Isuzu Indonesia : Truk Kami Siap Gunakan Bahan Bakar B-20

Jakarta, Otomotif1.com – Berkat teknologi common rail yang disematkan pada sebagian produk kendaraannya, Isuzu Indonesia mengaku siap menggunakan bahan bakar biodiesel 20 atau B20. Hal ini sekaligus menjawab tentang Permen ESDM No 41 tentang Penyediaan dan Pemanfaatan Bahan Bakar Nabati Jenis Biodisel Dalam Rangka Pembiayaan Oleh Badan Pengelola Perkebunan Sawit.

Hal ini diungkap sendiri oleh Isuzu Indonesia yang diwakilli oleh GM Marketing PT Isuzu Astra Motor Indonesia, Attias Asril dalam diskusi pintar “Roadmap Kebijakan Biodisel di Indonesia, yang diselenggarakan oleh Forum Wartawan Otomotif Indonesia (Forwot), di Jakarta, Selasa (27/11).

Menurut keterangan Attias Asril, Isuzu sudah melakukan riset dan penelitian untuk kesiapan tentang kebijakan pemerintah yang sudah mulai berlaku September 2018 lalu.

“Isuzu sendiri sebenarnya sudah melakukan peneliatian, dan sebenarnya kami sudah memulainya dari tahun 2013, mulai dari target kami dengan B10, kemudian B15 dan B 20,” jelas Attias.

“Jadi jika kami (Isuzu) ditanya soal kesiapakan dengan bahan bakar B20, tentu saja sangat siap. Tahun 2016 kami sudah melakukan investigasi ini, kemudian hari ini kami boleh katakan Isuzu sangat siap menggunakan bahan bakar B20,” sambungnya.

Dalam Permen ESDM 41 ini disebutkan bahwa badan usaha BBM wajib melakukan pencampuran Bahan Bakar Nabati (BBN) Jenis Biodiesel dengan BBM jenis Minyak Solar sesuai dengan penahapan kewajiban minimal pemanfaatan BBN Jenis Biodiesel yang ditetapkan oleh Menteri.

Dalam permen ini juga diatur mengenai sanksi  jika Badan Usaha terkait tidak melakukan pencampuran bahan bakar nabati dengan BBM. Sanksi yang ditegaskan adalah administratif berupa  denda senilai Rp. 6.000 ,00 /liter dan pencabutan izin usaha.

Mesin Isuzu

Berkaitan dengan diterapkannya Permen ESDM No. 41, Isuzu merespon dengan baik peraturan tersebut. Kesiapan Isuzu akan hadirnya peraturan ini didukung dengan mesin common rail Isuzu yang sudah siap dengan B20.

‘’Sebagian mesin Isuzu menggunakan mesin Common Rail yang siap menggunakan B-20 dalam menyongsong implementasi standart emisi EURO 4 pada tahun 2021, tanpa perlu dimodifikasi atau penambahan alat apapun, serta mesin Isuzu pun sudah diuji selama 1000 jam, dan hasilnya sangat memuaskan dan tidak ada masalah ketika pengujian tersebut berlangsung,’’ ujar Ernando Demily selaku President Direktur PT Isuzu Astra Motor Indonesia, di Jakarta.

Mesin Common Rail Isuzu tidak membutuhkan pengecekan dan perawatan yang special ketika menggunakan bahan bakar B-20. Perawatan mesin cukup sebatas buku panduan pemilik kendaraan, diantaranya adalah:

– Periksa ketinggian oli mesin dengan dipstick secara rutin sebelum memulai menghidupkan mesin
– Cek water sedimentor secara berkala
– Ganti filter solar secara berkala sesuai dengan buku panduan pemilik kendaraan
– Cek kondisi tangki bahan bakar, bersihkan dan lakukan penirisan tangki bahan bakar jika diperlukan.

“B-20 ini juga tidak mengugurkan warranty claim, sehingga customer tidak perlu takut karena Isuzu akan tetap memberikan pelayanan yang terbaik,’’ tandas Attias Asril.

 

 

UPDATE TERBARU

Related news

- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here