Wujudkan Janji Buat Si Sulung, AndraBells Ajak Onail Turing Father n’ Son Road to Sabang Aceh 7000 Km: Ride for Friendship 2

Otomotif1.com l – Usai perjalanan turing pertamanya dengan menggunakan Kawasaki Versys, dalam Ride for Friendship (RFF) menuju Timor Leste pada Januari 2021 yang lalu.

AndraBells, saat ini sedang mempersiapkan diri untuk kembali bertolak menuju Banda Aceh dalam turing Father n’ Son Road to Sabang Aceh 7000 Km: Ride for Friendship 2.

Ada yang berbeda dalam perjalanan kali ini. AndraBells tidak lagi ditemani oleh rekan satu klub motornya VOID (Versys Owners Indonesia) seperti pada perjalanan pertamanya dulu.

Namun, AndraBells akan ditemani oleh putra sulungnya, Syachnail, (19 tahun), yang menurut rencana akan bertolak dari Limo’s Café Bekasi pada tanggal 22 Agustus 2021.

Perjalanan turingnya kali ini adalah merupakan kelanjutan dari perjalanannya yang pertama dengan tema “Father n’ Son Road to Sabang Aceh 7000 Km: Ride for Friendship 2″.

Diusianya yang sudah menginjak 53 tahun ini, AndraBells tampak masih sangat bersemangat dan percaya diri untuk kembali menunggangi Kawasaki Versys milik-nya untuk melakukan perjalanan yang menempuh jarak 7000 Km ini.

Dalam konferensi pers yang diadakan pada Kamis, 18 Agustus, yang baru lalu, Andra Bells menyatakan kesiapannya ini dihadapan wartawan yang hadir.

Father n’ Son adalah program RFF kedua. Kali ini saya akan tandeman bersama anak sulung saya bernama Syachnail (19 tahun). Kami bersama-sama akan menunggangi Kawasaki Versys 250cc,” tutur Andra.

Pria berkepala plontos ini melanjutkan keterangannya, bahwa selain untuk membangkitkan pariwisata dan ekonomi kreatif di era new normal, selama perjalanan ini kami tetap akan mematuhi protokol kesehatan (prokes).

“Di jalan nanti kami akan membagi-bagikan masker. Saya dan Onail (nama panggilan Syachnail) akan start dari Limo’s Café, hari Minggu, 22 Agustus hingga 12 September 2021,” tukas Andrabells saat konferensi pers, Rabu (18/8/21) di Limo’s Café, Bekasi.

Rangkaian perjalanan RFF kedua ini rencananya akan memakan waktu selama 3 pekan, 22 Agustus – 21 September 2021.

Tujuan utamamya adalah menuju Pulau/Kota Sabang – Sumatera Utara, dimana terdapat monument titik Nol Nusantara yang banyak dikunjungi oleh para pemotor tanah air dan luar negeri.

Selain sambil motoran, rencananya Andra juga akan mengeksplor beberapa lokasi wisata lokal potensial di beberapa wilayah yang dilalui.

Keduanya akan menghampiri empat pulau yang dilintasi sebagai destinasi tambahan, seperti: Pulau Nias, Pulau Samosir, Pulau Weh dan Bukittinggi.

Keempat pulau itulah yang nantinya akan dieksplor secara maksimal, baik dari segi panorama alamnya hingga kuliner khas daerah setempat.

“Yang pasti, sebagai pecinta kopi Nusantara, saya harus mencicipi kopi asli Gayo dan Sidikalang langsung dari tempat petani kopi asalnya. Karena kedua jenis kopi ini yang saya sajikan sehari-hari kepada pelanggan di café saya, Limo’s Café, dan saya pasti akan ngeborong banyak kopi dari tempat asalnya,” ujar AndraBells bersemangat.

Begitu juga dengan kerajinan-kerajinan yang dihasilkannya. Hingga berakhir di garis finish di Nol kilometer, Sabang, dengan estimasi kecepatan di 70-100 kilometer per jam.

“Saya yakin bahwa di Indonesia ini masih banyak sekali yang bisa di eksplor, entah itu dari keindahan alam, kuliner, kerajinannya dan keseniannya. Pokoknya kami akan kupas tuntas dan mengabadikan momen terindah kami di empat pulau tersebut,” ujarnya.

Wujudkan Janji Buat Si Sulung

Ternyata keberangkatannya ini adalah karena janji Andrabells sebagai seorang ayah kepada putranya, Onail.

Saat perjalanan turing RFF pertama yang ia jalani, ia sempat berucap dan berjanji RFF kedua akan diwujudkan bersama anak laki-lakinya yang sudah menginjak usia remaja, 19 tahun.

Sebelum RFF kedua ini dimulai, Andrabells benar-benar mempersiapkan segala sesuatunya untuk kesiapan perjalanan Onail.

Turing bukan hanya sekedar motoran biasa seperti kegiatan harian, tetapi sangat membutuhkan skill dan pengetahuan yang cukup tentang segala hal yang berkait dengan dunia adventure, kesiapan fisik dan yang terpenting adalah kesiapan mental.

“Persiapannya sudah dimulai sejak empat bulan yang lalu, mulai dari memberikan arahan, coaching clinic serta latihan menunggangi Versys dengan baik dan benar. Selama empat bulan tersebut, Onail banyak mendalatkan hal baru khususnya dunia adventure bermotor, beragam trek coba dilintasi Onail, dari jalan aspal, gravel, hingga trek bebatuan, tanah dan jalur berpasir sudah dilewati Onail,” papar Andrabells.

Bahkan, menurut AndraBells, Onail sempat diikutkan dalam kegiatan Moto-Camp 1-4. Meskipun sempat kewalahan tapi akhirnya Onail mampu melewatinya dengan baik.

“Papah banyak membantu saya untuk persiapan perjalanan Road to Sabang Aceh 7000 Km Father n Son: Ride for Friendship 2 ini,” tukas Onail.

Ia mengaku senang karena sempat diikutkan dalam kegiatan coaching clinic Adventure yang digelar oleh Indonesia Ride Adventure (IRA), dan memperoleh sertifikat adventure.

Walaupun awalnya Oneal tidak terbiasa riding dengan Versys, namun dengan terus menerusnya latihan, kini ia sudah mulai terbiasa. Terlebih saat sidebox sudah terpasang.

Andrabells menilai putranya sudah siap, baik skill dan mental serta management riding untuk menjalani misi dan visi RFF kedua.

“Sekarang ini, persiapannya sudah mrndekati 97%, sudah tinggal sisa 2 persen lagi sementara yang 1% saya serahkan hanya kepada Allah SWT,” ungkap Andra sambil menutup sesi wawancara dengan tim redaksi Otomotif1.com.

***

UPDATE TERBARU

Related news

- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here