otomotif1.com

Pabrik Muscle Car Terakhir Dodge Berpotensi Dijual Stellantis

Pabrik Stellantis di Brampton yang pernah merakit Dodge Charger
Pabrik Muscle Car Terakhir Dodge Berpotensi Dijual Stellantis

Stellantis dikabarkan mempertimbangkan penutupan dan penjualan pabrik Brampton, Ontario, yang pernah merakit Dodge Charger dan Challenger. Serikat pekerja menyebut kabar ini sebagai pukulan telak bagi 2.200 pekerja.

Ukuran teks

Pabrik perakitan Brampton di Ontario, Kanada, yang pernah menjadi rumah bagi muscle car Dodge terakhir, berpotensi dijual oleh Stellantis.

Serikat pekerja Unifor mengungkapkan bahwa Stellantis telah mengakui sedang mempertimbangkan penutupan dan penjualan pabrik tersebut.

Pabrik yang sebelumnya memproduksi Dodge Charger dan Challenger ini sudah tidak menghasilkan kendaraan baru sejak akhir 2023.

Rencana untuk memproduksi Jeep Compass di sana batal pada 2025, dan produksinya dipindahkan ke Belvidere, Illinois.

Nasib Pekerja dan Prospek Masa Depan

Presiden Unifor, Lana Payne, mengatakan Stellantis memberi tahu serikat pada Rabu lalu bahwa mereka sedang mengkaji penutupan dan penjualan pabrik.

Belum ada pemberitahuan resmi, dan Payne menegaskan perjanjian kerja mensyaratkan peringatan minimal 12 bulan.

Stellantis belum banyak berkomentar sebelum negosiasi dimulai, hanya menyebut prioritasnya adalah mencari "solusi manufaktur berkelanjutan" untuk Brampton.

Payne menyebut perkembangan ini sebagai "pukulan telak" bagi pekerja yang mempertanyakan apakah pekerjaan mereka akan kembali.

Unifor Local 1285 mewakili sekitar 2.200 anggota di Brampton yang saat ini menerima jaminan pendapatan sebesar 70 persen dari penghasilan mereka.

Kontrak Stellantis yang mencakup Brampton, Windsor, dan Etobicoke berakhir pada 20 September, menjadikan nasib pabrik ini sorotan dalam perundingan.

Ada kendala bagi pembeli non-otomotif yang ingin mengubah lahan: Brampton telah menetapkan properti tersebut khusus untuk produksi otomotif.

Pejabat kota masih ingin kendaraan diproduksi di sana, dan dengan merek China yang berekspansi ke Kanada, Brampton berpotensi kembali merakit mobil.

Kanada baru saja mencabut larangan mobil China masuk sebagai imbalan pelonggaran tarif canola dan logam oleh China.

CEO Stellantis, Antonio Filosa, sempat mengusulkan pembuatan mobil Leapmotor China di Kanada atau Meksiko, setidaknya perakitan dari kit.

Stellantis mengakuisisi 21 persen saham Leapmotor senilai $1,6 miliar pada 2023.

Kementerian Perindustrian Kanada mengatakan sedang bekerja sama dengan Stellantis, Unifor, dan Ontario untuk mempertahankan produksi, lapangan kerja, dan investasi.

Untuk saat ini, Brampton terjebak antara harapan comeback dan kemungkinan tutup permanen.

Presiden Local 1285, Vito Beato, menegaskan "penutupan bukanlah pilihan," tetapi Stellantis tampaknya membuka semua opsi.

Update Terbaru

Lihat semua