Cara Klaim Asuransi Mobil Lecet – Beserta Penjelasannya

Pernahkah mobil anda lecet? Entah karena kesalahan anda sendiri, atas kecerobohan pengendara lainnya ataupun yang lainnya. Asal anda tahu saja anda juga memiliki hak untuk mengklaim pihak asuransi jika mobil anda lecet dan cara klaim asuransi mobil lecet ini bisa dilakukan dengan mudah jika  mengikuti prosedur yang sudah ditetapkan oleh pihak asuransi atau pihak pengcover dana mobil anda sejak awal pembelian. Apa salahnya mencoba mengajukan claim terhadap kondisi mobil anda yang lecet ke pihak asuransi.

Berikut ini adalah tata cara klaim asuransi mobil lecet. Tidak ada salahnya anda menyimak, siapa tahu suatu saat akan sangat berguna untuk anda.

  1. Menghubungi Pihak Asuransi Terkait

Hal pertama yang perlu anda lakukan adalah menghubungi pihak asuransi terlebih dahulu. Untuk pengajuan asuransi atas kerusakan mobil yang anda alami tentu saja, anda harus menghubungi pihak asuransi yang nantinya akan mengcover semua kerugian yang anda dapatkan. Proses pelaporan claim biasanya dilakukan maksimal 3 x 24 jam setelah kejadian.

Anda dapat menghubungi pihak asuransi memalui telpon, sms, atau email. Namun jika anda mempunyai banyak waktu luang dan jarak tempuh ke kantor asuransi tidak terlalu jauh, lebih baik  anda datang langsung. Agar mendapatkan respon lebih cepat dan tentunya lebih lanjut.

Baca Juga ( Astra Asuransi Renovasi Perpustakaan Untuk SD Negeri Keputih 245 Surabaya )

  1. Memberikan Atau Melampirkan Bukti Foto

Selanjutnya, jangan lupa Menyertakan bukti asli foto mobil anda yang mengalami kerusakan (Lecet) merupakan salah satu syarat sebelum mengajukan klaim. Karena foto inilah yang akan menjadi acuan pihak asuransi agar bisa segera memproses dan yakin pada klaim yang anda ajukan.

Laporan saja dianggap tidak cukup kuat untuk melakukan claim asuransi mobil. Pihak asuransi pastinya tidak akan mudah percaya dan sembarangan menerima claim. Usahakan untuk melengkapi bukti foto sedetail dan sejelas mungkin.

  1. Mengisi Form Untuk Pengajuan Klaim

Setelah pihak asuransi mengetahui klaim anda dan anda sudah menujukkan bukti yang kuat jika mobil anda mengalami kerusakan atau lecet. Selanjutnya adalah mengisi form pengajuan klaim. Anda akan diberikan form aplikasi dari pihak asuransi untuk diisi dan sekaligus menjelaskan apa yang sedang anda laporkan. Usahakan untuk mengisi selengkap – lengkapnya, jangan sampai terlewatkan sedikitpun. Semakin lengkap akan semakin baik, karena penjelasan anda di dalam form klaim tersebut nantinya akan dijadikan acuan untuk lampiran proses pembiayaan.

  1. Memberikan Informasi dan Kronologi Kejadian Dengan Jelas

Terkadang pihak asuransi akan sedikit menyelidiki kronologi kejadian dan sebab-sebab mengapa mobil anda bisa mengalami kerusakan. Saat ditanya, anda harus menjawabnya sedetail mungkin namun jangan sampai memberikan keterangan yang menimbulkan pertanyaan selanjutnya. Sekali menjelaskan langsung bisa diterima. Kemudian anda hindari memberikan penjelasan yang tidak masuk akal (ragu – ragu).

  1. Persiapkan Dokumen yang Dibutuhkan

Terakhir adalah anda lampirkan dokumen pendukung anda, sertakan guna menunjang semua proses yang ada. Dokumen – dokumen tersebut meliputi dokumen kecelakaan dan dokumen tanggung jawab dari pihak ketiga.

Usahakan untuk melengkapi keduanya agar segera diproses dan anda pun tidak dipersulit oleh pihak asuransi dan Berikut ini penjelasan mengenai dokumen yang wajib anda lengkapi, antara lain :

  • Dokumen Kecelakaan

Dokumen kecelakaan ini meliputi formulir klaim yang sudah diisi lengkap seperti yang sudah dijelaskan diatas. Pengajuan klaim baru dapat diproses oleh perusahaan asuransi, apabila anda sebagai pemegang polis sudah benar – benar melakukan pengisian terhadap formulir klaim secara lengkap.

Kemudian wajib menyertakan foto copy polis asuransi mobil. Polis asuransi mobil merupakan dokumen yang digunakan untuk membuktikan keikutsertaan atau pun kenagggotaan anda sebagai nasabah dari perusahaan asuransi tersebut. Selain itu, digunakan untuk melakukan pengecekan pembayaran premi sudah sesuai dengan perjanjian yang disepakati atau belum.

Selanjutnya foto copy surat izin mengemudi (SIM). SIM digunakan untuk memastikan bahwa pengemudi sudah mendapatkan izin dari pihak kepolisian dan diperbolehkan untuk mengendarai mobil. Ada lagi foto copy STNK yang digunakan untuk membuktikan bahwa kendaraan benar – benar milik anda sebagai pembuat claim.

Yang terakhir surat keterangan yang diberikan oleh pihak kepolisian yang nantinya akan dijadikan sebagai bahan pertimbangan sebelum memutuskan untuk memberikan ganti rugi sesuai dengan klaim atau tidak dari perusahaan asuransi.

  • Dokumen Tanggung Jawab Dari Pihak Ketiga (Jika Ada Pihak Ketiga)

Dokumen tanggung jawab dari pihak ketiga juga harus senantiasa dilampirkan. Karena dokumen ini nantinya digunakan sebagai tuntutan untuk memperoleh ganti rugi dari pihak ketiga. Selain itu juga bisa digunakan sebagai jaminan bahwa pemegang polis memang benar adanya yang menjadi penyebab kerusakan pada mobil pihak ketiga.

Kemudian dokumen pelengkapnya seperti surat pernyataan bahwa tidak mempunyai asuransi. Pengalaman yang pernah ada pada beberapa perusahaan asuransi tidak akan mengeluarkan biaya sebagai ganti rugi apabila pihak ketiga sudah mempunyai asuransi mobil.

 

Nah, kira-kira itulah tadi cara klaim asuransi jika mobil anda terjadi kerusakan ataupun lecet. Semoga menambah wawasan anda dan juga berguna, namun tetap saja anda harus hati-hati dan waspada dalam berkendara agar tidak terjadi kerusakan pada mobil anda. Salam.

 

UPDATE TERBARU

Related news

- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here