Porsche Siap Datangkan Pesanan 20 Unit Pertama Taycan EV Bulan Maret Mendatang

Otomotif1.com l – Porsche Indonesia akan mendatangkan unit Porsche Taycan Electric Vehicle (EV) pertama yang kabarnya akan masuk sebanyak 20 unit di Bulan Maret mendatang. Ke semua unit Taycan ini merupakan unit pesanan pelanggan yang sudah mengisi daftar indent sejak Januari 2021 yang lalu.

Hal ini disampaikan oleh Jason Broome, Managing Director Porsche Indonesia, saat ditemui Otomotif1.com di showroom Porsche, Pondok Indah – Jakarta Selatan, Sabtu, 13 Februari 2021.

Tidak disebutkan tipe Taycan apa saja yang akan hadir di tanah air dalam rangka memenuhi pesanan pelanggan tersebut. Hingga saat ini Porsche Indonesia masih menerapkan sistem indent bagi pelanggan yang ingin memiliki Porsche Taycan Electric Vehicle ini.

Menurut Jason Broome, pelanggan masih harus menunggu selama 3 bulan kedepan mengingat target produksi unit mobil listrik ini secara global hanya sebanyak 40.000 unit ditahun pertama untuk memenuhi kebutuhan pasar otomotif dunia .

Seperti diketahui, Mobil listrik besutan pabrikan Porsche – Jerman ini diluncurkan pada Januari 2021 yang lalu dan langsung menjadi masterpiece didunia sports car dan digadang-gadang menjadi mobil tercepat didunia mengalahkan rival terbaiknya, Tesla model S.

Baterai Taycan All Electric Sports Saloon diklaim bisa diisi hanya dalam waktu 22,5 menit dan mampu menempuh jarak hingga 100 km. Sementara jantung mekanis menggendong motor listrik yang mampu membuat mobil ini melesat hingga 230 km/jam.

Meskipun dibanderol mulai dari harga Rp 2,5 Miliar hingga Rp 6 Miliar untuk tipe tertingginya, yakni: Taycan Turbo S Electric, Porsche Taycan EV ini tetap menarik banyak minat penggemar Porsche di Indonesia.

Taycan sejak awal mempunyai fitur-fitur baru yang diperkenalkan di versi lain pada pergantian tahun dan model. Misalnya, fungsi Plug & Charge memungkinkan pengisian yang nyaman tanpa perlu kartu atau aplikasi: segera setelah kabel pengisi daya dicolokkan, Taycan membuat komunikasi terenkripsi dengan stasiun pengisian yang kompatibel dengan Plug & Charge. Proses pengisian kemudian dimulai secara otomatis.

Dalam penjelasannya, Jason Broome, mengatakan pemilik Taycan tidak perlu merasa khawatir soal sistem pengisian catu daya pada baterai Taycan series. Meskipun pemerintah belum menyiapkan station publik untuk pengisian baterai mobil listrik, namun Porsche Indonesia sudah mempersiapkan segala sesuatunya dengan cermat dari A sampai Z.

“Kami sudah menyiapkan tim ahli kami untuk membantu konsumen Taycan dalam menginstal station pengisian catu daya/baterai Taycan dirumah anda, sehingga pemilik Taycan tidak perlu merasa khawatir lagi soal pengisian ulang catu daya pada baterai mobil,” jelas Jason kepada Otomotif1.com.

Tim ahli Porsche akan melakukan survey terlebih dahulu mengenai sistem instalasi kelistrikan di rumah pembeli Taycan dan selanjutnya akan dibuatkan sistem pengaturan aliran catu daya kelistrikan rumah tangga disesuaikan dengan station pengisian catu daya pada baterai mobil.

“Dibutuhkan daya tegangan listrik minimal 1300 kWh meter untuk penggunaan listrik rumah tangga jika ingin diinstal station pengisian baterai Taycan, tim teknisi kami akan datang dan membuat survey singkat untuk kemudian merancang management kelistrikan dirumah anda. Karena proses pengisian tidak akan berlangsung jika tegangan daya listrik dirumah anda tidak memenuhi batas minimum yang ditetapkan,” ujar Jason lagi.

Sistem pengisian baterai sendiri sangat simple dan memiliki Electrical Auto Cut Off pada station pengisian, sehingga tidak akan terjadi kelebihan pengisian catu daya pada baterai.

Pemilik Taycan bisa meninggalkan rumah untuk berlibur atau melakukan kegiatan lainnya diluar rumah sementara proses pengecasan baterai masih berlangsung. Station pengisian baterai akan secara otomatis menghentikan pengisian saat baterai sudah terisi penuh.

Pilihan dua baterai

Performance Battery satu dek dengan kapasitas kotor 79,2 kWh dipasang sebagai standar. Performance Battery Plus dua dek tersedia sebagai opsi. Kapasitas kotornya adalah 93,4 kWh. Jangkauan, sesuai dengan WLTP, masing-masing mencapai 431 atau hingga 484 kilometer.

Taycan berakselerasi dari awal berdiri hingga 100 km / jam dalam 5,4 detik, mana pun baterai yang ditentukan. Kecepatan tertinggi juga 230 km / jam di kedua konfigurasi, sementara kapasitas pengisian maksimumnya hingga 225 kW (Performance Battery) atau hingga 270 kW (Performance Battery Plus).

Ini berarti bahwa kedua baterai dapat diisi dari lima hingga 80 persen SoC (State of Charge – kondisi pengisian baterai) dalam 22,5 menit dan daya tesebut untuk 100 kilometer selanjutnya dicapai hanya dalam lima menit.

Motor listrik inovatif dan performa dinamis

Akselerasi yang mengesankan, daya atraksi yang khas dari mobil sport, dan daya yang terus tersedia secara terus menerus – point masuk baru ke jajaran model Taycan juga menampilkan kekuatan ini.

Motor sinkron eksitasi permanen di poros belakang memiliki panjang aktif 130 milimeter yang mana panjangnya sama dengan yang dipasang pada Taycan 4S. Inverter yang di gandar belakang beroperasi hingga 600 amp.

Selain motor sinkron yang tereksitasi secara permanen di gandar belakang, arsitektur penggerak juga mencakup transmisi dua kecepatan.

Sama seperti saudara kandungnya dalam jajaran model, sorotannya mencakup manajemen pengisian daya yang cerdas serta aerodinamika yang patut dicontoh. Dengan nilai Cd dari 0,22, aerodinamisnya memberikan kontribusi yang signifikan terhadap konsumsi energi yang rendah dan jarak jangkauan yang jauh. Daya pemulihan maksimum adalah 265 kW.

Mobil sport listrik ini telah menerima sekitar 50 penghargaan Internasional, terutama di pasar utama Jerman, AS, Inggris dan Cina. Penggerak roda belakang baru Taycan juga memegang catatan Guinness World Record™ untuk drift terpanjang dengan mobil listrik, yang dikemudikan ke samping tanpa henti sejauh tepat 42,171 kilometer.

***

[Foto: Dok. SonnyWibz / Otomotif1.com]

UPDATE TERBARU

Related news

- Advertisement -spot_img