Pompa blender E10 dan E15 punya aturan minimum 4 galon. Ternyata ini panduan keselamatan EPA untuk melindungi mesin mobil lama dari sisa bahan bakar di selang.
Di sebagian stasiun pengisian bahan bakar di Amerika Serikat, ada aturan tidak tertulis yang mewajibkan pembelian minimal empat galon.
Aturan ini bukan untuk memaksa konsumen membeli lebih banyak, melainkan panduan keselamatan dari EPA.
Aturan ini berlaku khusus pada pompa blender yang menyediakan E10 dan E15 dalam satu selang serta nozzle yang sama.
E10 mengandung 10 persen etanol dan 90 persen bensin, sedangkan E15 mengandung 15 persen etanol.
Alasan di Balik Batas Empat Galon
Karena selang dan nozzle dipakai bergantian, sisa bahan bakar dari pengisian sebelumnya masih tertinggal di dalam selang.
Jika pengendara sebelumnya mengisi E15, bisa ada sekitar sepertiga galon E15 yang tersisa dan langsung masuk ke tangki mobil berikutnya.
Sisa E15 itu bisa masuk ke mobil yang sebenarnya hanya mendukung E10.
Dengan aturan minimal empat galon, E10 yang diisi berikutnya akan cukup mengencerkan sisa E15 sehingga mesin tetap aman digunakan.
Aturan ini sudah berlaku sejak 2011. Namun, pompa blender semacam ini tidak umum dijumpai.
Di seluruh Amerika Serikat, hanya sekitar 200 stasiun pengisian yang memakai pompa dengan selang dan nozzle bersama untuk E10 dan E15.
Jumlah itu sangat kecil dibandingkan total lebih dari 120.000 stasiun pengisian di negara tersebut.
Cara kerja pompa blender terbilang cerdik.
Pompa ini mengambil bahan bakar dari tangki bensin dan etanol bawah tanah yang terpisah, mengukur rasio keduanya secara akurat, lalu mencampurnya sesuai pilihan konsumen, apakah E10 atau E15.
Banyak stasiun juga menjual E85, campuran 85 persen etanol dan 15 persen bensin. Hanya sedikit kendaraan dengan sistem flex-fuel yang mendukung bahan bakar jenis ini.
