Mitsubishi Akhiri Petualangan Pajero Secara Global Tahun Ini

Otomotif1.com l – Mitsubishi Pajero memulai debut pertamanya sebagai pelopor kendaraan jenis Sport Utility Vehicle atau yang lebih dikenal dengan sebutan SUV ini pada tahun 1982 dan menjadikan Pajero sebagai legenda SUV.

Hingga saat ini, Mitsubishi telah melahirkan 4 generasi Pajero dalam berbagai varian dan sukses menciptakan segmentasi tersendiri bagi penggemar SUV ditanah air maupun dunia Internasional.

Namun, seiring dengan perkembangan pasar otomotif di dalam negeri maupun di dunia  Internasional, pangsa pasar SUV sedikit demi sedikit mulai tergerus oleh kehadiran segmen crossover yang sangat digandrungi oleh konsumen penggemar mobil sport berbadan bongsor ini.

Pergeseran segmen ini yang menjadi salah satu alasan mengapa Mitsubishi menghentikan produksi Pajero secara global mulai bulan Maret yang lalu.

Dilansir dari laman Paultan, untuk memperingati edisi terakhir Pajero, Mitsubishi Australia merilis Pajero Final Edition yang hanya tersedia 800 unit.

Pajero edisi spesial ini memang memiliki beberapa keistimewaan dibandingkan dengan tipe standar. Perbedaan mencolok ini dapat ditemukan pada sejumlah aksesori eksterior dan interior.

Salah satunya adalah pada deflektor kap berwarna, alas karpet, liner kargo belakang, hingga sepatbor belakang. Selain itu, Pajero tetap ditawarkan dalam varian GLX, GLS, dan Exceed.

Varian GLX dengan kapasitas tujuh penumpang dan dilengkapi dengan limited-slip differential, Apple CarPlay, dan layar sentuh 7 inci yang kompatibel dengan Android dibanderol 54.990 dolar Australia atau setara Rp 602 jutaan.

Lain lagi dengan varian GLS yang memperoleh sentuhan ciamik pada pelek 18 inci, sensor mundur, jok elektrik dengan penghangat, lampu dan wiper otomatis, serta audio Rockford Fosgate dihargai 60.490 dolar Australia atau setara Rp 663 jutaan.

Sementara, untuk varian Exceed yang dilengkapi dengan aksesoris krom pada eksterior, jok kulit, sunroof, pedal alumunium dijual 63.490 dolar Australia atau setara Rp 695 jutaan.

Pajero pada edisi penutup ini masih mengusung mesin turbo diesel 4-silinder 3.200 cc yang bertenaga 189 tk dan torsi 441 Nm.
Tenaga itu disalurkan ke sistem penggerak empat roda Super Select II, melalui transmisi otomatis INVECS-II 5-percepatan.

Hingga saat ini, Pajero masih memiliki segmen konsumen tersendiri yang khas. Penggemar SUV berukuran besar ini terbilang cukup besar segmentasinya.

Sepertinya, peluncuran Pajero Final Edition ini akan menjadi momen krusial bagi konsumen penggemar mobil sport berbadan besar ini.
***

UPDATE TERBARU

Related news

- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here