Tol Surabaya, Tol Paling Njelimet Se Indonesia

Otomotif1.com  – Semua orang yang pernah ke Surabaya dan melalui jalan darat pasti pernah melalui jalan Tol Waru, sebagai pintu gerbang memasuki Kota Surabaya.

Nah, belakangan lewat sebuah group Facebook Motuba Tol Waru mendadak viral, karena kisah yang sama antara penggunanya, lantaran sering kesasar saking ‘njelimetnya’ tol simpang susun pertama di Jawa Timur ini.

Meski rata-rata orang yang pernah kesasar menunjukan guratan dalam tulisan kesal, tapi hal ini malah menjadi bahan guyonan. Mereka yang kesasar bukan hanya orang yang pertama kali melintasi tol tersebut, bahkan yang sering melintasi tol tersebut pun sering apes kesasar dari arah tujuan semula.

Seperti foto papan penunjuk arah jalan tol Surabaya ini dinilai membingungkan oleh sebagian warga yang pernah melintas di tol Surabaya.

Dalam foto yang diunggah oleh group FB Motuba Minggu (28/2/2021) tampak beberapa papan penunjuk arah di jalan tol yang memuat banyak nama daerah.

Banyaknya papan penunjuk arah membuat para pengguna tol kebingungan, terutama yang belum terbiasa. Begitu pula dengan warganet yang membaca papan penunjuk tersebut, mereka mengaku pusing karena kebingungan.

“Simpang susun tol memang membingungkan,” tulis Tubagus Ilham P.

Dalam foto tersebut tampak 6 papan penunjuk arah yang terpasang cukup berdekatan. Beberapa nama daerah juga disebutkan dalam papan penunjuk arah tersebut, seperti Sidoarjo, Pandaan, Mojokerto, dan Gersik.

Banyaknya papan penunjuk, membuat pengguna tol kebingungan. Terlebih bagi mereka yang tak terbiasa menggunakan jalan tol tersebut.

Hal ini lantas menyita perhatian para warganet. Mereka menuliskan beragam komentar tentang foto tersebut. Beberapa dari mereka menilai penunjuk arah tersebut membingungkan.

“Iki pintu tol paker paling lengkap sak Jatim, wes ngono ae mbah,” tulis Maliby Ahmad.

“Untuk orang yang pertama kali ke Surabaya, ini membingungkan… Mending nggak usah kasih nama jalan tolnya apa. Mending pakai arah tujuannya langsung,” tulis AbdaRi.

“Nah bener, yang dari tol Madiun sampai Surabaya nggak ada nama tolnya, langsung kasih nama tujuan, Nganjuk atau Krian Mojokerto,” tulis arvb.

“Sering lihat orang berhenti di tengah-tengah itu kebingungan harus buka gmaps dulu. Tapi emang seruwet-ruwetnya exit tol Jakarta masih kalah ruwet sama exit Waru ataupun Dupak. Kalau nggak terbiasa bakal keringetan mikir jalan. Mana di belakang truk sama mobil pada kenceng-kenceng semua,” tulis warganet dengan akun fadliisfa.

“Udah 4 tahun di Surabaya kalau lewat sini mau ke Malang/Gresik pasti pakai map,” tulis warganet dengan akun @kecip ***

 

UPDATE TERBARU

Related news

- Advertisement -spot_img