Pandemi Tidak Menyurutkan Minat Peserta Untuk Hadir di JoyFest 2020 Yang Digelar Mulai Hari ini

Otomotif1.com l – Meskipun terdapat pembatasan dalam jumlah pengunjung, namun gelaran Joyfest 2020 hari pertama ini terbilang sukses. Antusias pengunjung yang hadir untuk mengikuti rangkaian kegiatan yang digelar tampak mendapat respon positif dari para pencinta mobil premium besutan negeri Bavaria ini.

Sebagaimana disampaikan oleh Fredy Handjaya, CEO BMW Astra, dalam acara konferensi press yang digelar secara virtual pada hari Kamis, 26 November yang lalu, bahwa BMW Astra melakukan pembatasan jumlah peserta berkait dengan penerapan protokol kesehatan yang diberlakukan oleh pemerintah.

“Peserta dibatasi maksimal hingga 80 orang peserta saja selama gelaran JoyFest 2020 yang digelar pada tanggal 28 dan 29 November 2020 di BMW Astra Serpong Tangerang,” ujar Fredy.

Dari pantauan tim redaksi Otomotif1.com dilokasi JoyFest 2020, Dengan adanya pembatasan jumlah pengunjung ini, tampak sekali tidak terdapat lonjakan pengunjung yang berarti seperti penyelengaraan JoyFest 2019 tahun lalu di Sentul yang mencapai 150 peserta dalam sehari sehingga secara keseluruhan kegiatan ini berlangsung sesuai dengan protokol kesehatan yang diterapkan oleh BMW Astra di JoyFest 2020 ini.

Antusias pengunjung, yang beberapa diantaranya adalah konsumen tetap BMW Astra, dapat terlihat pada daftar peserta JoyFest yang mendaftarkan diri untuk mengikuti Scenic Drive yang merupakan basis kegiatan utama dari 2 keseruan lain yang ditawarkan di JoyFest 2020 untuk melintasi rintangan xRamp dan lintasan Slalom.

Pengunjung JoyFest 2020 juga dapat menikmati keseruan untuk mengendarai mobil BMW Sport lewat Digital Motorsport. Meskipun mendapat arahan dari Gery Nasution, selaku BMW Sertified Driving Instructor, beberapa peserta driving simulator ini menyatakan bahwa ternyata tidak mudah mengendarai mobil BMW Sport secara digital.

Gery Nasution, turut mengomentari pengunjung yang merasa kesulitan saat mengendarai BMW Sport secara digital ini, bahwa mengendarai mobil secara digital, terlebih mobil sport, pasti akan sangat berbeda dengan mengendarai mobil sport secara sungguhan di lintasan balap.

“Saat kita berkendara secara sungguhan dilintasan balap itu bukan hanya sekedar injak gas dan rem saja, dan sensor yang dipakai juga bukan hanya setir dan instrument dan berbagai fitur yang ada di mobil saja tetapi kita punya parameter tertentu lainnya seperti pergerakan mobil, suasana dibelakang setir, suara mesin, dan hal terpenting yang tidak bisa didapatkan di simulator adalah adrenalin yang timbul saat berada dibelakang setir mobil balap. Hal seperti ini yang tidak kita dapatkan, sementara di simulator kita tidak bisa melihat potensi bahaya apa yang akan kita hadapi didepan kita,” jelas Gery.

Gery melanjutkan, dari feel yang kita dapatkan ini kita bisa merasakan potensi bahaya yang akan timbul, mulai dari pembacaan instrumen seperti pada indikator oli dan temperature mesin kita bisa mengindikasikan potensi bahaya yang akan kita hadapi sehingga kita bisa segera mengambil keputusan terbaik sebelum terjadi kecelakaan fatal akibat abai terhadap pembacaan indikator dan feel yang didapat ini.

“Meskipun di simulator semua indikator cukup lengkap, sama seperti pada kondisi di mobil sport BMW sebenarnya, namun kita tidak bisa merasakan potensi bahaya tersebut secara baik. Kalaupun terjadi insiden seperti kebocoran oli mesin, atau temperature yang semakin meningkat atau bahkan terjadi kegagalan fungsi pengereman yang ditunjukkan pada instrumen indikator terkadang kita kurang Aware terhadap potensi bahaya yang akan timbul ini,” tukas Gery lagi menegaskan.

JoyFest 2020 kali ini mengangkat tema “Urban Driving Experience” yang lebih berfokus kepada suasana mengemudi (*ambience driving) pada kondisi lalu lintas dalam kota. Konten kegiatan pun disesuaikan dengan tema seperti xRamp, slalom dan scenic drive sehingga peserta JoyFest dapat merasakan dan menikmati berbagai fitur teknologi yang disuguhkan oleh BMW yang mengusung teknologi Jerman.

Selain jajaran mobil-mobil unggulan BMW dari masing-masing seri yang dimiliki oleh BMW Indonesia, dalam JoyFest 2020 kali ini juga BMW Astra turut menghadirkan BMW i3 dan BMW i8 Roadster yang mengusung mesin dengan system Full-Electric yang masuk dalam jajaran mobil listrik BMW Electric Vehicle (EV).

Martha Andhyka, Marketing Manager BMW Astra, menyatakan cukup puas dengan penyelenggaraan JoyFest 2020 hari pertama ini, meskipun ditengah masa pandemi ternyata minat pecinta dan konsumen BMW sangat besar untuk menjadi peserta di JoyFest 2020 ini.

“Dengan tetap menerapkan protokol kesehatan BMW tetap berkomitmen untuk memberikan kepuasan yang maksimal kepada semua konsumen dan pencinta BMW melalui JoyFest 2020 ini. BMW Astra ingin  membagikan pengalaman “Urban Driving Experience” lewat JoyFest 2020” tukas Martha.

Antusias peserta JoyFest dihari pertama ini menunjukkan minat pecinta BMW sangatlah besar meskipun sudah diberlakukan pembatasan jumlah peserta maksimal 40 peserta per hari.

“Bahkan quota peserta yang ingin mengikuti Scenic Drive, Slalom, xRamp, dan Digital Motorsport dihari kedua (besok, 29/11) sudah habis, namun bagi konsumen yang sudah mendaftarkan diri masih dapat melakukan uji emisi untuk kendaraannya secara gratis di BMW Astra Serpong bersamaan dengan gelaran JoyFest 2020 dihari Minggu, (29/11),” pungkas Martha lagi.

“Kami berharap pandemi ini akan segera berakhir sehingga konsumen dan pencinta BMW dapat menikmati JoyFest ditahun mendatang bisa mendapatkan pengalaman yang lebih seru dan lebih menantang lagi,” ujar Gery menutup wawancara.

***

UPDATE TERBARU

Related news

- Advertisement -