Lanjutan Kasus SHM 328, Bos Toyota Invicta Datangi OJK Regional IV Jawa Timur

Surabaya, Otomotif1.com – Kesal kasusnya semakin berlarut-larut, Royce Muljanto bos Toyota Invicta sekaligus pemegang saham Liek Motor, akhirnya mendatangi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Reg 4, Jawa Timur, Rabu pagi (12/12).

Royce Muljanto yang datang sendiri sekitar pukul 10.15 WIB ke Gedung BI Lt 4, Jl Pahlawan No 105, Surabaya diterima oleh salah satu staff OJK bernama Frida.

Sebelumnya Royce mengisi surat laporan sementara yang disediakan oleh pihak OJK, kemudian dirinya menjelaskan duduk perkaranya soal nasib ketidak pastian SHM 328 atas namanya sendiri yang sudah nyaris selama 2 tahun lebih tidak dikembalikan, padahal hutang dengan jaminan SHM 328 yang menjadi jaminan hutang debitur kepada Bank Permata cabang Tunjungan Kota Surabaya sudah lunas 2 tahun lalu.

Menurut Frida, tertahannya SHM atas nama Royce Muljanto memang sangat aneh jika sampai selama itu.

“Ini sangat aneh ya, hutangnya sudah lunas tapi jaminannya masih di tahan pihak Bank. Tapi saya akan coba tanyakan dulu kepada pihak Bank Permata. Ini kan baru disampaikan oleh Pak Royce kepada saya,  saya belum dapat omongan dari pihak Permata. Saya juga meminta Pak Royce untuk membuat surat laporan tertulis lengkap dengan kronologisnya yang ditujukan kepada OJK,” papar Frida.

Sebagaimana diketahui, usai memenuhi panggilan Bank Permata pada 15 November 2018 lalu, penyerahan SHM atas nama Royce Muljanto harus kembali mentah dan menemui jalan buntu. Pasalnya, pihak debitur dalam hal ini Liek Motor tidak hadir sama sekali dalam pertemuan tersebut.

Padahal, jika merujuk pada surat pemanggilan dari Bank Permata No 498/SK/COMM JEI/WB/7/2018, pada alinea kelima jelas tertulis,” SHM nama Royce Muljanto tersebut bisa dikembalikan kepada pihak Royce Muljanto sebagai pihak penjamin, meskipun tanpa kehadiran dari pihak Liek Motor, dalam hal ini selaku debitur”.

Sejauh ini, Royce masih terus berjuang untuk mendapatkan keadilan dengan mendatangi OJK dengan harapan bisa menemui titik terang, perihal SHM atas namanya sendiri.

“Saya sengaja datang ke OJK dan berharap bisa menemukan keadilan di sini,” ungkap Royce, Rabu (12/12).

Pihak OJK sendiri akan melakukan penelurusan setelah Royce Muljanto mengirimkan kronologis yang dimintanya langsung kepada Royce Muljanto.

“Karena itu, saya berharap Pak Royce segera membuat laporan tertulis lengkap degan kronologis dan salinan surat menyurat baik dari Bank Permata, ataupun pihak debitur. Setidaknya kami membutuhkan waktu 20 hari kerja untuk bisa mencari titik terang persoalannya. Dan semoga saja semuanya bisa berjalan lancer, dan selesai secara baik-baik,” ujar Frida.

Selanjutnya, pihak OJK hanya tinggal menunggu laporan tertulis dari Royce Muljanto untuk menyelesaikan persoalan yang sudah sekian lama berlarut-larut ini.

UPDATE TERBARU

Related news

- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here