bulutangkis di 10 Kota

Jakarta,Otomotif1.com – Meski tidak seperti atau seserius perusahaan rokok raksasa PT Djarum Kudus, yang sudah sekian lama melakukan pembibitan atlet berbakat di tanah air, tapi kiprah Daihatsu dalam mencari bibit-bibit nasional bulutangkis di Indonesia, sepatutnya kita apresiasi.

Beberapatahun belakangan ini, Daihatsu aktif melakukan berbagai kegiatan Brand Social Responsibility, salah satunya dengan menggelar Turnamen Bulutangkis baik lokal maupun global.

Kenapa Daihatsu memilih cabang olahraga Bulutangkis ? Karena Daihatsu sangat tahusekali, bulutangkismerupakan salah satu cabang olahraga terfavorit di Indonesia dan telah terbukti mampu mengharumkan namabangsa dan negara Indonesia.

Setelah sukses dengan turnamen bulutangkis sebelumnya, kali ini Daihatsu ASTEC Open 2018 digelar bersama Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) secara serial di 10 kota besar di Indonesia. Program kerjasama antara Daihatsu engan Alan & Susy Technology (ASTEC) ini telah digelar untuk ketigakalinya sejak tahun 2016.

Turnamen bulutangkis yang berlangsung sejak Februari – Desember 2018 ini digelar di 10 kota besar meliputi, Bandung, Denpasar, Makassar, Yogyakarta, Pontianak, Batam, Padang, Banjarmasin, Manado, dan final yang diselenggarakan di GOR Sumantri, Jakartapada 3 – 8 Desember 2018.

Turnamen tahun ini juga terasa istimewa,karena PBSImeningkatkan level menjadi Sirkuit Nasional B di hampir seluruh regional kota penyelenggara, dan SwastaNasional untuk di Jakarta.

Tentu saja hal ini menjadi semakin besar peluang para atlit untuk masuk seleksi Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas).

Sampai saat ini tercatat total peserta turnamen Daihatsu Astec Open 2018 diikuti oleh 7.050 peserta dari 10 kota penyelenggara. Tak hanya pemain lokal, turnamen ini juga diikuti oleh atlit dari luar negeri,mulai dari negara Malaysia, Jepang, Prancis, dan Inggris.

Meningkatnya jumlah kota, partisipasi peserta, dan level turnamen tidak lepas dari tingginya animo masyarakat terhadap olahraga bulutangkis.

Selain pertandingan, setiap penyelenggaraan turnamen di tiap kota juga digelar Coaching Clinic yang langsung melibatkan Alan Budikusuma dan Susy Susanti, pasangan legendaris Emas Olimpiade Barcelona 1992 sebagai pembicara.

Kejuaraan Daihatsu ASTEC Open 2018 dibagi menjadi tujuh kategori berdasarkan umur, dimulai dari U-11, U-13,U-15, U-17, U-19, Dewasa,dan Veteran.

“Kami mengucapkan terima kasih atas animo yang baik dari masyarakat. Kami berharap, melalui turnamen bulutangkis Daihatsu ASTEC Open ini dapat menjaring generasi baru atlet bulutangkis Indonesia yang nantinya dapat berkontribusi pada kejayaan  bulutangkis nasional hingga ke kancah internasional, serta menjadikan Daihatsu semakin dekat dengan masyarakat,”ujar Tetsuo Miura, PresidentDirector PT Astra Daihatsu Motor (ADM).

UPDATE TERBARU

Related news

- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here