Pabrik Daihatsu Terapkan Pembaruan Inovasi Dalam Proses Produksinya

Jakarta, Otomotif1.com – Daihatsu terus melakukan pengembangan inovasi untuk sahabat Daihatsu Indonesia dengan melakukan beberapa pembaruan dalam proses produksi yang lebih berkualitas, efisien dan aman (safety, quality, and efficiency).

Dalam acara konferensi press yang digelar pada hari Kamis, 9 Januari 2020, bertempat di Head Office PT. Astra Daihatsu Motor, Sunter, Jakarta Utara, Daihatsu menampilkan sebagian dari inovasi dalam  bentuk maket dan replika dari beberapa proses pabrikasi untuk menjelaskan penerapannya pada proses kerja produksi.

“Masing-masing memiliki target dan tujuannya sediri-sendiri sesuai dengan peruntukan dan kebutuhannya, dalam inovasi dibidang safety, kami ingin Daihatsu menjadi merek yang terpercaya dengan selalu menciptakan proses kerja yang aman, sementara itu, inovasi dalam bidang quality bertujuan agar Daihatsu dapat menjadi Best Fit Indonesia. Sedangkan pada sisi efficiency, Daihatsu ingin memberikan Best Value untuk Sahabat Daihatsu Indonesia,” terang Amelia Tjandra, Marketing Director PT ASTRA Daihatsu Motor (ADM), Jumat (9/1).

Inovasi Safety diterapkan dalam proses “Press Plant Daihatsu”, dengan menerapkan inovasi penggunaan “sensor deteksi bahaya” yang akan bekerja untuk menahan proses kerja mesin ketika seorang operator produksi memasuki atau melintasi area berbahaya dan mendekati mesin press sehingga sensor deteksi akan bekerja memberikan sinyal kepada mesin press untuk segera menghentikan kerja mesinnya secara otomatis yang bertujuan untuk menghindari operator produksi ini dari bahaya kecelakaan kerja.

Dalam Inovasi Quality, penerapannya diwakilkan melalui “Engine Plant”, dimana “alat quality detector” digunakan untuk mendapatkan hasil kualitas potongan dari tiap komponen mobil menjadi lebih presisi. Dan proses Casting Plant, digunakan pada “Robot Deburring” yang berfungsi sebagai alat pembersih scrap secara otomatis.

“Inovasi efficiency”  diterapkan dalam “Body Plant”, yang mengoptimalkan proses penyatuan bagian body atas dengan body bawah mobil secara otomatis, agar proses kerja lebih cepat dan lebih hemat ruang.

Penerapan teknologi 4.0 juga dilakukan dalam setiap tahapan proses yang menggunakan inovasi-inovasi ini, sehingga dapat lebih tepat guna dan berkesesuaian dalam proses pabrikasi ini.

Meski diakui, bahwa dalam penerapan inovasi pada proses produksi ini berdampak pada pengurangan fungsi kerja yang menggunakan tenaga manusia melalui peran seorang operator produksi, tetapi dalam hal ini Daihatsu tidak melakukan pengurangan jumlah karyawan yang bekerja di pabrik yang sebelumnya bertugas sebagai operator produksi.

“Para operator produksi ini hanya dialih tugaskan ke bidang lainnya sehingga tidak perlu dilakukan pengurangan jumlah karyawan khususnya dibidang produksi. Bahkan, secara keseluruhan malah terdapat peningkatan jumlah karyawan dalam satu tahun terakhir ini”, jelas seorang karyawan yang bertugas dibidang produksi sambil menerangkan proses kerja mesin yang menggunakan penerapan inovasi teknologi ini.

Dan yang lebih istimewa, lanjutnya lagi, semua peralatan sudah menggunakan teknologi 4.0 ini adalah hasil rakitan dari para engineer terbaik Daihatsu, sehingga perusahaan dapat mengurangi cost pembelian mesin yang berteknologi tinggi ini jika harus membeli dari produsen mesin lainnya. Karena, untuk harga satu mesin yang menggunakan teknologi seperti ini saja nilainya bisa mencapai miliyaran rupiah lebih. Sementara, dengan menggunakan mesin hasil rakitan para engineer Daihatsu ini hanya membutuhkan cost dibawah satu Milyar rupiah. Luar biasa! Patut diapresiasi.

“Saat ini kami sedang mengurus proses hak paten untuk mesin-mesin hasil dari inovasi ini. Dan tahapan penerapan teknologi yang sama juga sudah mulai dilakukan di pabrik Daihatsu yang berlokasi di Karawang, Jawa Barat” ujar seorang engineer menuturkan.

Sebagai hasilnya, Daihatsu memperoleh penghargaan dan berprestasi di ajang InnovAstra yang diselenggarakan oleh ASTRA Group. Dan meraih 3 penghargaan tertinggi “Diamond” pada konvensi berskala nasional “TKMPN” (Temu Karya Mutu dan Produktivitas Nasional).

“Peningkatan safety, quality, dan efficiency ini kami lakukan secara terus menerus dan berkesinambungan sehingga membuahkan hasil yang gemilang dengan berhasilnya PT. ADM dalam mempertahankan supremasi nya untuk mencapai Peringkat Kedua dalam penjualan ritel otomotif nasional selama 11 tahun berturut-turut ditengah persaingan dunia otomotif di Indonesia yang sangat ketat” pungkas Amelia menutup perbincangan.

Reporter-SonnyWibz

UPDATE TERBARU

Related news

- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here