Meski Tanpa Lampu Start, KDC Sukses Gelar Ajang Balap Motor Kawasaki Racing Line Ditengah Pandemi Covid-19

Otomotif1.com l – Kawasaki Dealer Community (KDC) patut diberikan acungan jempol, pasalnya, hari ini, Sabtu, (6/2), KDC sukses menggelar event balap ditengah masa pandemi covid-19 yang terus berkelanjutan. Ketatnya peraturan yang diberlakukan panitia kepada semua peserta menjadi kunci utama kesuksesan yang diraih KDC yang bekerjasama dengan Zuttoride.

Meskipun diliputi oleh ketatnya protokol kesehatan, namun hal ini tetap tidak menyurutkan semangat para peserta dalam mengikuti adu kecepatan dan ketangkasan mengendarai motor Kawasaki dalam beberapa kelas lomba.

Ilustrasi: Suasana dibelakang paddoc saat peserta menyelesaikan sesi latihan sebelum turun dalam ajang Kawasaki Racing Line yang digelar usai jam makan siang. // Foto: Dok. SonnyWibz / Otomotif1.com

Kerinduan para pembalap motor yang rata-rata berusia muda ini untuk kembali memacu motornya dilintasan balap terlihat dari banyaknya peserta yang mendaftarkan diri agar dapat mengikuti ajang balap Kawasaki Racing Line ini.

Herdi, Koordinator Event Zuttoride, mengatakan, “Tercatat, sebanyak 435 orang yang sudah mendaftarkan diri sebagai calon peserta di ajang Kawasaki Racing Line. Dari jumlah sebanyak itu akhirnya menyusut tinggal 100 orang peserta yang lolos kualifikasi pertama secara administrasi.”

Hal senada juga disampaikan oleh Michael C. Tanadhi, Head Sales and Promotion Kawasaki Motor Indonesia yang mengatakan, pihak Kawasaki telah memberikan rambu-rambu kepada KDC dan Zuttoride  sebagai penyelenggara untuk membatasi jumlah peserta seminim mungkin.

Ilustrasi: Michael C Tanadhi saat meninjau sesi latihan para peserta yang menjadi ajang pemanasan dan uji coba sepeda motor sebelum turun dalam ajang balap Kawasaki Racing Line. // Foto: Dok. SonnyWibz / Otomotif1.com

“Event yang digelar di Sirkuit Internasional Sentul, Bogor, Jawa Barat ini hanya menurunkan 100 peserta yang turun dilintasan balap dan sudah tentu mereka harus mengikuti semua peraturan yang ditetapkan panitia khususnya mengenai prokes covid-19,” ujar Michael menjelaskan.

Kepada Otomotif1.com, Shu Sato, Representative Director Zuttoride, menyatakan sangat senang atas penyelenggaraan Kawasaki Racing Line dapat digelar dengan sukses. Menurutnya, untuk menyelenggarakan event balap semacam ini memerlukan keberanian dan perencanaan yang cermat dan detail.

Disamping itu, Shu Sato menegaskan, sebelumnya sudah ada beberapa penyelenggara balap motor yang gagal menyelenggarakan event balap ditengah masa pandemi Covid-19 ini. Salah satu faktornya adalah karena tidak adanya restu dari pemerintah sebagai penentu kebijakan dan Satgas Penanganan Covid-19.

Ilustrasi: Shu Sato, Representative Director Zuttoride, saat diwawancarai. // Foto: Dok. SonnyWibz / Otomotif1.com

Ketatnya protokol kesehatan juga sangat diperhitungkan dalam keseluruhan kegiatan, menurut Shu Sato, panitia sudah memperoleh ijin dari Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bogor dan mendapat pengawasan yang ketat dari Satgas Gugus Covid-19 diseluruh lokasi kegiatan.

“Peserta yang datang saat ini berasal hanya dari wilayah Jabodetabek, kalua tidak dibatasi pasti bisa membludak karena yang mendaftar di tahap awal pendaftaran saja sudah mencapai 435 peserta,” tukas Shu Sato.

Ilustrasi: Peserta balap Kawasaki Racing Line sesaat sebelum ajang balap Kawasaki Racing Line dalam sesi latihan dan pemanasan. // Foto: Dok. SonnyWibz / Otomotif1.com

Kawasaki Racing Line kali ini hanya menggelar dua kelas untuk kelas Ninja ZX 25R, dua kelas untuk cc 250, dan dua kelas untuk motor Kawasaki Moge.

Meskipun Kawasaki Racing Line sudah digelar sejak tahun 2016 yang lalu, namun bagi Zuttoride event ini merupakan event ketiga.

Yang berbeda dalam penyelenggaraan kali ini adalah, Zuttoride mendapat kepercayaan penuh untuk menyelenggarakan Kawasaki Racing line tahun 2021. Dari mulai perencanaan konsep event hingga kepada proses promosi dan seleksi peserta.

Herdi, Koordinator Event Zuttoride, saat diwawancara oleh tim redaksi Otomotif1.com bersama beberapa rekan media. // Foto: Dok. SonnyWibz / Otomotif1.com

Menurut Herdi, event ini bukan ajang balap motor murni seperti pada umumnya, tetapi momen ini hanyalah sebagai ajang latihan balap bersama para pemilik motor Kawasaki.

“Oleh sebab itu di event Kawasaki Racing Line ini kami tidak menggunakan lampu start sebagai tanda dimulainya balapan, tetapi hanya menggunakan bendera start. Selain itu, peserta yang turun dilintasan juga kami batasi hanya 20 pembalap,” ujar Herdi kepada Otomotif1.com.

***

UPDATE TERBARU

Related news

- Advertisement -