Hadir 2–5 September di JIExpo Kemayoran pameran terbesar Asia Tenggara: Electric & Power, The Battery Show serta Data Center Asia. Dukung transisi energi dan kolaborasi lintas industri—informasi lengkap di sini.
Otomotif1.com, Jakarta, 2 September 2026 | – Meningkatnya kebutuhan akan sistem energi yang andal, efisien, serta infrastruktur digital tangguh menjadi latar belakang pelaksanaan IEE Series – Energy Week 2026. Gelaran besar ini berlangsung di JIExpo Kemayoran, Jakarta, tanggal 2 hingga 5 September 2026, menyatukan tiga pameran strategis: Electric & Power Indonesia, The Battery Show Indonesia, dan Data Center Asia–Indonesia.
Mengusung tema “Keberlanjutan untuk Transformasi Industri”, ajang ini merespons rencana pengembangan energi nasional di mana RUPTL 2025–2034 menargetkan tambahan kapasitas pembangkit sebesar 69,5 GW (termasuk 42,6 GW energi terbarukan), serta pertumbuhan infrastruktur pusat data yang mencapai sekitar 370 MW pada tahun 2025.
Skala penyelenggaraan sangat besar: lebih dari 20.000 m² luas pameran, diikuti 451 perusahaan asal 28 negara, didukung 21 sesi seminar dan 73 tokoh ahli, serta dukungan resmi dari 12 asosiasi industri.
Maxmilaan Bruinier, Wakil Direktur Penyelenggaraan Pamerindo Indonesia, menyampaikan:
“Kesuksesan IEE di Surabaya membuktikan kuatnya kebutuhan industri akan ruang pertemuan lintas sektor. Di Jakarta kami memperluas jaringan tersebut dengan menyatukan kelistrikan, penyimpanan energi, dan dunia digital dalam satu ekosistem. Tujuannya agar tercipta pertukaran gagasan dan solusi yang nyata demi efisiensi serta ketahanan usaha jangka panjang.”
Kekuatan acara ini terletak pada keterkaitan antar sektor:
-
Electric & Power Indonesia: Teknologi sistem tenaga dan kelistrikan terkini
-
The Battery Show Indonesia: Inovasi baterai dan solusi penyimpanan energi
-
Data Center Asia–Indonesia: Infrastruktur pendukung transformasi digital

Pembukaan turut dibarengi Simposium Prakarsa Jaringan Cerdas Indonesia (PJCI). Ketua Umum PJCI, Arsyadany G. Akmalaputri, menegaskan arah perkembangan ke depan:
“Permintaan pasar tidak sekadar besar, namun semakin beragam dan dinamis. Kita butuh jaringan yang cerdas, luwes, dan mampu menyerap berbagai sumber energi terbarukan. Listrik adalah fondasi pertumbuhan bangsa—harus merata dan didukung kemitraan antara pemerintah, pelaku usaha, teknologi serta akademisi.”
Pelaku industri seperti RMA Indonesia juga merasakan keuntungan format terintegrasi ini. Menurut Rio Harison Saragih (Manajer Dukungan Teknis & Pengembangan):

“Pengunjung yang datang sangat fokus dan tepat sasaran. Kehadiran kami di sini membuka pintu bagi pasar yang lebih luas dibandingkan acara tunggal. Ada peluang nyata untuk memperkenalkan produk genset terbaru kami yang berskala internasional ke sektor energi dan pusat data.”
Bersama rangkaian ini juga berlangsung Electric & Power Indonesia ke-24 serta IndoEBTKE ConEx ke-12, memperkuat sinergi pemerintah dan swasta demi tercapainya tujuan transisi energi nasional. Bagi siapa saja yang ingin melihat teknologi mutakhir, mengikuti diskusi teknis atau menjalin kerja sama, pendaftaran dan rincian acara tersedia di laman resmi: www.iee-series.com. (*) [sny]
