Meriahkan HUT TNI, Bodisa Mizzle Gelar Final Dragbike 201 M Competition Bogor

Bogor, Otomotif1.com – Guna menyalurkan hobi masyarakat yang suka ngetrek, untuk kesekian kalinya H Baharudin kembali mensposori balap drag race Bodisa Motor Event Organizer yang digelar di Landasan Udara (Lanud) Atang Sandjaja, Bogor, Sabtu-Minggu (6-7/10).

Even ini mendapat sambutan antusias dari para penggila balap di Jabodetabek dan Jawa Barat. Hal ini dapat dilihat dari jumlah peserta sebanyak 550 starter, yang siap menaklukan tantangan trek lurus sekitar 210 meter.

Acara yang juga untuk memeriahkan Hari Angkatan Bersenjata RI yang jatuh pada 5 Oktober ini, tentunya menjadi sebuah kehormatan bagi para pecinta dunia sport bike, terutama para penggila ngetrek.

Lewat ajang ini juga sekaligus memperlihatkan jika TNI khususnya TNI AU juga peduli dengan ajang trek liar, sehingga lokasi pangkalan Lanud Atang Sandjaja diperkanankan menjadi arena ngetrek resmi bagi para penggila balap liar jalanan ini.

Menurut keteragan H Bahrudin selaku Ketua Harian IMI Cabang Tangsel, yang juga sekaligus sebagai promotor dari Bodisa Motor Sport selaku EO dari even ini mengatakan, balap motor juga adalah bagian dari cabang olah raga, dan itu harus didukung dan disuport oleh semua kalangan, selain itu juga dengan seringnya digelar even seperti ini, secara tidak langsung akan meredam aksi balap liar yang selama jadi momok bagi pengguna jalan raya.

Podium Juara Dragbike 201 M Final Bodisa-Mizzle-Bogor.

 

“Memang untuk masalah hobi balap Kota Bogor tidak mau kalah dengan kota-kota lainya. Bahkan di Bogor dan sekitarnya maupun di wilayah Jawa Barat untuk event olah raga balap motor sangat hidup,” paparnya.

Even tahun ini sedikit berbeda dengan tahun sebelumnya, setidaknya lebih semarang karena dukungan dari ban Mizzle sebagai sponsor utama.

Bagi kalangan tiem balap baik dragbike maupun road race tentunya sudah banyak yang kenal dengan merk ban yang satu ini.

Menurut Freddy Y selaku Promotion Manager Mizzle mengatakan Mizzle tidak semata-mata hanya menjadi sponsor, tapi lebih dari itu Mizlle sangat peduli dengan olah raga bermotor.

“Mizzle selalu ingin mensuport event-event olah raga balap motor. Kita tidak semata-mata melakukan promosi dalam setiap event balap baik drag maupun race. Tapi kita sangat ingin memajukan dunai balap motor di Indonesia,”jelas Freddy.

Kepedulian Mizzle terbukti dengan banyak mensuport team-team balap baik dragbike maupun road race. Bahkan pihak Mizzle sendiri sangat terbuka menerima masukan baik dari para mekanik maupun joki yang sudah biasa memakai ban Mizzle.

Pertarungan seru perebutan panggung podium terlihat di lintasaan sirkuit non permanen dengan menggunakan landasan pesawat terbang. Bukan hanya juara podium yang mereka kejar, tapi juga gelar juara umum pastinya menjadi impian para joki yang turun pada event ini.

Podium Juara Special Kelas Khusus Wanitam Dengan Ban Mizzle.

 

Untuk Standing Point Pemula mampu diraih oleh Erwin Embot asal Lampung dengan total point tertinggi 45. Dibawahnya ada Eza Yudha asal bekali berhasil mengumpulkan point 41, sedang urutan ketiga direbut oleh Yudha AP pembalap asal Tegal berhasil mengumpulkan poit 32.

Nama-nama pembalap nasional seperti Asep Robot, M Diba, Eza Chemonk Ocky Camat, Oseng Tanxian yang sekarang juga sudah bisa dikategorikan pembalap nasional, juga turun pada event ini.

Merekapun bertarung dengan gigih untuk berlomba-lomba mengumpulkan point guna memperebutkan juara umum di Standing Point Open.

Dari pengumpulan point untuk kelas terbuka  ini M Diba berhasil menyabet juar umum  dengan total raihan point 95.

Sementara itu, dari 22 kelas yang dilombakan tak kalah serunya dalam ajang ini juga turun kelas Matic 155cc Wanita

Hal ini semakin membuktikan bahwa olah raga drag bike tidak hanya dijajah oleh kaum pria saja selama ini, tapi juga sudah merambah kepada kaum wanita.

Di kelas 155cc wanita, turun sebanyak 15 pembalap wanita yang beraksi tak kalah beringas dilintasan sepanjang 201 meter.

Hasil akhir di kelas ini berhasil dibukukan waktu tercepatr oleh pembalap wanita bernama Wiwi Mungil (20), pembalap asal Cikarang dari team Wahana Baru Robt Tryto Project.

“Karena Mizzle HydraMax sudah mulai terlihat kwalitas daya lengketnya ke aspal. Itu yang dibutuhkan oleh setiap pembalap, bisa jadi kwalitas bahan komponnya sudah bagus. Dan tidak lagi terasa ada getaran pada ban saat melaju, tapi terasa lebih lentur. Bahkan dengan tekanan angin 15 psi, sudah tidak terasa ban dalam rasanya melipat saat dilarikan kencang,”jelas Wiwi yang sudah 4 kali selalu menjadi juara podium 1 di kelas wanita.

UPDATE TERBARU

Related news

- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here