Pasca Lockdown, Rolls-Royce Kembali Membuka Produksinya Dengan Sistem Kerja Dua Shift

Otomotif1.com – Rolls-Royce Motor Cars dengan senang hati mengumumkan bahwa perusahaan telah melanjutkan produksi dua shift penuh di Pusat Global Luxury Manufacturing Excellence di Goodwood, Sussex Barat.

Langkah tersebut berarti bahwa pabrikan sekarang beroperasi pada tingkat pre-lockdown, dengan tenaga kerja yang dipertahankan dan semua staf manufaktur di lokasi. Langkah-langkah kesehatan, keselamatan, dan kebersihan yang ketat tetap diterapkan, sejalan dengan panduan resmi terbaru.

“Kembali ke produksi dua shift penuh adalah tonggak penting dan datang hanya empat bulan setelah kami menjadi perusahaan otomotif Inggris pertama yang memulai kembali manufaktur setelah lockdown. Ini mencerminkan kekuatan dan ketahanan jangka panjang bisnis kami dan permintaan yang signifikan di seluruh dunia untuk produk kami, yang telah didorong lebih jauh oleh peluncuran Ghost baru kami baru-baru ini,” ujar Torsten Müller-Ötvös selaku Chief Executive Officer Rolls-Royce Motor Cars.

Dimulainya kembali shift kedua terjadi hanya dua minggu setelah peluncuran global Ghost baru ke media universal dan pengakuan publik. Permintaan untuk semua model Rolls-Royce terus berkembang di seluruh pasar di seluruh dunia, terutama di mana puncak Covid telah berlalu.

Ketika lockdown secara nasional pertama kali diberlakukan, Rolls-Royce secara sukarela menghentikan produksi untuk melindungi karyawan, pemasok, dan keluarga mereka.

Pada tanggal 4 Mei 2020, Rolls-Royce menjadi pabrikan otomotif Inggris pertama yang membuka kembali, mengoperasikan satu shift dengan rekan kerja berbasis kantor yang bekerja dari rumah di mana pun memungkinkan. Upacara serah terima pelanggan, dengan jarak sosial yang sesuai, dilanjutkan pada awal Juni.

Müller-Ötvös menambahkan, sampai saat ini seluruh tenaga kerja Rolls-Royce masih memiliki energi, antusiasme, dan optimisme yang diperbarui. Ini memberi saya kepercayaan diri yang besar untuk masa depan kita.

“Saya juga percaya hal itu mengirimkan sinyal yang sangat positif kepada komunitas lokal kita, industri kita, dan negara secara keseluruhan. Saya ingin berterima kasih kepada seluruh tim saya atas tekad dan komitmen mereka, yang telah memungkinkan kami mencapai titik ini dengan sangat cepat. Bahwa kami telah melakukannya sambil menjaga keamanan semua orang menggarisbawahi fakta bahwa Rolls Royce adalah sebuah keluarga, di mana kami semua saling menjaga. Saya sangat senang kita telah mempertahankan tenaga kerja kita. Orang-orang kita serta keterampilan dan bakat yang mereka bawa ke bisnis kita adalah hal mendasar bagi kesuksesan kita dan menjadikan Rolls-Royce perusahaan yang paling dinamis, menarik, dan menarik di dunia,” paparnya.**

 



UPDATE TERBARU

Related news

Ragam Prestasi Bersejarah MG di Dunia Hingga Akhirnya Resmi Masuk Indonesia

Otomotif1.com - Industri otomotif menemui awal masa kejayaannya di era 1920an. Dikembangkan oleh pelaku industri di Eropa dan kemudian merambah ke Amerika, persaingan berbagai...

Honda dan Acura Ramaikan Ajang Beijing International Automotive Exibition 2020

Otomotif1.com – Untuk pertama kalinya pasca wabah pandemi Corona melanda China, ajang Beijing International Automotif Exibition 2020 digelar di Kota Beijing. Pada ajang kali ini,...

Hadirkan Varian PHEV, Mitsubishi Motors Desain Ulang New Eclipse Cross

Otomotif1.com - Mitsubishi Motors Corporation (MMC) menginformasikan bahwa pada Kamis, (17/9/2020) baru saja merilis tampilan pertama dari Mitsubishi Eclipse Cross yang telah didesain ulang. Berita...

Qatar Airways Tambah Armada Pesawat Airbus A350-900 yang Dilengkapi Super Wi-Fi Berkecepatan Tinggi

Otomotif1.com — Qatar Airways merayakan peluncuran pesawat ke-100 miliknya yang memiliki konektivitas ‘Super WiFi’ berkecepatan tinggi, yang membuat para penumpang dapat tetap terhubung dengan...
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here