Tunda Bandit, Suzuki Fokus Luncurkan Nex Generasi 2 Diajang IIMS 2018

 

Surabaya, Otomotif1.com – Suzuki tunda kemunculan ‘Bandit’ dan fokus untuk meluncurkan matik entry level yang terkenal paling murah dan paling irit bahan bakar, menurut catatan motor ini mampu mengkonsumsi bahan bakar 79,6 km/ liter.

Jika melihat catatan penggunaan bahan bakar tersebut, sudah pasti produk tersebut adalah Suzuki Nex. Skutik berdimensi kecil.

Ya, Suzuki Nex akan disegarkan dengan generasi kedua yang rencananya akan diluncurkan diajang IIMS 2018, di Jakarta. Apa saja yang akan berubah, apakah Nex Gen 2 ini akan mengunakan mesin 125 dari Suzuki Swish yang sudah beredar di India ? Dari obrolan santai Otomotif1.com dengan Section Head of Sales Area 2W PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), Jawa Timur, Aceng Ulumuddin beberapa waktu di IJMG Surabaya.

“Generasi kedua Suzuki Nex ini bentuknya sangat amat berbeda dari yang sekarang. Kalau yang sekarang cenderung kecil, tapi yang generasi kedua nanti dimensinya sedikit membesar, terutama pada ruang kaki yang dapat memuat 2 galon Aqua, selain itu bentuknya lebih futuristik,” ungkap Aceng membuka obrolan.

Jika kita melihat sosok Suzuki Nex yang sekarang, memang dimensinya kecil dengan kapasitas mesin 113 cc. Suzuki Nex memang dihadirkan untuk bersanding dengan Honda Beat Pop. Meski Suzuki Nex memiliki mesin yang sebanding dengan Beat Pop, namun mesin Suzuki Nex lebih maju beberapa langkah dari Beat Pop.

Mesin 113cc yang dimiliki Suzuki Nex menggunakan teknologi Super F1 (Suzuki Performanace Fuel Injection) dan berkonsep LeaP (Light, Efficient and Powerful), yang telah terbukti menghasilkan tenaga besar secara presisi dan minim gesekan, sehingga mampu mengoptimalkan efisiensi konsumsi bahan bakar. Selain itu, bobot Suzuki Nex juga ringan di kelasnya, sehingga menunjang fleksibilitas dan kemudahan untuk bermanuver di jalan perkotaan yang padat.

Menurut Aceng, perubahan pada Suzuki Nex hanya pada lekukan body dan dimensi. Untuk mesin, masih menggunakan mesin generasi pertama.

Jika kita menarik benang merah untuk membayangkan Suzuki Nex generasi 2 ini, akan memiliki sejumlah part yang sama dengan sang kakak yaitu Suzuki Address. Karena konon, suspensi yang akan digunakan Suzuki Nex adalah part yang sama dengan Suzuki Address.

“Nex generasi kedua ini sebetulnya hampir semua berubah, terutama dari body yang  lebih panjang, ground clereance yang lebih tinggi dari yang sekarang serta ukuran dimensi yang pastinya berubah total,” jelasnya lagi.

Kenapa Suzuki lebih condong meluncurkan matik entry level, ketimbang kembali meluncurkan motor batangan seperti ‘Bandit’ atau skutik 180 cc yang belakangan ramai dibicarakan dikalangan para pemotor, setelah pada tahun 2017 Suzuki meluncurkan Suzuki GSX-R dan membukukan catatan penjualan luar biasa sepanjang tahun 2017.

Section Head of Sales Area 2W PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), Jawa Timur, Aceng Ulumuddin.

 

Menurut Aceng, project untuk konsep ‘Bandit’ dan matik 180cc ini sudah jalan. Bahkan dummy nya sendiri sudah ada, tapi semua kembali kepada manajemen SIS yang sangat berhati-hati sekali untuk mengeluarkan produknya.

“Perusahaan Jepang ini khususnya Suzuki cenderung hati-hati, ketika APM bermain disegmen yang saat ini sedang ramai diperebutkan oleh kedua pebrikan ini, kami dari Suzuki hanya tinggal melihat waktu yang pas saja untuk bermain dan masuk dikelas tersebut. Makanya, kami saat ini coba fokus bermain di kelas entry level yang memang sedikit  dilupakan oleh kedua produk APM tersebut. Untuk motor entry level seperti Suzuki Nex di Jawa Timur pasarnya masih sangat besar. Dari market 1 juta sekian penjualan motor di Jawa Timur dalam setahun, 700 ribunya itu ada di kelas matik beragam tipe, dan sekitar 350 ribuan-nya itu ada di kelas low matik seperti Suzuki Nex, Beat juga Mio. Kami gak muluk-muluklah pasar yang mau kita ambil sekitar 10 persen saja dari jumlah market yang ada sekarang, sambil fokus melebarkan jaringan kami,” jelas Aceng.

Rencananya, Suzuki Nex generasi kedua ini akan diluncurkan di ajang IIMS 2018 yang akan digelar bulan April 2018 ini di Jakarta.

Suzuki Motor Tambah Jaringan Outlet Baru di Jawa Timur

Bagaimana geliat Suzuki roda dua di Jawa Timur, nampaknya Suzuki Indomobil Sales (SIS) memang sangat tahu bagaimana harus bersaing di pasar Jawa Timur.

Jawa Timur memang menjadi pasar yang gemuk bagi Honda, Yamaha dan Suzuki. Karena itu, fokus Suzuki di tahun 2018 ini di Jawa Timur adalah membuka sebanyak 23 outlet diseluruh kota-kota di Jawa Timur.

“Tahun 2018 target kami akan menambah 23 jaringan outlet diseluruh kota-kota Jawa Timur, hal ini untuk mempermudah pemasaran dan after sales kita di Jawa Timur. Kami berkaca dari penjualan GSX awal-awal dulu bagaimana kita kewalahan ketika menerima banyaknya menerima pemesan GSX-R saat itu,” ungkap Aceng.

“Kalau kita bandingkan outlet Suzuki di Jawa Timur antara tahun 2012-2013 dengan saat ini, sangat jauh berbeda sekali. Pada tahun 2013, jumlah outlet Suzuki motor mencapai 200-an lebih, sementara outlet Suzuki motor pada tahun 2017 sampai sekarang hanya hanya 41 outlet”, tandas pria ramah berkacamata ini.

Aceng memastikan April 2018 ini target 23 jaringan outlet Suzuki motor di Jawa Timur akan dimulai, mengingat sepanjang tahun 2018 ada beberapa peluncuran produk baru Suzuki salah satunya adalah Suzuki Nex dan juga tampilan facelift Suzuki GSX-R.

UPDATE TERBARU

Related news

- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here