Ford menarik kembali 102.159 unit truk F-Series Super Duty 2025-2026 karena speedometer dan tachometer analog memberi pembacaan tidak akurat.
Ford menarik kembali 102.159 unit truk F-Series Super Duty model tahun 2025-2026.
Penyebabnya, speedometer dan tachometer analog pada kendaraan tersebut memberi pembacaan yang tidak akurat.
Informasi recall ini pertama kali dilaporkan Carscoops dan menjadi sorotan karena menyangkut keselamatan pengemudi.
Pembacaan Keliru pada Instrumen Analog
Instrumen analog seharusnya membantu pengemudi memantau kecepatan dan putaran mesin secara langsung.
Namun pada unit yang terdampak, jarum penunjuk dapat menampilkan angka yang tidak sesuai kondisi sebenarnya.
Ketidakakuratan ini berpotensi membuat pengemudi salah menilai laju kendaraan saat berkendara.
Recall mencakup truk F-Series Super Duty yang diproduksi untuk model tahun 2025 dan 2026.
Jumlah 102.159 unit menunjukkan skala penarikan yang cukup besar bagi lini truk kerja Ford tersebut.
Belum ada keterangan tambahan mengenai jadwal perbaikan atau langkah teknis yang akan dilakukan Ford.
Pemilik kendaraan disarankan menunggu informasi resmi dari Ford atau dealer terkait proses penarikan.
Kasus ini menambah daftar recall otomotif yang menyoroti pentingnya akurasi instrumen keselamatan.
Recall ini menyasar truk F-Series Super Duty yang menjadi salah satu model kerja andalan Ford di segmen pikap berat.
Karena itu, akurasi pembacaan kecepatan dan putaran mesin menjadi hal mendasar yang tidak bisa diabaikan pada kendaraan seperti ini.
Hingga kini, belum ada penjelasan resmi mengenai penyebab teknis pasti dari melesetnya jarum instrumen analog tersebut.
Pemilik unit terdampak sebaiknya memantau kanal resmi Ford agar tidak melewatkan pengumuman prosedur penarikan.
Langkah Ford menarik kembali lebih dari 100 ribu unit menunjukkan skala persoalan yang cukup serius di lini truk kerja mereka.
Kasus ini juga menjadi pengingat bahwa komponen instrumen sederhana tetap berperan besar bagi keselamatan berkendara sehari-hari.
